Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Menurun, Kesembuhan Meningkat

Pasien Covid-19 Tanjungpinang
Ilustrasi: Ruang perawatan pasien COVID-19 di RSUD Kepri, Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. (foto: Kominfo Kepri)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Kasus aktif Covid-19 di Provinsi Kepri terus menurun dalam beberapa hari terakhir. Pada akhir Juli 2021, jumlah kasus aktif mencapai 6.034 atau 13,6 persen dari total 44.282 kasus positif Covid-19 selama ini.

Jumlah kasus aktif tersebut turun menjadi 5.575 kasus atau sekitar 12 persen dari total 46.630 kasus positif Covid-19 per 5 Agustus 2021. Kasus aktif terbanyak terjadi di Kota Batam dengan 2.180 kasus. Kemudian Tanjungpinang 1.725 kasus, Karimun 513 kasus, Bintan 431 kasus, Natuna 355 kasus, Lingga 188 kasus, dan Anambas 183 kasus.

Ketua Harian Penanganan Covid-19 Kepri, Lamidi, mengatakan bahwa penurunan kasus aktif diiiringi dengan jumlah pasien yang sembuh lebih banyak dibanding penambahan pasien baru. Warga di wilayah itu yang sembuh dari Covid-19 bertambah 708 orang sehingga menjadi 39.772 orang.

Ia merincikan pasien yang sembuh dari Covid-19 tersebar di Batam 258 orang, Tanjungpinang 169 orang, Bintan 74 orang, Karimun 75 orang, Kepulauan Anambas 34 orang, Lingga 63 orang, dan Natuna 35 orang.

“Kami imbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19. Dan tidak keluar rumah untuk urusan yang tidak penting,” kata Lamidi yang juga Penjabat Sekda Kepri.

Selain kasus positif dan positivity rate yang menurun, pada tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau bed occupancy ratio (BOR) dan kasus aktif menurun dalam 2 minggu terakhir. Bahkan, penurunan BOR dan kasus aktif secara bersamaan terjadi pada 14 provinsi.

Secara nasional, angka BOR mingguan sebelumnya sempat mencapai 77,07% pada 11 Juli 2021. Namun perlahan menunjukkan menjadi 75,91%, turun lagi menjadi 70,62% dan di minggu terakhir menurun lagi menjadi 61,95%. Penurunan ini sejalan dengan penurunan kasus aktif selama 2 minggu terakhir. Sebelumnya kasus aktif sempat mencapai 18,84% menjadi 18,12%, terus turun menjadi 15,55% per 1 Agustus 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, melihat perkembangan lebih dalam ke tingkat provinsi, penurunan kasus aktif dan BOR secara bersamaan terjadi pada 14 provinsi. Di antaranya Lampung, Kepulauan Riau (Kepri), DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat.

Selain itu, provinsi lain juga mencatatkan penurunan BOR yang signifikan, seperti DKI Jakarta sebesar 21,55% dan Banten yang turun 20,57% dalam 1 minggu terakhir.

“Saya apresiasi capaian ini, karena ini artinya pemerintah daerahnya mampu menekan beban berat tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit selama beberapa minggu terakhir,” lanjut Wiku.

Perkembangan demikian, menunjukkan upaya penanganan bersama yang sangat baik dan harus dipertahankan. Karena di tengah-tengah ancaman virus delta, tidak mengurangi semangat dari pemerintah, masyarakat dalam upaya kolaboratif ternyata efektif dalam menghadapinya. (wan)

Pos terkait