KARIMUN (gokepri.com) – Kafilah Batam mengusung tema Kota Baru dalam pawai taaruf yang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) X tingkat Provinsi Kepri di Karimun, Selasa 9 Mei 2023.
Rombongan kafilah Batam yang ikut pawai sebanyak 400-an orang. Ketua Kafilah Batam, Yusfa Hendri mengatakan dalam pawai taaruf tersebut kafilah Batam tampil meriah dan atraktif.
Dari barisan Kafilah Batam, diikuti rombongan pembawa spanduk, barisan pembawa bendera dan bunga manggar, diikuti rombongan pimpinan kafilah.
Di belakangnya, diikuti para dara berpakaian adat Melayu, dan ibu-ibu berpakaian tudung manto.
“Ini wujud Batam terus melestarikan budaya Melayu di Kepri,” kata Yusfa.
Tak hanya itu, dalam barisan Kafilah Batam itu juga diikuti anak-anak sekolah dengan aneka pakaian seperti silat hingga adat.
“Kemeriahan barisan Kafilah Batam ditambah drumband dari BBDC (Bahana Barelang Drum Corps) yang beraktraksi dengan drumband di depan panggung utama,” ujar Yusfa.
Tak hanya itu, kemeriahan kafilah Batam ditambah dengan kendaraan hias dengan menampilkan masjid tanjak yang dibangun Wali Kota Batam yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi.
“Selain pawai taaruf, kami masih memiliki agenda pembukaan bazar, untuk stand Batam di nomor 7 sebagai penutup kabupaten dan kota yang menampilkam Perkembangan Kota Batam,” katanya.
Sebelumnya, Kafilah STQH X Kepri asal Batam sudah tiba di Kabupaten Karimun pada Senin 8 Mei 2023.
“Batam menargetkan juara umum di ajang STQH X Kepri,” tegas Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
Rudi menegaskan, Batam sudah menyiapkan peserta terbaik dan dibekali pelatihan maksimal dalam STQH Kepri tahun ini.
Dengan usaha itu, ia optimistis Batam bisa membawa pulang piala bergilir STQH Kepri.
“Persiapan sudah matang, peserta sudah berangkat, tunjukkan penampilan terbaik dan semoga juara,” pesan Rudi.
Baca Juga: Lepas Kafilah STQH, Rahma Beri Pesan Penting Terkait Penampilan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









