Mesin Tim Pemenangan Rudi-Rafiq Dipanaskan, Soerya Minta Kader Partai All Out

tim pemenangan rudi rafiq
(dari kiri-kanan) Aunur Rafiq, Soerya Respationo, Muhammad Rudi dan Irjen Polisi (Purn) Darmawan saat peresmian Rumah Pemenangan di kawasan Seipanas, 1 September. Foto: istimewa

BATAM (gokepri) – Tim Pemenangan Muhammad Rudi-Aunur Rafiq siap bekerja keras meraih suara terbanyak pada pemilihan gubernur Kepri 2024. Saat peresmian kantor pemenangan, Ketua Dewan Pengarah Soerya Respationo menegaskan pentingnya kerja sama seluruh relawan dan kader untuk mencapai kemenangan mutlak.

Dalam pidatonya, Soerya Respationo menekankan pentingnya kesatuan antara kata dan perbuatan. “Kita semua harus satu antara kata dan perbuatan. Wajib hukumnya untuk memenangkan Rudi-Rafiq,” tegasnya, Minggu 1 September 2024. Soerya juga mengingatkan seluruh kader dari partai pengusung dan pendukung untuk all out dalam meraih target suara di tiap daerah.

Soerya berharap pasangan Rudi-Rafiq bisa memperoleh persentase suara yang sangat memuaskan pada hari pemungutan 27 November 2024. “Begitu juga dengan seluruh anggota partai, termasuk anggota DPRD dari partai pengusung dan pendukung, wajib untuk memenangkan Pak Rudi dan Pak Rafiq,” tambahnya.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Kepri, Kamaluddin, menyatakan pihaknya akan segera menggelar rapat konsolidasi internal untuk mendukung pemenangan Rudi-Rafiq.

“Insyaallah, rakorwil ini akan terselenggara dalam waktu dekat. Kami juga akan menyelenggarakan rapat kerja untuk menindaklanjuti strategi pemenangan bagi Pak Rudi dan Pak Rafiq,” ungkap Kamaluddin.

Baca: Kans Rudi-Aunur Dikepung Poros Golkar-Gerindra

tim pemenangan rudi-rafiq
Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo. Foto: istimewa

Kamaluddin optimistis kemenangan mutlak untuk Rudi-Rafiq dapat tercapai jika seluruh elemen partai dan relawan bekerja keras dan bahu-membahu.

“Kerja-kerja besar telah menanti seluruh relawan dan loyalis. Kita semua sudah merasakan kepemimpinan Pak Rudi dan Pak Rafiq di Batam dan Karimun. Ini saatnya kita mengantarkan keduanya untuk duduk sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri,” pungkasnya.

Rudi vs Ansar

Diberitakan, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq yang diusung Nasdem-PDIP dan tiga parpol dalam pilkada Kepri resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum, Rabu 28 Agustus 2024. Kendati jumlah parpol pengusung lebih sedikit, Rudi optimistis memenangi pilkada 2024.

“Kami telah mengantongi hasil survei. Jadi, jangan khawatir. Walaupun jumlah partai pendukung kita lebih sedikit, tetapi dukungan rakyat berada di pihak kita. Survei menunjukkan bahwa kami unggul dibandingkan pasangan lain,” ujar Rudi.

Gabungan parpol pengusung Rudi-Rafiq memiliki 346.525 atau sekitar 31,8 persen suara hasil pileg 2024. Nasdem 149.781 suara (13,8 persen), PDIP 114.482 (10,8 persen), PSI 34.994 (3,2 persen), Hanura 34.894 (3,2 persen), Buruh 10.590 (0,9 persen) dan PKN 1.784 (0,1 persen). PSI dan Hanura masing-masing punya satu kursi. PDIP 4 kursi dan Nasdem 7 kursi di DPRD Kepri.

Rudi-Aunur berhadapan dengan partai koalisi gemuk pengusung petahana Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura. Paslon ini diusung Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo. Total kursi pengusung Ansar-Nyanyang sebanyak 32 kursi. Partai Gelora dikabarkan bergabung ke koalisi ini.

Mayoritas partai DPRD Kepri mendukung Ansar-Nyanyang. Pada pileg 2024, ada 11 partai yang lolos parlemen atau peraih kursi DPRD Kepri.

Efek Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024 berdampak pula ke peta koalisi di pilgub Kepri. PKS yang sempat mendukung Rudi-Aunur, putar haluan ke Ansar-Nyanyang karena DPP PKS bergabung ke pemerintahan yang digalang partai pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Rudi adalah salah satu tokoh politik paling kuat di Kepri. Selain sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri, ia menjabat Walikota Batam sejak 2016. Lima tahun terakhir ia menjabat Kepala BP Batam ex officio. Sejak 2019, Rudi berhasil mengakhiri dualisme pemerintahan di Batam antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang tidak mampu dilakukan para pendahulunya sejak 2001.

Karier politik Rudi dimulai sejak ia menjabat anggota DPRD Batam pada 2009-2010. Setahun kemudian ia bertarung di pemilihan walikota sebagai wakil dari Ahmad Dahlan. Aunur adalah Bupati Karimun dua periode dan Ketua DPD Golkar Karimun. Aunur kemungkinan hengkang dari Golkar karena berbeda jalan politik dengan partainya yang mengusung Ansar.

Sedang Ansar Ahmad sekarang menjabat Gubernur Kepri. Ia meraih kemenangan pada Pilkada 2020 dengan menggandeng istri Rudi, Marlin Agustina, sebagai wakil gubernur. Mereka mengalahkan Gubernur Kepri 2020-2021 Isdianto dan Wakil Gubernur Kepri 2010-2015 Soerya Respationo.

Lekat dengan Golkar, Ansar adalah tokoh senior politik di Kepri. Ia memiliki basis pendukung yang kuat karena pernah menjabat Bupati Bintan 2005-2015. Ia juga pernah duduk sebagai anggota Komisi V DPR pada 2019-2020 dengan perolehan suara terbanyak di dapil Kepri.

Baca: KEKAYAAN PASLON: Muhammad Rudi Calon Terkaya, Harta Ansar Rp8,7 Miliar

Ketika 2019, Pilgub Kepri ada tiga poros. yaitu Ansar-Marlin, Isdianto-Suryani dan Surya Respationo-Iman Sutiawan. Ansar-Marlin menang 39,7 persen. Poros Nasdem-Golkar yang menang pilkada 2019 akan berpisah dan berhadapan.

Pemilihan gubernur Kepulauan Riau pada Pilkada 2024 akan menjadi laga puncak politik Ansar Ahmad dan Muhammad Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait