PDIP Gagalkan Calon Tunggal di Pilkada Bintan

Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan Alias Wello - Dalmasri Syam menjelang keberangkatan menuju KPU Bintan, Jumat (11/9/2020).

Bintan (gokepri.com) – Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) akhirnya mengalihkan dukungannya di Pilkada Bintan kepada bakal pasangan calon (paslon) Alias Wello-Dalmasri Syam. Upaya bakal paslon Apri Sujadi-Roby Kurniawan menjadi calon tunggal atau melawan kotak kosong pun gagal.

Dukungan PDIP untuk Alias Wello-Dalmasri itu diberikan di masa perpanjangan pendaftaran bakal paslon oleh KPU Kabupaten Bintan, Jumat (11/9/2020) siang. Partai Nasdem yang sebelumnya sendiri, kini punya kawan koalisi. Gabungan kedua partai ini memiliki 6 dari 25 kursi DPRD Bintan atau sekira 24 persen, terdiri dari Partai Nasdem 4 kursi dan PDIP 2 kursi.

Pantauan gokepri.com, beberapa pengurus teras PDIP dan Nasdem sudah berkumpul di Pasar Tani Toapaya, bersiap mendaftar ke KPU Bintan. Terlihat Sekretaris PDIP Kepri Lis Darmansyah, Ketua Partai Nasdem Bintan Khazalik, Bakal Calon Bupati Bintan Alias Wello, dan Bakal Calon Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam.

HBRL

Lis menjelaskan bahwa keputusan PDIP untuk mendukung AWe-Dalmasri merupakan aspirasi arus bawah. Surat rekomendasi dukungan untuk AWe-Dalmasri sekaligus mencabut dukungan sebelumnya untuk Apri-Roby.

“Tanggal 9 keluarnya,” ujar Lis.

PDIP, kata Lis, ingin bertemu langsung dengan Apri untuk menjelaskan ihwal perubahan dukungan PDIP di Pilkada Bintan. Namun, saat ini Apri sedang berada di luar daerah.

“Saya rasa beliau sudah sangat dewasa dalam dunia politik, beliau figur yang luar biasa dalam menyikapi dinamika politik yang terjadi saat ini,” ujar Lis.

Sebelumnya, Apri-Roby diprediksi menjadi calon tunggal setelah memborong mayoritas dukungan parpol pemilik kursi DPRD Bintan. Dari 7 parpol DPRD Bintan, 6 di antaranya sepakat untuk mengusung Apri-Roby di Pilkada Bintan 2020.

Keenam parpol pengusung Apri-Roby adalah Demokrat dengan 8 kursi, Golkar 6 kursi, PKS 3 kursi, PDIP 2 kursi, Hanura dan PAN masing-masing 1 kursi. Total 21 dari 25 kursi DPRD Bintan atau sekira 84 persen. Dengan berubahnya dukungan PDIP, jumlah kursi pengusung Apri-Roby pun berkurang 2 menjadi 19 kursi atau sekira 76 persen. (wan)

Baca Juga Topik Politik Lain:

Pos terkait