<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internasional &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/internasional/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2026 01:47:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.5</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>Internasional &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/internasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>52 Warga Singapura Ditahan di Cina Terkait Skema Piramida</title>
		<link>https://gokepri.com/52-warga-singapura-ditahan-di-cina-terkait-skema-piramida/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 01:47:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137827</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINGAPURA (gokepri) &#8211; Sebanyak 52 warga Singapura ditahan di Guangxi, Cina, karena diduga terkait aktivitas <a class="read-more" href="https://gokepri.com/52-warga-singapura-ditahan-di-cina-terkait-skema-piramida/" title="52 Warga Singapura Ditahan di Cina Terkait Skema Piramida" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/52-warga-singapura-ditahan-di-cina-terkait-skema-piramida/">52 Warga Singapura Ditahan di Cina Terkait Skema Piramida</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SINGAPURA (gokepri)</strong> &#8211; Sebanyak 52 warga Singapura ditahan di Guangxi, Cina, karena diduga terkait aktivitas skema piramida. Kasus ini diyakini menjadi penahanan warga Singapura dalam jumlah terbesar di luar negeri.</p>
<p>Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) menyatakan penyelidikan otoritas Cina masih berlangsung. Tiga sumber yang berbicara kepada CNA (Channel News Asia) menyebut para warga Singapura tersebut telah ditahan setidaknya sejak pertengahan Juli.</p>
<p>Kasus itu berlangsung ketika otoritas Cina menindak dugaan aktivitas skema piramida di wilayah Guangxi. Dalam model tersebut, keuntungan terutama berasal dari perekrutan anggota baru yang menyetorkan uang kepada anggota sebelumnya, bukan dari penjualan produk atau jasa yang nyata.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/gurita-ritel-asing-tumbuh-subur-di-batam/">Gurita Ritel Asing Tumbuh Subur di Batam</a></strong></p>
<p>Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan warga negara asing yang tersangkut perkara di wilayahnya diproses berdasarkan hukum setempat. “Cina menangani kasus yang melibatkan warga negara asing sesuai dengan hukum,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>Guo tidak memberikan rincian mengenai dugaan pelanggaran yang menjerat 52 warga Singapura tersebut. Ia mengarahkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kasus itu kepada otoritas yang berwenang.</p>
<p>MFA Singapura menyatakan telah berkomunikasi dengan otoritas Cina melalui Kedutaan Besar Singapura di Beijing dan Konsulat Jenderal Singapura di Guangzhou. Penyelidikan masih berlangsung sehingga belum ada informasi lebih lanjut mengenai dakwaan yang mungkin dihadapi para warga Singapura tersebut.</p>
<p>Menurut laporan CNA, hukum Cina memungkinkan tersangka dalam sejumlah jenis kejahatan ditahan hingga 37 hari sebelum otoritas memutuskan apakah akan menetapkan penangkapan secara formal. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang kini berjalan terhadap para warga Singapura.</p>
<p>Pemerintah Singapura telah mengunjungi seluruh 52 warga negaranya untuk memastikan kondisi mereka dan memberikan bantuan konsuler. MFA juga berkomunikasi dengan keluarga para warga Singapura tersebut.</p>
<p>Menteri Negara Senior Luar Negeri dan Dalam Negeri Singapura, Sim Ann, mengatakan petugas MFA telah mengunjungi para tahanan sebanyak tiga kali. Kunjungan itu mencakup penyampaian permintaan dari para tahanan, pesan dari keluarga, serta bantuan untuk urusan administratif.</p>
<p>Sim juga telah bertemu dengan sebagian besar keluarga para tahanan. “Kami melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mereka melewati masa yang sulit,” ujarnya.</p>
<p>Namun, bantuan konsuler itu tidak berarti Singapura mencampuri proses hukum di Cina. Pemerintah Singapura menegaskan proses penyelidikan dan peradilan tetap berada di tangan otoritas Cina.</p>
<p>“Pemerintah Singapura tidak mencampuri proses peradilan dan penyelidikan negara lain,” kata Sim. Ia sekaligus menegaskan pemerintah Singapura akan terus mencermati kasus tersebut dan meminta agar proses hukum yang semestinya diberikan kepada warganya.</p>
<p>Kasus ini juga mendorong pemerintah Singapura kembali mengingatkan warganya agar berhati-hati terhadap tawaran bisnis dan investasi. Perhatian khusus diberikan pada skema yang meminta pembayaran awal dalam jumlah besar, merekrut peserta baru, atau menjanjikan keuntungan yang tidak biasa.</p>
<p>Warga Singapura yang bepergian atau tinggal di luar negeri juga diingatkan untuk mematuhi hukum negara tempat mereka berada. Pengingat itu disampaikan ketika penyelidikan terhadap 52 warga Singapura di Guangxi masih berlangsung. CHANNEL NEWS ASIA, ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/ojk-kepri-terima-280-laporan-pinjol-ilegal-dan-88-kasus-investasi-bodong/">OJK Kepri Terima 280 Laporan Pinjol Ilegal dan 88 Kasus Investasi Bodong</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/52-warga-singapura-ditahan-di-cina-terkait-skema-piramida/">52 Warga Singapura Ditahan di Cina Terkait Skema Piramida</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Memburuk, Singapura Perketat Perlindungan Kesehatan</title>
		<link>https://gokepri.com/kabut-asap-memburuk-singapura-perketat-perlindungan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 09:43:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137783</guid>

					<description><![CDATA[<p>PSI wilayah tengah Singapura mencapai 107. Sekolah, rumah sakit, dan tempat kerja memperkuat langkah perlindungan. SINGAPURA <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kabut-asap-memburuk-singapura-perketat-perlindungan-kesehatan/" title="Kabut Asap Memburuk, Singapura Perketat Perlindungan Kesehatan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabut-asap-memburuk-singapura-perketat-perlindungan-kesehatan/">Kabut Asap Memburuk, Singapura Perketat Perlindungan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PSI wilayah tengah Singapura mencapai 107. Sekolah, rumah sakit, dan tempat kerja memperkuat langkah perlindungan.</p>
<p><strong>SINGAPURA (gokepri)</strong> — Kualitas udara di wilayah tengah Singapura masuk kategori tidak sehat pada Jumat, 4 September 2026, untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023. Kondisi itu mendorong pemerintah Singapura memperkuat perlindungan kesehatan dan menerbitkan peringatan kabut asap harian bagi masyarakat.</p>
<p>Indeks Standar Polutan atau Pollutant Standards Index (PSI) 24 jam menembus angka 101 pada pukul 07.00. Angka itu kemudian meningkat menjadi 107 pada pukul 14.00.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kabut-asap-pesawat-yang-ditumpangi-menhut-gagal-mendarat-di-pontianak/">Kabut Asap, Pesawat yang Ditumpangi Menhut Gagal Mendarat di Pontianak</a></strong></p>
<p>Rentang PSI 101-200 masuk kategori tidak sehat. Adapun PSI 201-300 tergolong sangat tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 masuk kategori berbahaya.</p>
<p>Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) mulai menerbitkan haze advisory atau peringatan kabut asap harian sejak Jumat malam. Peringatan itu memuat prakiraan PSI 24 jam yang dapat digunakan masyarakat untuk merencanakan kegiatan dan aktivitas pada hari berikutnya.</p>
<p>Pemerintah Singapura juga mengaktifkan langkah perlindungan melalui Haze Task Force, yang beranggotakan 28 lembaga pemerintah. Setiap lembaga menjalankan respons sesuai tingkat kualitas udara dan prakiraan kondisi kabut asap.</p>
<p>Bagi masyarakat umum, NEA menyarankan pengurangan aktivitas dan aktivitas fisik di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Masyarakat juga dianjurkan minum cukup air untuk menjaga hidrasi.</p>
<p>Masker N95 tidak diperlukan untuk paparan singkat, seperti perjalanan dari rumah ke sekolah atau tempat kerja. Namun, orang sehat yang harus berada di luar ruangan selama beberapa jam dapat menggunakan N95 ketika prakiraan kualitas udara masuk kategori berbahaya.</p>
<p>Kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta orang dengan penyakit jantung dan paru-paru kronis, disarankan menghindari atau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.</p>
<p>Orang dengan kondisi jantung atau paru-paru kronis juga diminta memastikan obat yang diperlukan selalu tersedia. Mereka yang mengalami gejala atau merasa tidak sehat disarankan segera mencari pertolongan medis.</p>
<p>Menteri Negara untuk Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu mengingatkan masyarakat agar menggunakan dua indikator kualitas udara sesuai kebutuhan aktivitas.</p>
<p>“Gunakan PM2.5 untuk merencanakan kegiatan dalam satu jam dan PSI 24 jam untuk kegiatan hari berikutnya,” kata Fu melalui Facebook.</p>
<p><strong>Sekolah menyiapkan ruang berpenjernih udara</strong></p>
<p>Dampak kabut asap juga diantisipasi di lingkungan pendidikan. Badan Pengembangan Anak Usia Dini (ECDA) meminta prasekolah memantau kualitas udara dan mengikuti pedoman kesehatan yang berlaku.</p>
<p>Ketika kualitas udara masuk kategori tidak sehat, prasekolah akan mengurangi aktivitas luar ruangan yang berlangsung lama serta aktivitas fisik berat di dalam ruangan. Anak dengan penyakit jantung dan paru-paru kronis dikecualikan dari aktivitas tersebut.</p>
<p>Seluruh prasekolah dilengkapi penjernih udara. Setidaknya satu ruangan tertutup juga tersedia sebagai tempat sementara bagi anak yang merasa tidak sehat atau mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.</p>
<p>Sekolah juga harus memastikan anak dengan asma serta gangguan jantung atau pernapasan membawa obat yang diresepkan. Kondisi kesehatan anak dipantau dan orang tua akan diberi tahu jika anak mengalami gangguan pernapasan atau merasa tidak sehat.</p>
<p>Penjernih udara juga tersedia di seluruh ruang kelas sekolah dasar, sekolah menengah, junior college, Millennia Institute, taman kanak-kanak Kementerian Pendidikan, dan sekolah pendidikan khusus.</p>
<p>Sekolah telah menyiapkan ruang ujian tertutup dengan penjernih udara apabila kualitas udara masuk kategori tidak sehat atau memburuk.</p>
<p>Perguruan tinggi juga diminta memantau kondisi kabut asap dan menerapkan langkah pengurangan risiko sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.</p>
<p><strong>Tempat kerja diminta mengurangi paparan</strong></p>
<p>Di tempat kerja, Kementerian Tenaga Kerja Singapura meminta perusahaan mengikuti pedoman kabut asap dan saran tripartit. Perusahaan juga diminta menyesuaikan pekerjaan dengan kondisi kualitas udara.</p>
<p>Pekerjaan luar ruangan yang berlangsung lama atau membutuhkan aktivitas fisik berat perlu dikurangi, terutama bagi pekerja rentan seperti lansia dan perempuan hamil.</p>
<p>Untuk pekerja dengan penyakit jantung dan paru-paru kronis, pekerjaan luar ruangan yang berlangsung lama atau berat perlu dihindari. Pekerja juga perlu mendapat perlengkapan pelindung yang sesuai.</p>
<p>Pengendara kendaraan bermotor diminta menyalakan lampu utama ketika jarak pandang menurun dan berkendara dengan hati-hati.</p>
<p>Kabut asap juga memengaruhi pengaturan kegiatan Singapore Armed Forces. Tingkat dan intensitas latihan serta aktivitas luar ruangan disesuaikan dengan PSI 24 jam dan konsentrasi PM2.5 satu jam.</p>
<p>Penyelenggara dan peserta kegiatan olahraga juga diminta memantau kualitas udara serta mengikuti pedoman kesehatan.</p>
<p><strong>Rumah sakit siapkan langkah antisipasi</strong></p>
<p>Fasilitas kesehatan turut memperkuat kesiapan menghadapi dampak kabut asap. Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan rumah sakit umum, poliklinik, dan fasilitas perawatan jangka panjang.</p>
<p>Langkah yang tersedia antara lain penggunaan penjernih udara dan kipas serta penurunan suhu ruangan dengan pendingin portabel jika diperlukan.</p>
<p>Fasilitas kesehatan juga memantau pasien untuk melihat kemungkinan dampak kabut asap dan memberikan penanganan medis sesuai kondisi.</p>
<p>Informasi kualitas udara dan peringatan terbaru dapat diakses melalui situs NEA, microsite kabut asap, serta aplikasi myENV.</p>
<p>NEA dan Haze Task Force akan terus memantau kondisi. Pemerintah akan mengeluarkan peringatan tambahan jika kabut asap memburuk.</p>
<p>Haze Task Force yang diketuai NEA biasanya berkumpul setiap tahun sebelum musim kemarau yang dimulai pada Juni. Tahun ini, forum tersebut telah bertemu dua kali, yakni pada akhir Januari setelah terjadi kebakaran lahan gambut dan vegetasi di Johor bagian timur serta pada April. CHANNEL NEWS ASIA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kabut-asap-mulai-selimuti-batam-dinkes-imbau-warga-waspadai-ispa/">Kabut Asap Mulai Selimuti Batam, Dinkes Imbau Warga Waspadai ISPA</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabut-asap-memburuk-singapura-perketat-perlindungan-kesehatan/">Kabut Asap Memburuk, Singapura Perketat Perlindungan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Keenam, Nepal Berpacu dengan Waktu Mencari Korban Banjir</title>
		<link>https://gokepri.com/hari-keenam-nepal-berpacu-dengan-waktu-mencari-korban-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 11:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banjir glasial menewaskan sedikitnya 919 orang. Ribuan lainnya masih hilang di Nepal dan Tibet. BIDUR, <a class="read-more" href="https://gokepri.com/hari-keenam-nepal-berpacu-dengan-waktu-mencari-korban-banjir/" title="Hari Keenam, Nepal Berpacu dengan Waktu Mencari Korban Banjir" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/hari-keenam-nepal-berpacu-dengan-waktu-mencari-korban-banjir/">Hari Keenam, Nepal Berpacu dengan Waktu Mencari Korban Banjir</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banjir glasial menewaskan sedikitnya 919 orang. Ribuan lainnya masih hilang di Nepal dan Tibet.</strong></p>
<p><strong>BIDUR, Nepal (gokepri)</strong> — Enam hari setelah banjir glasial menerjang perbatasan China-Nepal, tim penyelamat masih berpacu dengan waktu untuk mencari korban yang tertimbun lumpur dan reruntuhan. Sedikitnya 919 orang tewas, sementara jumlah orang yang belum ditemukan di Nepal dan Tibet mendekati 5.000 orang.</p>
<p>Gelombang air dingin bercampur batu dan material longsoran menerjang desa-desa serta kota pada 26 Agustus. Arus besar itu menghancurkan jalan, jembatan, pembangkit listrik, dan permukiman di sepanjang jalurnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-tibet-ribuan-masih-hilang-tewas-capai-691-orang/">Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ribuan Masih Hilang, Tewas Capai 691 Orang</a></strong></p>
<p>Di Nepal, badan penanggulangan bencana mencatat 4.247 orang masih hilang dan 903 jenazah telah ditemukan. Di Tibet, China, pemerintah melaporkan 16 orang tewas dan 546 lainnya hilang.</p>
<p>Sebagian korban yang ditemukan bahkan belum dapat dikenali. Karena kamar jenazah mulai penuh, otoritas Nepal mengambil sampel DNA dari jenazah sebelum sebagian di antaranya dimakamkan di kuburan massal. Cara itu memungkinkan keluarga mencari kerabat mereka apabila identitas korban kelak terungkap.</p>
<p>Pemerintah Nepal meminta bantuan internasional untuk menyediakan lebih dari 1.000 unit pendingin jenazah. Di sejumlah pusat komunitas, keluarga yang kehilangan anggota keluarganya menatap foto-foto jenazah melalui layar dengan harapan menemukan orang yang mereka cari.</p>
<p>Shobha Adhikary, warga Bharatpur, meyakini salah satu foto menunjukkan sahabat masa kecilnya, Rajkumar. Rajkumar dan istrinya, Geeta, belum ditemukan sejak banjir menerjang pada 26 Agustus.</p>
<p>“Sepertinya dia, pasti dia,” kata Shobha saat menunjukkan foto seorang pria paruh baya yang tersenyum.</p>
<p>Di tengah pencarian itu, kabar tentang seorang anak perempuan berusia enam tahun memberi sedikit harapan. Polisi menemukan anak tersebut pada 28 Agustus, empat hari setelah banjir, dalam kondisi sebagian tubuhnya tertimbun lumpur.</p>
<p>“Tubuhnya terjebak di lumpur, tetapi kepalanya berada di luar,” kata juru bicara Kepolisian Bersenjata Nepal, Netra Bahadur Karki.</p>
<p>Anak itu kemudian dibawa ke rumah sakit dan dipertemukan kembali dengan orang tuanya. Polisi menyebut kondisinya sudah tidak membahayakan.</p>
<p>Namun, bagi tim penyelamat, medan yang dihadapi jauh lebih berat. Puluhan pekerja pembangkit listrik diyakini masih terjebak di dalam sejumlah terowongan yang dipenuhi lumpur dan material banjir.</p>
<p>Tentara Nepal menyebut sekitar 100 pekerja masih mungkin bertahan hidup di dalam beberapa terowongan. Mereka merupakan bagian dari 933 pekerja pembangkit listrik di Nepal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.</p>
<p>Di lokasi pembangkit Upper Trishuli 3A, tim penyelamat berhasil menembus bagian atas terowongan yang tertutup lumpur. Mereka memompa udara ke dalam terowongan sembari menggali dengan mesin bor dan ekskavator.</p>
<p>Tim kemudian menurunkan personel menggunakan tali dan memanggil pekerja yang mungkin berada di dalam. Belum ada jawaban.</p>
<p>“Ketika anggota tim turun dan memanggil mereka yang berada di dalam, tidak ada respons,” kata Perdana Menteri Nepal Balendra Shah.</p>
<p>Sejauh ini, tiga jenazah telah ditemukan dari dua terowongan. Jalur menuju bagian lain masih tertutup lumpur.</p>
<p>Pekerjaan penyelamatan juga menghadapi ancaman baru. Runtuhan akibat keruntuhan gletser membentuk danau-danau besar yang tertahan material tidak stabil. Kondisi itu berpotensi membahayakan tim penyelamat maupun wilayah di sekitarnya.</p>
<p>Di Tibet, lebih dari 2.000 personel dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan. Akses menuju pusat bencana di Pelabuhan Gyirong sangat sulit; media pemerintah China melaporkan tim penyelamat pada 30 Agustus baru mampu bergerak sekitar 285 meter.</p>
<p>Wilayah Tibet juga sulit diakses wartawan asing sehingga informasi mengenai operasi penyelamatan sebagian besar bersumber dari otoritas China.</p>
<p>Bencana tersebut bermula dari runtuhnya gletser, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Penyebab pasti keruntuhan masih belum diketahui, tetapi mencairnya gletser akibat kenaikan suhu global meningkatkan risiko bencana serupa di kawasan Himalaya.</p>
<p>“Rakyat Nepal adalah salah satu korban utama perubahan iklim dan dampaknya,” kata Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal.</p>
<p>Pegunungan Himalaya, rangkaian pegunungan tertinggi di dunia, mengalami pencairan yang semakin cepat seiring kenaikan suhu global. Bagi Nepal, dampaknya kini bukan lagi sekadar perubahan bentang alam, tetapi bencana yang menghancurkan permukiman dan infrastruktur.</p>
<p>Jalan yang terputus membuat sejumlah wilayah sempat terisolasi. Polisi bahkan menggunakan drone untuk mengirim pesan ke daerah yang belum terjangkau. Seiring komunikasi membaik, tim penyelamat kini telah mencapai sebagian besar wilayah terdampak melalui jalur darat dan helikopter.</p>
<p>“Kami terus bekerja untuk pencarian, penyelamatan, dan bantuan,” kata Karki.</p>
<p>Banjir juga menghantam perekonomian Nepal yang sudah berada dalam tekanan. Pemerintah memperkirakan kebutuhan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak dapat mencapai miliaran dolar, sementara sejumlah negara telah menjanjikan bantuan kemanusiaan.</p>
<p>Di antara daftar orang hilang terdapat 592 warga asing. Mereka termasuk wisatawan yang datang untuk mendaki pegunungan Nepal serta umat Hindu yang menuju Gunung Kailash di Tibet untuk berziarah. AFP</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kemlu-ri-sebut-belum-dapat-laporan-wni-terdampak-banjir-bandang-di-nepal-tibet/">Kemlu RI Sebut Belum Dapat Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang di Nepal-Tibet</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/hari-keenam-nepal-berpacu-dengan-waktu-mencari-korban-banjir/">Hari Keenam, Nepal Berpacu dengan Waktu Mencari Korban Banjir</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Singapura Lelang Ribuan Barang Mewah Rp42,6 Triliun Kasus Pencucian Uang</title>
		<link>https://gokepri.com/singapura-lelang-ribuan-barang-mewah-rp426-triliun-kasus-pencucian-uang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 08:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137521</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tas, perhiasan, jam tangan hingga properti akan dijual bertahap. Lelang terbuka bagi peserta dari berbagai <a class="read-more" href="https://gokepri.com/singapura-lelang-ribuan-barang-mewah-rp426-triliun-kasus-pencucian-uang/" title="Singapura Lelang Ribuan Barang Mewah Rp42,6 Triliun Kasus Pencucian Uang" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/singapura-lelang-ribuan-barang-mewah-rp426-triliun-kasus-pencucian-uang/">Singapura Lelang Ribuan Barang Mewah Rp42,6 Triliun Kasus Pencucian Uang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tas, perhiasan, jam tangan hingga properti akan dijual bertahap. Lelang terbuka bagi peserta dari berbagai negara.</strong></p>
<p><strong>SINGAPURA (gokepri)</strong> — Lebih dari 1.000 barang mewah dan 80 properti yang disita dalam kasus pencucian uang senilai S$3 miliar (US$2,4 miliar atau setara Rp42,6 Triliun) di Singapura akan mulai dijual pada 7 September 2026.</p>
<p>Audit firm Deloitte, yang ditunjuk untuk mengelola dan menjual aset non-tunai tersebut, mengatakan penjualan akan berlangsung bertahap hingga pertengahan 2027. Jumlah dan komposisi aset pada setiap tahap masih dapat berubah karena proses autentikasi dan persiapan penjualan belum seluruhnya rampung.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/singapura-impor-900-mw-listrik-tenaga-surya-dari-malaysia/">Singapura Impor 900 MW Listrik Tenaga Surya dari Malaysia</a></strong></p>
<p>Barang mewah yang dilelang mencakup perhiasan, jam tangan, tas dan aksesori. Rumah lelang Hotlotz menangani penjualan barang-barang tersebut, sementara properti akan dipasarkan melalui SRI, Edmund Tie &amp; Company, dan Knight Frank.</p>
<p>Sebagian properti juga akan ditawarkan melalui mekanisme <em>expression of interest</em> yang dikelola List International Realty, di luar proses lelang.</p>
<p>Hotlotz menjadwalkan 15 lelang daring untuk barang-barang mewah tersebut mulai September 2026 hingga Mei 2027. Dua lelang pertama dibuka pada 7 September pukul 10.00 waktu Singapura, bersamaan dengan penerbitan katalog.</p>
<p>Lelang pertama berakhir pada 20 September pukul 16.00. Barang yang ditawarkan antara lain tas dan aksesori dari Chanel, Louis Vuitton, dan Christian Dior.</p>
<p>Lelang kedua berakhir pada 27 September pukul 16.00 dengan koleksi perhiasan dari merek seperti Graff, Bulgari, dan Van Cleef &amp; Arpels.</p>
<p>Kedua lelang awal tersebut mencakup lebih dari 300 tas dan aksesori serta lebih dari 250 perhiasan. Nilai estimasi pra-penjualan seluruh barang mencapai S$2,9 juta hingga S$3,9 juta.</p>
<p>Lelang berikutnya akan menawarkan barang dari merek lain, termasuk tas Hermès serta jam tangan Patek Philippe, Richard Mille, dan Rolex.</p>
<p>Peserta dari berbagai negara dapat mengikuti lelang tersebut. Namun, setiap calon pembeli harus mendaftar dan melewati proses verifikasi identitas sebelum dapat mengajukan penawaran.</p>
<p>Peserta yang lolos verifikasi juga dapat memesan jadwal untuk melihat barang secara langsung di Le Freeport, fasilitas penyimpanan berkeamanan tinggi di kawasan Changi. Kunjungan hanya tersedia berdasarkan janji temu dan tidak menerima kedatangan tanpa jadwal.</p>
<p>Hotlotz mengatakan slot kunjungan terbatas dan diberikan kepada peserta yang sudah terdaftar berdasarkan urutan pendaftaran.</p>
<p>Pendiri sekaligus Chief Executive Officer Hotlotz Matt Elton mengatakan tingginya perhatian terhadap kasus tersebut berpotensi menarik minat pembeli dari berbagai negara. Namun, ia ingin proses penjualan tetap berfokus pada nilai dan kondisi barang, bukan sensasi kasusnya.</p>
<p>“Tujuan saya menjual semuanya dengan cara yang paling adil dan transparan kepada pasar seluas mungkin,” kata Elton.</p>
<p>Menurut dia, keterbukaan juga penting agar calon pembeli mengetahui asal-usul barang yang mereka beli. Harga awal setiap barang akan mengacu pada hasil lelang barang sejenis, bukan harga saat pertama kali dibeli atau harga pasar sekunder.</p>
<p>Aset tersebut menjadi bagian dari penyelesaian perkara pencucian uang yang terungkap setelah penggerebekan di sejumlah lokasi di Singapura pada Agustus 2023. Penggerebekan itu membongkar jaringan perjudian ilegal yang berbasis di Asia Tenggara dan menghasilkan penyitaan aset dalam jumlah besar.</p>
<p>Sepuluh pelaku dalam perkara tersebut, yang seluruhnya berasal dari China meski sebagian memiliki kewarganegaraan lain, telah divonis bersalah. Mereka kemudian menjalani hukuman sebelum dideportasi.</p>
<p>Deloitte mendapat penunjukan dari Singapore Police Force pada Juli 2025 untuk mengelola dan merealisasikan aset non-tunai yang disita dalam perkara tersebut. CHANNEL NEWS ASIA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pemanfaatan-sampah-jadi-listrik-masuk-agenda-baru-ri-singapura/">Pemanfaatan Sampah Jadi Listrik Masuk Agenda Baru RI-Singapura</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/singapura-lelang-ribuan-barang-mewah-rp426-triliun-kasus-pencucian-uang/">Singapura Lelang Ribuan Barang Mewah Rp42,6 Triliun Kasus Pencucian Uang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ribuan Masih Hilang, Tewas Capai 691 Orang</title>
		<link>https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-tibet-ribuan-masih-hilang-tewas-capai-691-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 05:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137507</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Jumlah korban akibat banjir dahsyat yang melanda wilayah perbatasan antara Nepal dan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-tibet-ribuan-masih-hilang-tewas-capai-691-orang/" title="Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ribuan Masih Hilang, Tewas Capai 691 Orang" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-tibet-ribuan-masih-hilang-tewas-capai-691-orang/">Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ribuan Masih Hilang, Tewas Capai 691 Orang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Jumlah korban akibat banjir dahsyat yang melanda wilayah perbatasan antara Nepal dan Tibet mencapai ribuan orang. Dikabarkan, lebih 3.000 orang masih hilang. Sedangkan jenazah yang ditemukan telah mencapai 691 orang.</p>
<p>Dilansir AFP, Minggu (30/8/2026), jumlah ini merupakan data per Minggu (30/8). Angka dari Nepal dan dari otoritas China menunjukkan jumlah total orang hilang mendekati 3.000 orang, dengan 691 jenazah ditemukan.</p>
<p>Nepal mengatakan ada 2.426 orang, termasuk ratusan warga asing, yang tidak dapat dihubungi di negara tersebut. Mereka melaporkan jumlah korban tewas terbaru sebanyak 675 orang pada hari Sabtu (29/8).</p>
<p>Tibet, wilayah otonom China, sebagian besar tidak dapat diakses oleh jurnalis asing, sehingga mencegah pelaporan independen tentang skala bencana di daerah yang memiliki banyak desa.</p>
<p>Stasiun televisi pemerintah Tiongkok, CCTV, mengatakan pada hari Minggu bahwa 546 orang hilang dan 16 orang tewas.</p>
<p>Laporan tersebut mengabarkan bahwa dari mereka yang hilang, 261 adalah warga negara asing.</p>
<p>Lebih dari 100 pekerja diyakini terjebak di dalam beberapa terowongan pembangkit listrik tenaga air.</p>
<p>Tentara Nepal berhasil memasukkan pipa ke salah satu terowongan di lokasi pembangkit listrik tenaga air Trishuli 3A pada Sabtu malam, &#8220;mengalirkan udara melalui lubang kecil,&#8221; kata Menteri Dalam Negeri Sudan Gurung dalam sebuah pernyataan. *</p>
<p>(sumber: detik.com)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-tibet-ribuan-masih-hilang-tewas-capai-691-orang/">Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ribuan Masih Hilang, Tewas Capai 691 Orang</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemlu RI Sebut Belum Dapat Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang di Nepal-Tibet</title>
		<link>https://gokepri.com/kemlu-ri-sebut-belum-dapat-laporan-wni-terdampak-banjir-bandang-di-nepal-tibet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 01:48:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137503</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut hingga kini belum menerima laporan adanya <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kemlu-ri-sebut-belum-dapat-laporan-wni-terdampak-banjir-bandang-di-nepal-tibet/" title="Kemlu RI Sebut Belum Dapat Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang di Nepal-Tibet" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kemlu-ri-sebut-belum-dapat-laporan-wni-terdampak-banjir-bandang-di-nepal-tibet/">Kemlu RI Sebut Belum Dapat Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang di Nepal-Tibet</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut hingga kini belum menerima laporan adanya WNI yang terdampak banjir bandang di wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus 2026.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data KBRI Dhaka, terdapat sekitar 45 WNI yang tercatat berada di Nepal, dengan mayoritas berdomisili di Kathmandu. Hingga saat ini, dari upaya pemantauan dan komunikasi dengan pihak terkait setempat, belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak,&#8221; kata Jubir Kemlu RI Yvonne Mewengkang, kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).</p>
<p>Yvonne memastikan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan otoritas dan simpul masyarakat Indonesia setempat. Hal itu dilakukan demi memastikan keberadaan dan keselamatan para WNI, serta kecepatan dan ketepatan langkah pelindungan yang dibutuhkan.</p>
<p>&#8220;Untuk mendukung pemantauan dan langkah pelindungan, agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal juga diimbau untuk segera menyampaikan informasi kepada KBRI mengenai keberadaan dan kondisi WNI,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kemlu juga mengimbau agar seluruh WNI yang melakukan perjalanan ke wilayah perbatasan Nepal-Tibet untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, dan memantau informasi melalui sumber resmi.</p>
<p>&#8220;Dalam kondisi darurat, WNI juga diimbau untuk menghubungi saluran hotline KBRI setempat,&#8221; ujar Yvonne.</p>
<p>Sebelumnya, otoritas Nepal dan China memperbarui jumlah korban tewas akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang kawasan terpencil di Himalaya tersebut. Total sedikitnya 633 orang tewas akibat bencana mematikan yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet tiga hari lalu.</p>
<p>Otoritas Pengurangan Risiko dan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal dalam pernyataan terbarunya, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/6), mengumumkan bahwa jumlah korban tewas di wilayah Nepal bertambah menjadi sedikitnya 626 orang hingga Sabtu (29/8) pagi.</p>
<p>Jumlah korban hilang juga dilaporkan bertambah, yakni mencapai angka 2.426 orang. Otoritas Nepal menambahkan 933 pekerja pembangkit listrik tenaga air setempat ke dalam daftar orang hilang, yang sebelumnya telah mencakup para pendaki dan peziarah yang hendak menuju Gunung Kallash yang disucikan di Tibet.</p>
<p>Menurut Otoritas Pengurangan Risiko dan Penanggulangan Bencana Nasional Nepal, jumlah korban hilang itu mencakup 517 warga negara asing (WNA) yang keberadaannya belum diketahui.</p>
<p>Secara terpisah, media pemerintah China, yang menjadi satu-satunya sumber informasi untuk kondisi terkini di Tibet, mengonfirmasi bahwa sedikitnya tujuh orang tewas akibat tanah longsor yang menerjang area Gyirong di Tibet. Sebanyak 554 orang lainnya dilaporkan masih hilang.</p>
<p>Dengan tambahan kematian dari kedua wilayah itu, maka total jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 633 orang. Total korban hilang tercatat mencapai angka 2.980 orang di wilayah Nepal maupun Tibet. *</p>
<p>(sumber: detik.com)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kemlu-ri-sebut-belum-dapat-laporan-wni-terdampak-banjir-bandang-di-nepal-tibet/">Kemlu RI Sebut Belum Dapat Laporan WNI Terdampak Banjir Bandang di Nepal-Tibet</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Singapura Wajibkan Perusahaan Lindungi Pekerja dari Cuaca Panas</title>
		<link>https://gokepri.com/singapura-wajibkan-perusahaan-lindungi-pekerja-dari-cuaca-panas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 08:30:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137413</guid>

					<description><![CDATA[<p>SINGAPURA (gokepri) — Singapura memperketat perlindungan pekerja luar ruang menghadapi risiko cuaca panas. Mulai 1 <a class="read-more" href="https://gokepri.com/singapura-wajibkan-perusahaan-lindungi-pekerja-dari-cuaca-panas/" title="Singapura Wajibkan Perusahaan Lindungi Pekerja dari Cuaca Panas" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/singapura-wajibkan-perusahaan-lindungi-pekerja-dari-cuaca-panas/">Singapura Wajibkan Perusahaan Lindungi Pekerja dari Cuaca Panas</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SINGAPURA (gokepri)</strong> — Singapura memperketat perlindungan pekerja luar ruang menghadapi risiko cuaca panas. Mulai 1 Desember 2026, perusahaan wajib menyediakan air minum dingin, pakaian yang sesuai iklim panas, perlengkapan pendinginan darurat, serta pelatihan untuk pekerja yang terpapar suhu tinggi.</p>
<p>Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) mengumumkan perubahan tersebut pada Jumat (28/8). Empat ketentuan yang sebelumnya berupa rekomendasi dalam kerangka pengelolaan stres panas akan berubah menjadi kewajiban.</p>
<p>Aturan itu berlaku bagi seluruh pekerjaan luar ruang, tanpa bergantung pada tingkat wet bulb globe temperature (WBGT), yakni ukuran yang digunakan untuk menilai tekanan panas terhadap tubuh dengan memperhitungkan suhu, kelembapan, radiasi panas, dan pergerakan udara.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/ekspor-ikan-batam-masih-bergantung-pasar-singapura/">Ekspor Ikan Batam Masih Bergantung Pasar Singapura</a></strong></p>
<p>Perusahaan nantinya wajib menyediakan program pelatihan mengenai stres panas bagi pekerja yang terpapar suhu tinggi. Air minum dingin juga harus tersedia di dekat area kerja agar pekerja dapat lebih mudah menjaga hidrasi.</p>
<p>Untuk kondisi darurat, perusahaan harus menyiapkan air dingin, ice pack, atau semprotan air. Pekerja juga harus mendapat pakaian yang sesuai untuk kondisi panas, seperti pakaian longgar, memiliki sirkulasi udara baik, atau berbahan yang mampu menyerap dan menguapkan kelembapan.</p>
<p>Empat kewajiban tersebut melengkapi aturan yang sudah berlaku. Pekerja luar ruang tetap harus menjalani aklimatisasi terhadap panas, sementara pemberi kerja wajib memantau WBGT setiap jam, menyediakan waktu untuk rehidrasi dan istirahat di tempat teduh, serta memiliki prosedur tanggap darurat dan pelaporan.</p>
<p>Pemberi kerja yang tidak memenuhi ketentuan dapat menghadapi tindakan penegakan hukum, termasuk perintah penghentian pekerjaan dan denda.</p>
<p>Mulai 1 Desember, MOM juga merekomendasikan penyediaan tempat istirahat teduh bagi pekerja luar ruang. Tempat tersebut diharapkan memiliki ventilasi serta insulasi yang baik atau dilengkapi sistem pendinginan.</p>
<p>Menteri Negara untuk Tenaga Kerja Dinesh Vasu Dash mengatakan perusahaan perlu mengambil langkah pencegahan untuk melindungi pekerja dari risiko panas.</p>
<p>“Langkah ini memperjelas harapan bagi pemberi kerja sekaligus memperkuat perlindungan pekerja,” kata Dinesh, dikutip dari Channel News Asia.</p>
<p>Menurut dia, pengelolaan stres panas tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pekerja. Kondisi kerja yang lebih aman juga dapat mengurangi waktu kerja yang hilang, menjaga produktivitas, dan mendukung keberlangsungan bisnis.</p>
<p>MOM memberi waktu tiga bulan kepada perusahaan untuk meninjau praktik kerja masing-masing sebelum aturan baru berlaku. Pemerintah juga mengembangkan ketentuan tersebut bersama Singapore National Employers Federation, National Trades Union Congress, pelaku industri, dan sejumlah lembaga pemerintah.</p>
<p>Empat ketentuan yang kini diwajibkan tersebut sebelumnya masuk dalam kerangka pengelolaan stres panas sebagai rekomendasi pada 2024. Perubahan status menjadi kewajiban dilakukan dua tahun setelah rekomendasi itu diterapkan.</p>
<p>Dinesh mengatakan waktu penerapan aturan baru disiapkan agar langkah perlindungan tersebut sudah berjalan sebelum periode cuaca panas berikutnya yang diperkirakan mulai Mei 2027.</p>
<p>Selain suhu tinggi, Singapura juga memantau potensi kabut asap (haze) akibat meningkatnya aktivitas titik panas di kawasan regional. Pemerintah menyatakan sejauh ini belum melihat peningkatan signifikan kondisi tersebut.</p>
<p>Jika cuaca panas dan kabut asap terjadi bersamaan, MOM akan kembali menilai kondisi kerja dan dapat meminta penyesuaian waktu istirahat apabila suhu serta tingkat kabut asap mencapai kondisi yang membahayakan pekerja.</p>
<p>“Kesehatan dan keselamatan pekerja harus menjadi pusat dari semua yang kita lakukan,” kata Dinesh. CHANNEL NEWS ASIA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/cuaca-makin-kering-warga-kepri-diminta-waspadai-heat-stroke/">Cuaca Makin Kering, Warga Kepri Diminta Waspadai Heat Stroke</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/singapura-wajibkan-perusahaan-lindungi-pekerja-dari-cuaca-panas/">Singapura Wajibkan Perusahaan Lindungi Pekerja dari Cuaca Panas</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang Nepal, Ratusan Jiwa Tewas, Pencarian Berlanjut</title>
		<link>https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-ratusan-jiwa-tewas-pencarian-berlanjut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 03:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137324</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet telah menimbulkan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-ratusan-jiwa-tewas-pencarian-berlanjut/" title="Banjir Bandang Nepal, Ratusan Jiwa Tewas, Pencarian Berlanjut" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-ratusan-jiwa-tewas-pencarian-berlanjut/">Banjir Bandang Nepal, Ratusan Jiwa Tewas, Pencarian Berlanjut</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet telah menimbulkan korban jiwa sekitar 165 orang. Sementara itu, tim penyelamat masih melakukan pencarian warga yang hilang.</p>
<p>Dilansir AFP, Kamis (27/8/2028), sebuah rekaman video pengawas yang mengerikan dari sisi perbatasan Tiongkok memperlihatkan dinding lumpur dan puing raksasa menghantam bangunan bertingkat pada Rabu pagi. Puluhan orang berlarian menyelamatkan diri di bawahnya. Arus deras tersebut menyapu bus dan mobil yang berada di lokasi.</p>
<p>Banyak dari korban hilang merupakan wisatawan asing, kata para pejabat. Survei Geologi AS (USGS) menyebut bencana tersebut disebabkan runtuhnya gletser yang memicu aliran puing dan menelan berbagai wilayah di sepanjang jalurnya.</p>
<p>Gemuruh air dan lumpur yang menyerupai tsunami menghantam desa dan kota di sepanjang aliran dua sungai-Bhote Koshi dan Trishuli. Polisi Nepal menyatakan telah menemukan 162 jenazah.</p>
<p>Sementara di seberang perbatasan, media China melaporkan, &#8220;bencana tanah longsor&#8221; di Pelabuhan Gyirong, Tibet, menelan tiga korban jiwa. Sementara 265 orang masih dinyatakan hilang.</p>
<p>Seorang warga Nepal, Raju Bhadel (56), menceritakan saat ia menerima telepon dari saudara iparnya yang sedang dalam situasi genting. Ia mengatakan salah satu anggota keluarganya masih belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Mereka menangis dan mengatakan seluruh rumah mereka telah tersapu bersih. Tiga anggota keluarga berhasil diselamatkan, namun saudara laki-lakinya masih hilang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tim penyelamat menerjang lumpur dan endapan tanah untuk mencari korban selamat usai banjir menimbun lantai dasar bangunan-bangunan bertingkat.</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Pariwisata Nepal mengatakan sekitar 403 wisatawan, 341 di antaranya merupakan warga asing, sempat tidak diketahui keberadaannya selama beberapa jam setelah bencana terjadi.</p>
<p>Wisatawan asing yang hilang tersebut mencakup 142 warga India, serta warga dari Australia, Inggris, Malaysia, Belanda, Portugal, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, ungkap badan pariwisata setempat.</p>
<p>&#8220;Seluruh desa dan kawasan pasar telah musnah,&#8221; kata David Fisher, kepala perwakilan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) di Nepal.</p>
<p>Pihaknya menyatakan sedang mengirimkan bantuan darurat, termasuk selimut, perlengkapan pertolongan pertama, tandu, dan kantong jenazah. Pejabat pemerintah Tibet mengerahkan hampir 800 petugas tanggap darurat dan 150 kendaraan, serta anjing pelacak dan perahu cepat, untuk membantu upaya penyelamatan, demikian dilaporkan kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua. *</p>
<p>(sumber: detik.com)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/banjir-bandang-nepal-ratusan-jiwa-tewas-pencarian-berlanjut/">Banjir Bandang Nepal, Ratusan Jiwa Tewas, Pencarian Berlanjut</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Luka-luka</title>
		<link>https://gokepri.com/gempa-m-59-guncang-jepang-timur-sejumlah-warga-luka-luka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 03:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=137132</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang Jepang bagian timur. Gempa terasa <a class="read-more" href="https://gokepri.com/gempa-m-59-guncang-jepang-timur-sejumlah-warga-luka-luka/" title="Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Luka-luka" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/gempa-m-59-guncang-jepang-timur-sejumlah-warga-luka-luka/">Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Luka-luka</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang Jepang bagian timur. Gempa terasa hingga Tokyo.</p>
<p>Dilansir Antara, gempa terjadi pada Minggu (238/2026) pukul 02.00 waktu setempat. Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka.</p>
<p>Badan meteorologi dan otoritas setempat melaporkan, layanan transportasi sempat terganggu saat gempa terjadi. Gempa yang terjadi pukul 02.00 pagi itu berpusat di bagian selatan Prefektur Ibaraki pada kedalaman 68 kilometer dan tidak memicu tsunami.</p>
<p>Guncangan tersebut tercatat pada skala intensitas seismik Jepang &#8220;5-rendah&#8221; (dari skala maksimum 7) di sebagian wilayah prefektur tersebut serta di pusat kota Tokyo. Badan tersebut mendefinisikan gempa berskala 5-rendah sebagai guncangan yang membuat sebagian besar</p>
<p>Operasional sejumlah layanan kereta api sempat tertunda setelah gempa, sementara beberapa kereta lainnya berjalan dengan kecepatan rendah.Operator Jalur Keisei, yang menghubungkan Ueno di pusat kota Tokyo dengan Bandara Narita di Prefektur Chiba (sebelah timur Tokyo), menyatakan bahwa layanan telah kembali normal setelah pukul 09.40 pagi, namun beberapa layanan kereta ekspres yang dioperasikan oleh Tobu Railway masih dihentikan.</p>
<p>Sejumlah orang terluka akibat gempa tersebut, termasuk seorang pemuda dan seorang wanita berusia 70-an tahun di Saitama. Serta tiga orang di Kawasaki.</p>
<p>Sebuah pipa air di wilayah Koto, Tokyo pecah sehingga. Otoritas metropolitan setempat tengah menyelidiki apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan gempa itu.</p>
<p>Intensitas skala 5-rendah juga tercatat di sebagian wilayah Prefektur Saitama dan Chiba. Di pusat kota Tokyo, intensitas yang sama tercatat di wilayah Adachi, sementara wilayah lain di ibu kota mencatat intensitas yang lebih rendah.</p>
<p>Melalui media sosialnya, Perdana Menteri Sanae Takaichi telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan tingkat kerusakan akibat gempa yang terjadi. Mereka juga diminta memberikan informasi terkini kepada masyarakat.</p>
<p>Badan meteorologi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa dengan intensitas skala 5-rendah dalam sepekan ke depan, terutama selama dua hingga tiga hari mendatang. Gempa pada hari Minggu tersebut terasa di wilayah yang luas di negara itu, termasuk Jepang bagian timur laut dan tengah. *</p>
<p>(sumber: detik.com)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/gempa-m-59-guncang-jepang-timur-sejumlah-warga-luka-luka/">Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Luka-luka</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Brasil Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Agama Islam</title>
		<link>https://gokepri.com/legenda-brasil-roberto-carlos-dikabarkan-memeluk-agama-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Feri Heryanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 01:43:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=136896</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Kabar datang dari dunia sepakbola. Legenda Brasil dan mantan bintang Real Madrid, <a class="read-more" href="https://gokepri.com/legenda-brasil-roberto-carlos-dikabarkan-memeluk-agama-islam/" title="Legenda Brasil Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Agama Islam" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/legenda-brasil-roberto-carlos-dikabarkan-memeluk-agama-islam/">Legenda Brasil Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Agama Islam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri.com) &#8211; Kabar datang dari dunia sepakbola. Legenda Brasil dan mantan bintang Real Madrid, Roberto Carlos, disebut telah memeluk agama Islam.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan anggota parlemen Turki, Ali Sahin, pada 18 Agustus 2026. Dalam keterangannya di akun X, Sahin menyebut informasi itu diperoleh setelah dirinya bertemu dengan Syekh Jihad Hammadeh, tokoh komunitas Muslim di Brasil.</p>
<p>Menurut Sahin, Roberto Carlos telah menjalin komunikasi dengan Syekh Jihad Hammadeh selama beberapa waktu. Sekitar empat pekan lalu, mantan bek kiri Brasil tersebut disebut datang dan mengucapkan syahadat sebelum memeluk Islam.</p>
<p>Walaupun berita terkait status Roberto Carlos sebagai Mualaf sudah meluas di media pemberitaan dan sosial, mantan pemain Fenerbahce itu belum membuat keterangan. Publik tentu berharap pria berusia 53 tahun itu segera membuat pernyataan demi mendapatkan kebenaran yang sejati.</p>
<p>Roberto Carlos diketahui sudah menikah lagi dengan Souheila Tahiri, yang berdarah Marokok-Lebanon. Souheila Tahiri merupakan pengusaha sekaligus agen pemain berlisensi FIFA.</p>
<p>Pernikahan mereka menjadi sorotan publik pada Agustus 2026. Pasangan tersebut mengelar pernikahan secara Islami yang dihadiri oleh seorang syekh. *</p>
<p>(sumber: sport.detik.com)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/legenda-brasil-roberto-carlos-dikabarkan-memeluk-agama-islam/">Legenda Brasil Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Agama Islam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/28 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-09-18 12:01:38 by W3 Total Cache
-->