Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Pemilu, Data Pelapor Aman

laporan pelanggaran pemilu
Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Muhammad Yusuf. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang meminta masyarakat tak takut melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemilihan umum (Pemilu). Bawaslu menjamin data pelapor aman.

Dugaan pelanggaran tersebut misalnya peserta pemilu yang bagi-bagi sembako ataupun politik uang, namun demikian laporan harus disertai dengan bukti yang cukup.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Muhammad Yusuf memastikan, data pelapor aman. Bwaslu akan memberikan perlindungan dan merahasiakan identitas kepada masyarakat yang melaporkan adanya praktik politik uang oleh partai peserta pemilu.

Baca Juga: Bawaslu Batam Awasi Akun Medsos Partai Politik

“Masyarakat bisa melapor ke Pawascam atau datang langsung ke kantor,” kata dia Selasa 28 November 2023.

Ia mengatakan kepedulian masyarakat sangat penting agar pesta demokrasi dapat berjalan dengan lancar.

Kata dia, ada tiga tahapan paling rawan politik uang terdapat tiga masa, yakni saat masa kampanye, tenang, pemungutan suara dan hitung suara.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam politik uang. Sebab, pada masa Pilkada, pemberi dan penerima uang akan mendapatkan hukuman pidana yang berat.

“Artinya adalah ada standar keamanan. Jadi yang menerima bisa dilaporkan dengan bukti, karena kita untuk memproses itu harus dengan bukti,” terangnya.

Bawaslu mengikuti aturan dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) serta pelanggaran selama masa kampanye akan dijerat oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2007 Pasal 523 (1), dengan ancaman hukuman penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp24 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN