Kasus Covid-19 di Kepri Turun 24 Kali Lipat Lebih Rendah

Data kasus Covid-19 di Provinsi Kepri per 23 September 2021.
Data kasus Covid-19 di Provinsi Kepri per 23 September 2021.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Kasus aktif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menurun. Data Satgas Covid-19 Kepri per 29 September, kasus aktif tinggal 260 orang. Kasus aktif turun drastis dibanding dua bulan lalu yang lebih dari 7.000 orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Lamidi di Tanjungpinang, Selasa (28/9), merinci kasus aktif Covid-19 tersebar di Batam 42 orang. Kemudian Tanjungpinang 90 orang, Bintan 32 orang, Karimun 41 orang, Anambas 8 orang, Lingga 5 orang, dan Natuna 42 orang.

“Jumlah kasus aktif tertinggi masih di Tanjungpinang, terendah di Anambas dan Lingga. Namun tidak ada kasus aktif di kabupaten dan kota yang melebihi 100 orang,” ujarnya.

HBRL

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyampaikan terdapat lima provinsi yang berhasil menurunkan kasus Covid-19. Salah satu provinsi itu adalah Kepri.

“DKI Jakarta, Jawa Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan, menjadi provinsi dengan penurunan kasus yang jauh lebih banyak dibandingkan kenaikannya,” kata Wiku dikutip dari Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (29/9/2021).

Wiku mengatakan, DKI Jakarta pada bulan Juli lalu kasusnya meningkat 24 kali lipat dari bulan Mei. Namun saat ini kasusnya telah menurun 78 kali lebih rendah dibandingkan pada bulan Juli lalu.

“Jawa Barat sebelumnya meningkat 11 kali lipat. Saat ini berhasil turun 46 kali lebih rendah. Bengkulu sebelumnya meningkat 12 kali lipat, saat ini berhasil turun 36 kali lebih rendah,” ujarnya.

Kemudian Kepulauan Riau sebelumnya meningkat 5 kali lipat. Sementara saat ini berhasil turun 24 kali lebih rendah. Lalu Sumatera Selatan sebelumnya meningkat 7 kali lipat dan saat ini berhasil turun 24 kali lipat

“Ini adalah perkembangan yang sangat baik. Perkembangan ini tidak akan tercapai jika tidak ada kerja sama yang baik antara seluruh pemerintah di tingkat kabupaten kota dan masyarakat yang menaati kebijakan pembatasan yang berlaku,” ungkapnya.

Meski begitu Wiku mengatakan, masih ada provinsi yang penurunannya belum sebanyak kenaikan kasusnya. Provinsi tersebut yakni Papua, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara. (zak)

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Batam 40 Orang, 6 Kecamatan Zona Hijau

Pos terkait