DPR Akan Tindaklanjuti Isu Penjualan Pulau di Anambas

Kunker Komisi II DPR ke Kepri
Kunjungan Kerja Komisi II DPR ke Provinsi Kepri.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyikapi isu kasus jual beli sejumlah pulau di Kabupaten Anambas lewat situs asing privateislandsonline.com. Untuk itu ia menegaskan agar pihak yang merasa dirugikan dalam kasus jual beli tersebut segera membut laporan kepada Komisi II DPR RI.

“Saya kira ini merupakan informasi yang baru dan bagus buat kami. Setelah masa reses, kami akan membahas persoalan ini dengan mitra kerja Komisi II DPR RI. Yakni Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN),” jelas Doli di sela-sela memimpin Reses Komisi II DPR ke Tanjung Pinang, Senin (15/2/2021).

Lebih lanjut Doli mengungkapkan pentingnya penguatan regulasi terkait hal itu. Sehingga ke depan persoalan-persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

“Karena itu mitra kerja kami nantinya akan kami tugaskan untuk mencari tahu dan menggali informasi sebanyak-banyaknya. Sehingga jika terkendala regulasi, ya kita buat agar bisa mengantisipasi hal-hal serupa tidak kembali terulang,” ungkap politisi Partai Golkar itu.

Mengingat kasus jual beli pulau ini merupakan masalah yang sangat serius, Doli mengatakan apabila persoalan ini dibiarkan maka akan mengurangi jumlah eksistensi tanah air. “Karena ini artinya diambil atau dikuasai oleh orang-orang yang belum tentu dikembalikan pada kepentingan bangsa dan negara,” kata Doli.

Baca juga: Tiga Pulau di Anambas Dijual Online

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pulau di Anambas ditawarkan di situs web privateislandsonline.com. Pulau itu di antaranya Pulau Ayam, Pulau Kembung, hingga Pulau Yudan. (wan)

BAGIKAN