Bupati Karimun Imbau Warga Jangan Panik, Gas 3 Kg Hanya Lambat Masuk

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat diwawancara awak media di Gedung Serbaguna Nilam Sari. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Sejak dua hari ini, masyarakat Karimun antre untuk mendapatkan gas LPG 3 kilogram di sejumlah pangkalan.

Warga terlihat mengular ketika mengantre untuk mendapatkan gas 3 kg di Pangkalan Wen Mart, Batu Lipai, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kamis, 18 April 2024.

Kemudian, pemandangan yang hampir serupa terjadi di salah satu pangkalan gas di Baran Barat, Jumat 19 April 2024 siang.

HBRL

Di pangkalan tersebut, warga juga seperti massa yang hendak melakukan aksi unjuk rasa ketika mendapatkan gas 3 kg.

Kondisi yang dialami masyarakat saat ini mendapat perhatian serius Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

“Masyarakat jangan panik terkait kelangkaan gas 3 kilogram,” ujar Aunur Rafiq usai menghadiri puncak peringatan HKG PKK Karimun ke 52 di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, Jumat 19 April 2024.

Kata Rafiq, kuota gas LPG 23 kg di Karimun mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Kalaupun dalam beberapa hari ini terjadi keterlambatan suplai, itu bukan karena kelangkaan tapi karena adanya libur Idul Fitri.

“Pengisian dan pembongkaran gas itu terjadi keterlambatan karena PT Pertamina itu kan libur,” ungkapnya.

Dikatakan, suplai gas ke Karimun itu kan perlu loading kapal di Pertamina.

“Para porter dan buruh, baik di kapal maupun agen juga libur lebaran, sehingga terjadi hambatan untuk pengisian dan keterlambatan sampai di sini,” jelasnya.

Dirinya menyebut, selama dua hari ini dan beberapa hari ke depan suplai gas ke Karimun akan kembali normal.

“Hari ini masuk 12 ribu tabung. Kemaren sudah masuk 5 ribu tabung. Bahkan, kita juga minta ke Pertamina agar hari Minggu tetap pengisian,” kata Rafiq.

Menurut dia, kendala yang dihadapi Karimun saat ini adalah, Karimun sudah memiliki SPBE namun tidak bisa mengisi sendiri karena ketiadaan pasokan listrik.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait