Efisiensi Anggaran Menghantui Daerah, Aneng Perjuangkan Infrastruktur Anambas Lewat Kunjungan AHY

AHY ke Batam
Bupati Kepulauan Anambas Aneng saat menghadiri agenda menyambut kunjungan Menteri Infrastruktur Agus Harimukti Yudhoyono di Batam, Kepulauan Riau, Senin (17/2). Dok. Istimewa

ANAMBAS (gokepri) – Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimukti Yudhoyono atau AHY ke Kepulauan Riau dimanfaatkan Bupati Anambas Aneng untuk menjaga daerahnya tetap masuk prioritas pembangunan.

Agenda kunjungan Menteri Infrastruktur Republik Indonesia Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) ke Kepulauan Riau, khususnya Batam, membuka ruang lobi bagi kepala daerah. Bupati Kepulauan Anambas Aneng melihat momen ini sebagai peluang penting.

AHY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat hadir bukan hanya dalam kapasitas kementerian. Bagi Aneng, pertemuan ini menjadi saluran komunikasi untuk menyampaikan kebutuhan Anambas, wilayah kepulauan terluar yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

HBRL

Baca Juga: Setahun Memimpin Anambas, Bupati Aneng Tuntaskan Masalah PTT dan Perkuat Akses Pendidikan

Pemerintah pusat tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, yang berpotensi memangkas ruang fiskal daerah. Dalam kondisi ini, Aneng mengungkap, Anambas rawan tersisih dari daftar prioritas pembangunan nasional.

Aneng memilih menjaga jalur komunikasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait agar proyek infrastruktur di wilayahnya tetap bergerak. Posisi politiknya sebagai kader Demokrat memberi akses, tetapi tantangan utamanya tetap sama: memastikan kepentingan publik tidak tenggelam di tengah pengetatan anggaran.

Di titik inilah peran ganda Aneng diuji. Hubungan politik tidak cukup berhenti di struktur partai, tetapi harus berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat Anambas.

“Yang saya perjuangkan adalah pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Aneng.

Kunjungan AHY ke Kepulauan Riau kini dipandang sebagai salah satu pintu awal. Harapannya, Anambas tidak lagi sekadar tercatat sebagai daerah pinggiran, melainkan diakui sebagai wilayah terdepan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Peringatan HPN 2026 di Jemaja, Bupati Anambas Apresiasi Peran Pers

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait