JAKARTA (gokepri) – Bupati Anambas Aneng meminta dukungan SKK Migas untuk memperkuat layanan kesehatan dan tenaga kerja lokal. Usulan ini disampaikan dalam kunjungan kerja di Jakarta.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bertemu jajaran Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) untuk membahas kontribusi industri migas terhadap pembangunan daerah. Pertemuan pada 11 November 2025 itu menyoroti kebutuhan penguatan sektor kesehatan, ketenagakerjaan, dan pemanfaatan infrastruktur strategis di wilayah kepulauan.
Aneng meminta dukungan SKK Migas dalam peresmian dan pengoperasian RSUD Tipe C Anambas, termasuk pengadaan dokter spesialis. Ia juga mengusulkan agar pemeriksaan kesehatan rutin karyawan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan vendor dilakukan di RSUD tersebut.
“Kami ingin fasilitas kesehatan daerah bisa langsung menjadi bagian dari ekosistem operasional migas,” ujar Aneng.
Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan Bandara Matak secara bersama untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan kelancaran aktivitas industri migas di Anambas.
Dalam aspek ketenagakerjaan, Aneng meminta perusahaan vendor yang bekerja dengan KKKS untuk memiliki NPWP dan kantor di Anambas sebagai bentuk kontribusi ekonomi. Ia juga meminta data jumlah pekerja asal Anambas agar pemerintah bisa memantau penyerapan tenaga kerja lokal.
Aneng juga mendorong agar bantuan perlengkapan sekolah melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Corporate Social Responsibility (CSR) dapat diarahkan ke sekolah-sekolah swasta yang masih kekurangan sarana belajar. Ia meminta data lengkap program PPM/CSR yang telah berjalan sebagai dasar evaluasi.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, langkah ini merupakan upaya memastikan industri migas yang beroperasi di wilayah tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Bagaimana Industri Hulu Migas Menggerakkan Ekonomi Kepri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









