BATAM (gokepri.com) – Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah salah satu tantangan saat menjalankan puasa Ramadan. Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Eva Kurniawati M. Gizi Sp.GK membagikan cara terhindari dari dehidrasi saat berpuasa Ramadan.
Eva mengatakan agar kebutuhan cairan selama berpuasa tetap terpenuhi, sebaiknya membagi waktu minum ke dalam delapan waktu yang berbeda.
Delapan waktu ini adalah satu gelas setelah bangun sahur, selepas sahur, saat berbuka, setelah sholat maghrib, setelah makan malam, setelah sholat isya, setelah sholat tarawih dan sebelum tidur.
“Untuk menambah cairan coba deh untuk memasak sayuran berkuah saat sahur dan buka, dan kuahnya dikonsumsi sekalian, dengan menghabiskan kuahnya kita menambah asupan cairan bagi tubuh juga,” kata Eva, Kamis 23 November 2023.
Asupan air yang cukup sangat diperlukan sehingga dehidrasi yang menyebabkan pikiran tidak jernih, suasana hati buruk, merasakan panas tubuh yang berlebihan, sembeli dan batu ginjal dapat dihindari.
Berdasarkan informasi di laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) air tidak memiliki kalori, sehingga dapat membantu mengatur berat badan dan mengurangi asupan kalori jika menjadikannya pengganti minuman berkalori, seperti teh manis atau soda.
Orang dewasa disarankan untuk minum air putih sekitar 8 gelas berukuran 230 ml per hari atau dua liter.
Tidak hanya dari minuman, cairan juga dapat dibantu dari makanan, yaitu sekitar 20 persen. Cairan dari makanan terutama diperoleh dari buah dan sayur, misalnya bayam dan semangka yang mengandung 90 persen air.
Selain memenuhi asupan cairan secara ideal, Eva mengatakan orang yang berpuasa sebaiknya menghindari minuman berkafein saat berbuka dan ahur, hal ini karena kafein memiliki efek diuretik yang bisa meningkatkan risiko dehidrasi.
Namun bagi orang yang memiliki ketergantungan pada kafein pasti menghindarinya adalah hal yang sulit. Oleh karena itu olahraga sangat disarankan untuk membantu mengurangi kafein.
Olahraga atau aktivitas yang berkeringat dapat melepaskan adrenalin seperti kopi sehingga akan tetap membuat tubuh merasa waspada.
Selain menghindari kafein, untuk menjaga badan tetap sehat selama berpuasa juga disarankan mengurangi asupan gula dan menghindari makanan tinggi lemak.
Baca Juga: Menu Sahur Sehat agar Tidak Lemas saat Puasa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








