Gubernur Ansar Kukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala BPS Kepri

Kepala BPS Kepri
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (30/1/2026). (Ogi/DISKOMINFO KEPRI)

TANJUNGPINANG (gokepri) — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengukuhkan Toto Haryanto Silitonga sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/1/2026). Pengukuhan digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, dan disaksikan langsung Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.

Pengukuhan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Kepala BPS Nomor 1224001/KPG Tahun 2025 tertanggal 24 Desember 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Toto menggantikan Margaretha Ari Anggorowati yang kini menjabat sebagai Kepala BPS Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti yang dinilainya berhasil menghadirkan berbagai inovasi strategis. Ia menekankan pentingnya ketersediaan data lintas sektor yang akurat dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan publik.

HBRL

Baca Juga: Gubernur Ansar Ahmad Buka Kongres PSSI Kepri 2025, Tekankan Semangat Pembinaan Menuju PON 2027

“Data yang baik dan benar menjadi fondasi agar kebijakan publik dapat diukur, tepat sasaran, dan direncanakan secara matang,” ujar Ansar.

Ansar juga menyinggung salah satu inovasi BPS Pusat dan BPS Kepri melalui kerja sama dengan TP-PKK Kepri sebagai pilot project program Keluarga Cinta Statistik yang direncanakan menjadi program nasional. Menurutnya, BPS merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyediakan indikator makro ekonomi dan sosial yang berkualitas.

“Atas nama masyarakat Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada Kepala BPS Kepri yang baru. Semoga dapat terus berkolaborasi membangun Kepri yang lebih maju. Kepada Ibu Margaretha, terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini,” kata Ansar.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa kolaborasi erat antara BPS dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menjadi bukti nyata dukungan daerah terhadap penyelenggaraan statistik yang berkualitas. Ia mengapresiasi komitmen Gubernur Ansar dalam memanfaatkan data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Saya masih ingat tahun lalu Bapak Gubernur menerima penghargaan dari Tim Pengendali Inflasi Pusat di Istana Negara karena optimal memanfaatkan data inflasi BPS, sehingga intervensi kebijakan yang dilakukan tepat sasaran,” ujar Amalia.

Amalia juga mengungkapkan bahwa pada 2026, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026, agenda sepuluh tahunan yang menjadi potret menyeluruh aktivitas ekonomi. Sensus ini, kata dia, akan menjadi legacy penting bagi pembangunan Kepulauan Riau.

“Sensus Ekonomi 2026 akan dilengkapi geotagging dan disajikan dalam bentuk peta ekonomi yang user friendly, sehingga memudahkan perumusan kebijakan ekonomi yang lebih presisi,” jelasnya.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Kepala BPS Kepri periode 2024–2026 Margaretha Ari Anggorowati, jajaran Forkopimda Kepri, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, para Kepala BPS kabupaten/kota se-Kepri, pimpinan instansi vertikal, staf ahli, asisten, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (ADVERTORIAL)

Baca Juga: Gubernur Ansar Sambut Kedatangan 220 Wisman Perdana Tahun 2026 di Bintan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait