TANJUNGPINANG (gokepri) – Agenda pariwisata Tanjungpinang Fest 2024 kembali dihelat dengan ragam hiburan dan budaya. Acara yang akan berlangsung selama sepekan penuh, mulai 5 hingga 11 Agustus mendatang, ini akan menyulap kawasan Kota Lama, tepatnya di Jalan Merdeka dan Teuku Umar, menjadi panggung perpaduan seni, budaya, dan kreativitas.
Sebagai salah satu dari 70 event Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024, Tanjungpinang Fest menjadi representasi kekayaan budaya Indonesia. Selain Tanjungpinang, Kepulauan Riau juga akan diramaikan oleh Wonderfood Art Ramadan dan Kenduri Seni Melayu di Batam, serta Padang Melang International Folklore di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Baca: Tanjungpinang Fest 2023 Masuk dalam Kharisma Event Nusantara
Acara pembukaan Tanjungpinang Fest 2024 dijadwalkan berlangsung meriah. Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, akan membuka bazar yang menjadi pembuka rangkaian acara. Malam harinya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan sejumlah pejabat lainnya, akan meresmikan festival ini.
Sejumlah musisi ternama ibu kota siap menghibur pengunjung. Souljah Band, Robi Anima Band, Rudi Caffein Band, AXL Ramanda, Anna Zanet, Candil, dan Bedu akan memeriahkan panggung utama. Bedu, komedian kondang, akan bertindak sebagai pembawa acara pembukaan.
Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat menikmati beragam aktivitas menarik lainnya. Bazar UMKM akan menampilkan produk-produk lokal yang beragam.
Gebyar Melayu Pesisir Bank Indonesia akan menyajikan perpaduan budaya Melayu yang kaya. Tak ketinggalan, berbagai pertunjukan seni seperti barongsai, kuda kepang, Makyong, dan Bangsawan akan memanjakan mata penonton.
Bagi generasi muda, panitia telah menyiapkan beragam lomba kreatif seperti fashion show, modern dance, kompetisi e-sport mobile legends, hingga lomba foto dan video. Bahkan, pada malam kelima, akan digelar Kongres Kopi se-Nusantara.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Guntur Sakti, mengungkapkan bahwa tema “Dari Kenangan Menjadi Kenyataan” dipilih untuk menghidupkan kembali nostalgia Kota Lama.

“Kami ingin mengangkat Kota Lama sebagai suatu kenangan yang menjadi kenyataan. Supaya masyarakat dan generasi muda sekarang mengingat bahwa Kota Lama di Jalan Merdeka dulunya tersohor sebagai pusat peradaban dan perekonomian, menjadi tempat orang-orang duduk dan berunding di kedai kopi legendaris yang ada di sana,” ungkapnya, Kamis (25/7/2024).
Melalui event ini, Guntur berharap dapat mencapai tujuan utama dalam mendukung dan menggairahkan UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, menyediakan wadah ekspresi bagi para pelaku seni, budaya, dan kreativitas; serta meningkatkan pendapatan masyarakat di kota Tanjungpinang.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan Tanjungpinang Fest 2024 di Kota Lama,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









