Sambut Kakanwil Imigrasi dan Irdam XIX, Bupati Aneng Perkuat Sinergi Pembangunan Perbatasan Anambas

TMMD Anambas
Bupati Kepulauan Anambas Aneng bersama Forkopimda menyambut kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau dan Irdam XIX/Tuanku Tambusai di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa. GOKEPRI/Wisnu Een

Kolaborasi dengan TNI dan Imigrasi diproyeksikan memperkuat pembangunan, pengawasan wilayah, serta pelayanan masyarakat di daerah terluar Indonesia.

ANAMBAS (gokepri) — Bupati Kepulauan Anambas Aneng terus mendorong penguatan sinergi lintas lembaga untuk mempercepat pembangunan wilayah perbatasan. Komitmen itu terlihat saat Aneng bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau Guntur Sahat Hamonangan dan Inspektur Daerah Militer (Irdam) XIX/Tuanku Tambusai Brigadir Jenderal TNI Totok Sutrisno di Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memperkuat koordinasi pembangunan wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Selain aspek keamanan dan pengawasan, perhatian juga diarahkan pada percepatan infrastruktur dan pelayanan masyarakat.

Bagi Aneng, pembangunan wilayah perbatasan membutuhkan dukungan lintas sektor agar Anambas tidak hanya dipandang sebagai daerah terluar, tetapi juga sebagai kawasan strategis dengan potensi pertumbuhan yang terus berkembang.

“Kami menyambut baik kehadiran Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Kepulauan Riau dan Irdam XIX/Tuanku Tambusai di Anambas. Kehadiran ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi daerah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Aneng.

Kedatangan Brigjen TNI Totok Sutrisno juga berkaitan dengan agenda penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Anambas. Program tersebut dinilai memberi dampak nyata, terutama dalam membuka akses pembangunan di sejumlah wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menilai kolaborasi bersama TNI memberi ruang lebih luas untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke kawasan kepulauan.

Di sisi lain, kunjungan jajaran Imigrasi Kepulauan Riau dinilai strategis mengingat posisi Anambas sebagai salah satu wilayah perbatasan Indonesia yang memiliki peran penting dalam konektivitas dan pelayanan lintas negara.

Aneng menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan instansi vertikal menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, pembangunan di wilayah kepulauan memerlukan pendekatan kolaboratif karena tantangan geografis berbeda dibanding daerah daratan.

“Sinergi ini penting untuk mendukung pembangunan, menjaga stabilitas, dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Anambas,” kata Aneng.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap kunjungan tersebut menjadi pintu masuk bagi penguatan kerja sama lintas sektor, terutama dalam pembangunan wilayah perbatasan, peningkatan konektivitas, dan penguatan layanan publik.

Dengan posisi strategis di kawasan terluar Indonesia, Anambas diproyeksikan tidak hanya sebagai beranda depan negara, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah Kepulauan Riau.

Baca Juga: Sinergi TNI dan Pemkab Anambas Percepat Pembangunan Perbatasan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait