DKPP Bintan Fasilitasi Ekspor 8.424 Ekor Ayam ke Singapura

ekspor ayam ke singapura
DKPP Bintan memfasilitasi ekspor ayam hidup ke Singapura melalui Pelabuhan Sri Tanjung Tanjungpinang. Foto: DKPP Bintan

Bintan (gokepri.com) – PT. Indojaya Agrinusa (Japfa Group) melakukan kegiatan ekspor 8.424 ekor ayam hidup ke Singapura. Ayam-ayam tersebut diangkut dua unit kontainer menggunakan kapal laut.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan kembali memfasilitasi kegiatan ekspor ayam hidup (live bird) dari Bintan ke Singapura tersebut.

Kepala DKPP Bintan Sri Heny Utami mengatakan pihaknya memfasilitasi dengan memberikan rekomendasi instalasi karantina hewan sementara (IKHS).

HBRL

Baca Juga: Karantina Tanjungpinang Siap Dampingi Ekspor Ayam ke Singapura

Kemudian juga memberikan rekomendasi pengeluaran ayam untuk ekspor serta penerbitan surat keterangan kesehatan hewan dari dokter hewan berwenang, bahwa hewan yang akan diekspor adalah sehat dan layak untuk diekspor sesuai dengan regulasi yang ada.

Menurut dia dukungan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan kemudahan dalam investasi.

“Khususnya di wilayah Bintan,” kata Sri Heny Utami di Bintan, Senin 30 September 2024.

Ia mengatakan sejumlah instansi turut menyukseskan kegiatan ekspor ini, di antaranya Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kepri, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DP2KH) Provinsi Kepri.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bintan Iwan Berri Prima mengharapkan ekspor ayam hidup ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti oleh peternakan yang lainnya.

“Ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Batu 6 Sri Payung, Tanjungpinang,” ujarnya.

Iwan yang juga Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan ini memastikan adanya ekspor ayam ini tidak akan mempengaruhi terhadap ketersediaan ayam di pasar lokal Tanjungpinang dan Bintan.

“Kebutuhan ayam di pasar lokal dipasok peternak lokal,” kata dia.

Pihaknya justru tidak menyarankan perusahaan tersebut (Japfa Group) masuk ke pasar lokal Bintan, sebab tujuan awalnya mereka ada di Bintan memang untuk ekspor dan kebutuhan lokal di Batam bukan untuk memenuhi pasar lokal di Bintan dan Tanjungpinang. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait