BINTAN (gokepri) – Kepulauan Riau berupaya mengurangi ketergantungan pasokan ayam dari luar daerah dengan mendorong peternakan lokal. Kabupaten Bintan menjadi fokus utama pengembangan sektor ini.
Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan peternakan ayam di Bintan. “Kebutuhan akan ayam potong, mulai dari ayam petelur hingga ayam daging hidup di Kepri terbilang cukup tinggi,” katanya di Tanjungpinang, Sabtu (19/4).
Nyanyang juga mendukung rencana penambahan kandang ayam petelur. Langkah ini diharapkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dari masyarakat setempat.
Selama ini, kebutuhan daging ayam di Bintan sebagian besar dipenuhi oleh PT Indojaya Agrinusa, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa Group). Bahkan, sebagian hasil ternak ayam tersebut diekspor ke Singapura. Nyanyang mengapresiasi kontribusi Japfa Group dalam memenuhi kebutuhan daging ayam di Kepri dan mengurangi pasokan dari luar daerah.
“Apalagi dari hasil pertemuan kami bersama pihak Japfa Group, dalam waktu dekat akan ada rencana penambahan jumlah ayam petelur hingga mencapai satu juta ekor yang akan mereka kelola, tentu sangat didukung,” jelas Nyanyang.
Secara terpisah, Head of Operation PT Indojaya Agrinusa, Anwar Tandiono, menjelaskan lokasi peternakan ayam mereka terpusat di Bintan, bukan di Batam yang merupakan pasar terbesar di Kepri. “Keterbatasan dan ketiadaan lahan di Batam, membuat semua investasi peternakan kami berada di Pulau Bintan,” jelasnya.
Anwar, yang akrab disapa Acai, juga menyampaikan rencana pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Bintan. Keberadaan RPH ini diharapkan dapat menjaga kualitas dan kebersihan daging, serta mengendalikan harga di pasaran. Pihaknya berharap dukungan dari Pemprov Kepri agar Japfa Group dapat lebih optimal memenuhi pangsa pasar daging ayam di daerah tersebut.
“Saat ini kami tengah mengembangkan dan memiliki 1,2 juta ekor ayam broiler serta 500 ribu ekor ayam petelur, dengan produksi telur harian mencapai kurang lebih 700 ribu butir,” kata Anwar. ANTARA
Baca Juga: DKPP Bintan Fasilitasi Ekspor 8.424 Ekor Ayam ke Singapura
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









