TANJUNGPINANG (gokepri) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno optimistis ajang Tanjungpinang Fest 2024 di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memikat wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut.
“Apalagi Jalan Merdeka sejak zaman dahulu memang jadi pusat ekonomi di Tanjungpinang, sehingga amat layak dieksplorasi jadi daya tarik wisata,” kata Sandiaga saat membuka Tanjungpinang Fest 2024, Minggu malam (4/8).
Baca: Tanjungpinang Fest 2024 Digelar 5-11 Agustus, Angkat Akulturasi Seni Budaya
Sandiaga mengatakan Tanjungpinang Fest masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf 2024 karena memadukan konten dan narasi menarik, kemudian menampilkan kesenian dan budaya khas Melayu, hingga merepresentasikan perjalanan wisata serta peluang ekonomi kreatif.
Ia optimistis kegiatan tersebut dapat meningkatkan pergerakan kunjungan wisatawan Nusantara yang ditargetkan pemerintah sebesar 1,5 miliar, serta menarik tiga juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri pada 2024.
Pihaknya juga terus melakukan terobosan, terutama dalam menciptakan 4,8 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami turut mengajak semua elemen pemerintah dan masyarakat agar berinovasi, beradaptasi berkolaborasi agar Kepri jadi provinsi terdepan, khususnya untuk urusan pariwisata,” ucap Sandiaga.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan acara Tanjungpinang Fest 2024 merupakan ketiga kalinya digelar di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang, atau sejak 2022. Ia pun mengapresiasi kegiatan tersebut masuk ke dalam KEN 2024 Kemenparekraf.
Menurutnya, agenda itu menjadi salah satu bagian upaya pemerintah daerah memperkaya berbagai ajang budaya dan pariwisata di Kepri dalam usaha meningkatkan angka kunjungan wisman.
“Kita berkomitmen menjadikan Kepri tak hanya tiga besar destinasi kunjungan wisman di Indonesia, tapi ke depan jadi provinsi kedua setelah Bali,” ujarnya dalam sambutannya.
Ansar melanjutkan agenda seperti itu terus dikembangkan bahkan pada 2025 sejumlah agenda besar budaya dan pariwisata akan lebih banyak digelar di Tanjungpinang.
“Semua daerah harus memiliki sektor wisata andalan agar pariwisata Kepri selalu unggul dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi inisiator Tanjung Fest karena mampu menggeliatkan sektor ekonomi melalui penyelenggaraan bazar UMKM berbagai produk ekonomi kreatif khas daerah tersebut.
Selain itu, acara turut dimeriahkan dengan penampilan hiburan artis lokal dan Jakarta, hingga pertunjukan seni dan budaya yang berlangsung sampai 11 Agustus 2024.
Kemeriahan Tanjungpinang Fest
Untuk diketahui, Agenda pariwisata Tanjungpinang Fest 2024 kembali dihelat dengan ragam hiburan dan budaya. Acara yang akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 5 hingga 11 Agustus mendatang, ini akan menyulap kawasan Kota Lama, tepatnya di Jalan Merdeka dan Teuku Umar, menjadi panggung perpaduan seni, budaya, dan kreativitas.

Sebagai salah satu dari 70 event Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024, Tanjungpinang Fest menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia. Selain Tanjungpinang, Kepulauan Riau juga akan diramaikan oleh Wonderfood Art Ramadan dan Kenduri Seni Melayu di Batam, serta Padang Melang International Folklore di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Acara pembukaan Tanjungpinang Fest 2024 dijadwalkan berlangsung meriah. Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, akan membuka bazar yang menjadi pembuka rangkaian acara. Malam harinya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan sejumlah pejabat lainnya, akan meresmikan festival ini.
Sejumlah musisi ternama ibu kota siap menghibur pengunjung. Souljah Band, Robi Anima Band, Rudi Caffein Band, AXL Ramanda, Anna Zanet, Candil, dan Bedu akan memeriahkan panggung utama. Bedu, komedian kondang, akan bertindak sebagai pembawa acara pembukaan.
Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat menikmati beragam aktivitas menarik lainnya. Bazar UMKM akan menampilkan produk-produk lokal yang beragam.
Bagi generasi muda, panitia telah menyiapkan beragam lomba kreatif seperti fashion show, modern dance, kompetisi e-sport mobile legends, hingga lomba foto dan video. Bahkan, pada malam kelima, akan digelar Kongres Kopi se-Nusantara.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Guntur Sakti, mengungkapkan bahwa tema “Dari Kenangan Menjadi Kenyataan” dipilih untuk menghidupkan kembali nostalgia Kota Lama.
“Kami ingin mengangkat Kota Lama sebagai suatu kenangan yang menjadi kenyataan. Supaya masyarakat dan generasi muda sekarang mengingat bahwa Kota Lama di Jalan Merdeka dulunya tersohor sebagai pusat peradaban dan perekonomian, menjadi tempat orang-orang duduk dan berunding di kedai kopi legendaris yang ada di sana,” ungkapnya, Kamis (25/7/2024).
Melalui event ini, Guntur berharap dapat mencapai tujuan utama dalam mendukung dan menggairahkan UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, menyediakan wadah ekspresi bagi para pelaku seni, budaya, dan kreativitas; serta meningkatkan pendapatan masyarakat di kota Tanjungpinang.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan Tanjungpinang Fest 2024 di Kota Lama,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti Fedro, ANTARA









