BATAM (gokepri) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melirik potensi besar diaspora untuk memperkuat ekonomi daerah. Langkah ini demi membangun konektivitas langsung bersama komunitas pengusaha Indonesia yang berbasis di Eropa.
Dalam pertemuan bisnis di Belanda, Jumat (6/2/2026), Ketua Kadin Kepri Mustava bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA). Pertemuan ini menjadi awal bagi perintisan jalur investasi baru. Fokus utamanya adalah sektor maritim, manufaktur, serta pengembangan kawasan ekonomi pelabuhan.
Mustava menekankan Kepulauan Riau memiliki posisi tawar tinggi. Sebagai kawasan strategis di jalur pelayaran internasional, Kepri didukung ekosistem galangan kapal dan logistik lintas batas yang matang. Namun, potensi ini memerlukan katalis agar bisa bersaing di kancah global.
Baca Juga: Ekonomi Batam Tumbuh 6,89 Persen, BP Batam Gandeng Kadin Hadapi Tantangan 2026
Bagi Kadin Kepri, diaspora pengusaha di Eropa bukan sekadar warga negara di perantauan. Mereka adalah investor potensial sekaligus jembatan menuju pasar dunia. “Jejaring diaspora ini dapat berperan sebagai katalis investasi. Baik melalui investasi langsung, kerja sama usaha, maupun penguatan rantai pasok industri maritim,” ujar Mustava.
Kini, pola pendekatan yang diambil tidak lagi sekadar promosi daerah. Kadin Kepri mendorong kerja sama bisnis yang lebih terukur. Bentuk konkretnya mulai dari pertukaran informasi pasar hingga penjajakan proyek galangan kapal yang melibatkan teknologi dari Eropa.
Pembicaraan tidak berhenti di sektor industri berat. Peluang investasi di sektor pariwisata juga mulai digarap. Kadin Kepri melihat adanya ceruk pasar untuk pariwisata bernilai tambah yang menyasar turis Eropa. Salah satunya adalah pengembangan destinasi khusus long-stay tourism bagi segmen warga senior (senior citizen).
Keterlibatan pengusaha diaspora diharapkan mampu mempercepat posisi Kepri sebagai pusat industri maritim regional. Jika komunikasi ini berlanjut menjadi kerja sama nyata, posisi Kepulauan Riau dalam peta ekonomi maritim global dipastikan akan semakin kokoh. BISNIS.COM
Baca Juga: Industri Pengolahan Masih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kepri 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









