Batu Ampar Berdendang, Usir Bosan Calon Penumpang

puncak arus mudik batam
Pemudik rute Batam-Belawan sedang antre untuk masuk ke dalam KM Kelud. Foto: Gokepri.com/Engesti

Suasana di Pelabuhan Batu Ampar menjadi cerminan antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Diiringi alunan musik, pemudik menanti dengan penuh harap momen kebersamaan bersama keluarga tercinta.

Engesti Fedro, Batam

Alunan musik mengalun di ruang tunggu Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Jumat 5 April 2024. Seorang biduan berbaju merah dengan suara merdu menghibur pemudik yang menanti keberangkatan kapal mereka. Tak hanya menghibur, alunan musik dan nyanyian pun dimanfaatkan untuk mengingatkan calon penumpang saat kapal mereka bersiap untuk berangkat.

Hiburan ini merupakan salah satu upaya PT Pelni Cabang Batam untuk melayani pemudik yang tengah bersiap kembali ke kampung halaman dengan ceria, riang gembira. Musim mudik tahun ini diprediksi akan lebih ramai, dengan lonjakan penumpang mencapai 30 persen dibandingkan tahun 2023.

“Tujuannya agar penumpang tidak bosan dan nyaman menunggu,” kata Muhammad Iqbal, Kepala Cabang Pelni Batam, Jumat 5 April 2024.

pelabuhan batu ampar
Seorang biduan menghibur pemudik di terminal Pelni Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Jumat 5 April 2024. Foto: gokepri/Engesti Fedro

Baca Juga:

Tak hanya hiburan, Pelni juga menambah fasilitas lain seperti tempat duduk dan armada bus yang mengantarkan penumpang dari ruang tunggu ke pintu masuk kapal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan kelancaran proses mudik. “Bus juga kami tambah,” kata Iqbal.

Di antara keriuhan dan kesibukan pelabuhan, terpancar raut wajah penuh harap dari para pemudik. Ada yang tak sabar untuk bertemu keluarga tercinta, ada pula yang bersemangat memulai tradisi Lebaran di kampung halaman.

Seperti Rini, seorang pemudik asal Medan yang tengah menunggu keberangkatan KM Kelud. Ia mengaku senang dengan fasilitas yang disediakan Pelni, terutama hiburan musik yang membuat suasana menanti menjadi lebih menyenangkan.

“Jadi tidak bosan menunggu,” kata Rini.

Bagi Rini, mudik tahun ini terasa istimewa setelah dua tahun tak bisa pulang kampung akibat pandemi Covid-19. Ia tak sabar untuk bertemu kedua orang tuanya dan merayakan Lebaran bersama keluarga. “Sudah dua tahun tidak mudik, jadi rindu sekali dengan keluarga di kampung,” ujarnya.

Demi Mudik yang Riang

PT Pelni terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Pemeriksaan rutin dan penambahan alat keselamatan dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.

“Kami lakukan RAMCAP (Risk Analysis and Management for Critical Asset Protection) tiap tahun dan juga alat-alat keselamatan ditambah sesuai dengan kuota,” kata Iqbal.

Penambahan fasilitas ini dilakukan karena lonjakan pengguna kapal pada musim mudik tahun ini. Puncak arus mudik diprediksi terjadi mulai Jumat (5/4) hingga Minggu (7/4). Sebanyak 15 ribu tiket kapal Pelni telah ludes terjual untuk tujuan Batam-Belawan dan Batam-Jakarta.

“Sampai 7 April besok tiket yang sudah terjual mencapai 15 ribu lebih,” ujar Iqbal.

Jumlah pemudik tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023, yang tercatat sebanyak 12 ribu orang. Mayoritas pemudik tahun ini, yakni 11 ribu orang, memilih tujuan Belawan, Medan, dan sisanya menuju Tanjung Priok, Jakarta.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Pelni menambah satu kapal, yaitu KM Dorolonda, untuk membantu mengangkut pemudik.

“Kapal KM Dorolonda ini akan mulai berlayar besok Sabtu (6/4). Lalu KM kelud balik lagi ke sini (Batam) nanti bawa penumpang ke Belawan lagi tanggal 7 April 2024,” terang Iqbal.

Penjualan tiket diprediksi akan terus bertambah. Pelni masih membuka penjualan tiket nonseat yang bisa dibeli melalui aplikasi Pelni Mobile atau agen tiket resmi. “Bisa juga dibeli melalui Pelni Mobile,” kata Iqbal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN