Ini Kronologi Perampokan yang Buat Irjen Fadil Marah

Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro jaya, Irjen Fadil Imran. (tangkapan layar)

Jakarta (gokepri.com) – Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran marah besar saat rapat mingguan Kamtibmas Polda Metro Jaya.

Marahnya jenderal bintang dua itu gara-gara salah seorang anggota Polsek Pulogadung menolak laporan korban perampokan.

Anggota yang dimaksud adalah Aipda Rudi Pandjaitan.

Seperti apa kronplogi peristiwa perampokan yang dilaporkan warga hingga berujung marahnya Kapolda Metro jaya tersebut?

Viral kejadian perampokan yang dialami seorang wanita berinisial KM di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur pada Jumat, 10 Desember 2021.

Aksi kawanan perampok itu terekam kamera CCTV salah satu ruko di lokasi.

Kronologi peristiwa itu yakni sekitar pukul 18.45 WIB, KM dibuntuti komplotan pelaku yang mengendarai dua unit sepeda motor.

Lalu, salah seorang pelaku mendekati korban dengan modus mengetuk kaca mobilnya dan berkata sesuatu.

Korban pun kemudian turun dari mobil. KM melihat bagian belakang kendaraannya.

Saat itu, dari arah lain datang kawanan pelaku membuka pintu mobil korban lalu menggondol barang berharga milik korban.

Imbas aksi kriminal kawanan itu, korban merugi Rp7 juta. Korban juga kehilangan lima kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Usai kejadian nahas itu, korban membuat laporan polisi di Polsek Pulogadung. Namun, saat pelaporan itu, korban mendapat perlakuan yang kurang sopan dari Aipda Rudi. (*)

Sumber: viva.co.id

Pos terkait