PLN Batam Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat 23 SPKLU

SPKLU Batam
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN Batam di salah satu kawasan komersial di Batam. PLN Batam kini mengoperasikan 23 unit SPKLU yang tersebar di 20 titik pusat aktivitas masyarakat, sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik dan transisi energi bersih. Foto: PLN Batam

Infrastruktur pengisian kendaraan listrik ditempatkan di pusat perbelanjaan, hotel, dan fasilitas olahraga. Mendorong adopsi kendaraan listrik sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

INFO – PLN Batam mengoperasikan 23 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 20 titik kawasan komersial dan pusat aktivitas masyarakat di Batam. Infrastruktur ini menjadi bagian dari strategi mempercepat transisi energi bersih sekaligus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di kota itu.

Penempatan SPKLU di pusat keramaian bukan tanpa perhitungan. Selain memudahkan pengguna kendaraan listrik, kehadiran stasiun pengisian di lokasi strategis dinilai berpotensi menambah durasi kunjungan konsumen dan mendorong perputaran ekonomi di sekitarnya.

HBRL

Baca Juga: Era Kendaraan Listrik, Mengenal Fungsi SPKLU dan SPLU

“PLN Batam menegaskan bahwa kendaraan listrik bukan sekadar tren, melainkan bagian dari transformasi jangka panjang menuju kota yang lebih cerdas, bersih, dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, masyarakat diharapkan mulai beralih ke gaya hidup hijau,” ujar Manajer Humas PLN Batam Yoga Perdana Sulastama, Selasa (28/4/2026).

Menurut Yoga, penggunaan kendaraan listrik dinilai sebagai solusi transportasi masa depan yang mampu menekan emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, dan menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien dengan biaya operasional lebih rendah dibanding kendaraan konvensional.

SPKLU Batam
Grafis: PLN Batam

11 lokasi SPKLU yang telah beroperasi mencakup Kantor Korporat PLN Batam, Grand Batam Mall, Nagoya Thamrin City, Harbour Bay, Metro Showroom, Padang Golf Sukajadi, Aston Hotel and Residence Batam, Mega Mall Batam Centre, Kongkow Driving Range, Mall Botania 2, dan Kantor UB Disyah.

Kehadiran SPKLU di pusat perbelanjaan, hotel, dan fasilitas olahraga juga diyakini memicu aktivitas ekonomi baru, mulai dari sektor properti, pariwisata, hingga perdagangan ritel. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan listrik kawasan industri dan digital yang terus berkembang di Batam, termasuk dukungan pasokan untuk pengembangan pusat data milik DayOne.

Baca Juga: INFOGRAFIS: Mendorong Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Pembangunan SPKLU

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait