BATAM (gokepri) – Ekspedisi Rupiah Berdaulat kembali menyapa masyarakat Indonesia di wilayah terluar. Tahun ini di Kepulauan Riau, Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut mengunjungi banyak pulau terdepan, terluar dan tertinggal. Menghadirkan layanan penyediaan uang rupiah layak edar melalui kas keliling.
Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau bersama TNI Angkatan Laut menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat dengan menggunakan kapal KRI Kerambit (627). Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Kepulauan Riau.
Baca: Bank Indonesia Jaga Kedaulatan RI Lewat Rupiah
Kepala BI Kepri, Suryono, mengatakan, ekspedisi ini akan menyasar pulau-pulau seperti Tarempa, Midai, Subi Baru, Tambelan, dan Singkep. Pulau itu berada di Anambas, Natuna dan Lingga.
“Kami ingin memastikan ketersediaan uang yang cukup dan layak edar di pulau-pulau di Kepri. Ini adalah bagian dari 18 ekspedisi yang dilakukan di seluruh Indonesia setiap tahunnya,” ujar Suryono saat pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Batuampar, Batam, Sabtu (20/7/2024).

BI membawa uang tunai dengan berbagai pecahan senilai Rp12,5 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah 3T. Suryono menekankan pentingnya menjaga dominasi rupiah di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. “Kita harus aktif mensosialisasikan rupiah agar masyarakat tidak bertransaksi menggunakan mata uang asing,” tegasnya.
Untuk memudahkan penukaran uang, BI akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bertepatan dengan hari besar keagamaan. “Saat menjelang hari raya, perputaran uang akan meningkat, sehingga peran BI sangat penting,” tambah Suryono.

Sementara itu, Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, menyambut baik sinergi antara TNI dan BI dalam menjaga kedaulatan negara. “Ini membuktikan bahwa menjaga kedaulatan bukan hanya tugas TNI, tetapi juga melibatkan berbagai instansi,” ujarnya.
Pihaknya telah menyiapkan 10 personel untuk mendukung kegiatan layanan kas keliling ini. “Kami akan menempuh jarak sekitar 1.300 mil dan memastikan keamanan selama perjalanan,” kata Tjatur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti Fedro







