Gencatan Senjata Thailand-Kamboja Belum Sepenuhnya Tercipta

Situasi Thailand dan Kamboja memanas beberapa waktu belakangan. (internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Sejumlah bentrokan kecil kembali terjadi dan meningkatkan ketegangan di wilayah perbatasan pasca gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja yang diumumkan Senin malam waktu setempat.

Kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Malaysia ini mulai berlaku pada Selasa tengah malam. Namun gencatan belum sepenuhnya tercipta.

Militer Thailand menuduh Kamboja melakukan serangan di beberapa titik pada Selasa pagi. Pemerintah Kamboja membantah tuduhan itu dan menyatakan tidak ada tembakan yang dilepaskan.

Pemerintah Thailand melaporkan terjadi kembali bentrokan di Phu Makhuea pada Selasa di kawasan gunung di wilayah sengketa dekat Provinsi Sisaket. Militer Thailand menyebutkan bahwa terjadi baku tembak ringan hingga Rabu pagi, namun tidak melibatkan artileri berat.

Juru bicara Kantor Perdana Menteri Thailand, Jirayu Houngsub, mengatakan bahwa militer saat ini sedang merespons dan mengendalikan situasi di lokasi tersebut.

Pertemuan antara komandan militer perbatasan dari kedua negara berhasil meredakan ketegangan. Mereka sepakat untuk menghentikan pergerakan pasukan, menghindari eskalasi, dan membentuk tim koordinasi menjelang pertemuan Komite Perbatasan Bersama yang dijadwalkan berlangsung di Kamboja pada 4 Agustus mendatang.

Menteri Pertahanan Kamboja, Tea Seiha telah berbicara langsung dengan mitranya dari Thailand terkait insiden di lapangan. Ia menegaskan bahwa militer Kamboja tetap mematuhi gencatan senjata, dan akan mengirim delegasi diplomatik serta atase militer asing untuk mengamati situasi secara langsung. *

(sumber: republika.co.id)

Pos terkait