Jimmi Ho Terpilih Jadi Ketua PHRI Kepri

Jimmi Ho, Director of Business Development PT Citra Buana Prakarsa, terpilih menjadi Ketua PHRI Provinsi Kepri periode 2021-2026 dalam Musda III di Hotel Marriott Harbour Bay Batam pada Sabtu (25/9/2021).
Jimmi Ho, Director of Business Development PT Citra Buana Prakarsa, terpilih menjadi Ketua PHRI Provinsi Kepri periode 2021-2026 dalam Musda III di Hotel Marriott Harbour Bay Batam pada Sabtu (25/9/2021).

Batam (gokepri.com) – Jimmi Ho, Director of Business Development PT Citra Buana Prakarsa, terpilih menjadi Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepri periode 2021-2026. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) III BPD PHRI Provinsi Kepri yang digelar di Hotel Marriott Harbour Bay Batam pada Sabtu (25/9/2021) yang dihadiri langsung Ketua PHRI Pusat.

Dari dua orang yang mencalonkan, Jimmi Ho unggul dengan perolehan 91 suara dari peserta yang ikut musyawarah. Sementara Chairman & CEO Avava Group International, Timothy Tarman, hanya meraih 72 suara.

Musda tersebut dibuka Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum. Hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan BPD PHRI Kepri yang sudah mempercayai saya untuk menjadi ketua. Untuk susunan kepengurusan, nanti kita susun dalam waktu dekat, karena selama ini kondisinya masih agak pasif,” ucap Jimmi Ho usai ditetapkan sebagai Ketua BPD PHRI Kepri.

Jimmi Ho menyampaikan, salah satu program jangka pendeknya adalah PHRI bakal mempunyai website sendiri dan aplikasi. Gunanya untuk memudahkan komunikasi dan mendapatkan informasi sesama anggota PHRI.

Beberapa tahun ini pengurus BPD PHRI Provinsi Kepri tidak aktif dan bahkan anggotanya sangat minim sekali. Maka dari itu, ia mengajak semua pengusaha hotel dan restoran di Kepri untuk bersama-sama bergabung di PHRI.

“Orang akan mau gabung bersama kita jika ada benefit atau keuntungan. Kalau tidak ada benefit dan bayar iuran, siapa yang mau gabung. Maka dari itu, nanti benefit-benefit itu akan saya susun dari program yang akan kita lakukan, seperti adanya kerjasama untuk promosi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PHRI Pusat, Hariyadi Sukamdani, mengatakan bahwa Provinsi Kepri memiliki potensi yang sangat luar biasa bagi PHRI. Karena wilayah Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Dari potensi yang ada sekarang ini, Kepri dari dulu jadi kota industri. Kepri memiliki geografis sangat menguntungkan bagi PHRI. Kepri menjadi tujuan pariwisata dari mancanegara tetangganya. Antara Batam, Singapura, dan Malaysia sangat dekat,” katanya.

Maka dari itu, lanjut Hariyadi, potensi tersebut harus digarap dengan baik oleh PHRI. Apalagi yang menjadi pengurus PHRI saat ini adalah owner hotel dan restoran.

“Itu baru potensi wisatawan dari negara tetangga, belum lagi potensi dari wisatawan domestik. Dari domestik jika bisa mengembangkan destinasi yang menarik, maka Kepri adalah alternatif orang untuk liburan selain ke Bali,” katanya.

Sumatra adalah populasi yang sangat besar, belum digarap dengan serius. Jika digarap, biaya transportasi akan lebih murah bagi masyarakat untuk liburan ke Kepri.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee Musda III PHRI Provinsi Kepri, Yeyen Heryawan, menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur. Karena mulai dari persiapan hingga pelaksanaan musda, acara berjalan dengan lancar.

“Dengan persiapan yang singkat berjalan dengan lancar. Hal ini adalah berkat kerja keras tim panitia. Acara berjalan dengan lancar, langsung dihadiri oleh PHRI Pusat, luar biasa,” ujarnya. (eri)

Baca juga: Jimmi Ho dan Thimoty Tarman Bersaing Pimpin PHRI Kepri

BAGIKAN