Budi Daya Rumput Laut di Kepri Ditingkatkan untuk Pasok Pasar Internasional

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Said Sudrajat. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang(gokepri) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri mencatat terdapat sejumlah titik potensial pembudidayaan rumput laut di wilayah Kepri. Salah satunya di kawasan Rempang, Galang, Batam.

Kepala Dinas DKP Kepri, Said Sudrajad mengatakan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi dalam peningkatan nilai tambah komoditas rumput laut melalui hilirisasi.

Kontribusi produksi rumput laut jenis sargassum (rengkam) cukup besar dan terus meningkat di Kepri. Menurutnya, hal tersebut harus dimanfaatkan.

Baca Juga: Ekspor Rumput Laut dari Batam Naik 500 Persen, Paling Banyak Dikirim ke China

“Tahun 2022 produksi mencapai 10.667 ton,” kata dia belum lama ini.

Ia menjelaskan, produksi rumput laut di Kepulauan Riau saat ini mengalami peningkatan walaupun belum signifikan. Dinas Kelautan Kepri tengah berupaya meningkatkan kualitas budi daya rumput laut yang dihasilkan nelayan pesisir.

“Kami beri nama Formulasi 1. Sehingga bibitnya unggul dan banyak keturunan, kami juga akan berkolaborasi dengan BPBD Batam dan Lembaga Pengembangan Bibit Kelautan dan Perikanan,” kata dia.

Dalam upaya pengembangan industri rumput laut DKP Kepri memprioritaskan sub sektor dalam prioritas investasi melalui perusahaan PT Lang Laut Tuah Kepri.

PT Lang Laut Kepri melakukan diversifikasi produk olah rumput laut. Hasil olahan tersebut nantinya akan diekspor ke berbagai negara seperti China dan Singapura.

“DKP juga terus mendorong terbentuknya kawasan produksi baru, sehingga dapat menciptakan jaminan ketersediaan suplai bahan baku untuk industri,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait