Dari Sepeda hingga Maraton, Bintan Genjot Pariwisata Lewat Sport Tourism

Mandiri Bintan Marathon 2024
Foto: Bintan Resorts

BINTAN (gokepri) – Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tumbuh 60 persen pada Januari–Februari 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu, dari 25.000 menjadi 40.000 kunjungan. Tren positif itu menjadi modal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bintan mengejar target 300.000 wisatawan asing sepanjang 2026, naik dari realisasi 253.000 orang pada 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat lonjakan wisatawan domestik sebesar 80 persen pada periode yang sama, dari 103.000 menjadi 183.000 kunjungan. Disbudpar menilai tren awal tahun ini menjadi sinyal positif prospek pariwisata Bintan untuk keseluruhan 2026.

“Kami terus menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu sumber andalan pendapatan asli daerah Kabupaten Bintan,” ujar Sekretaris Disbudpar Kabupaten Bintan Sattridha Novfykar, Senin (21/4/2026).

HBRL

Baca Juga: MANDIRI BINTAN MARATHON: Bukti Keberhasilan Sport Tourism di Kepri

Untuk mendorong kunjungan wisatawan asing, Bintan mengandalkan serangkaian agenda sport tourism berskala internasional. Tiga ajang utama yang dijadwalkan tahun ini adalah OCBC Singapore Championship pada Juni 2026 yang diikuti pesepeda dari Singapura, Tour de Bintan pada Agustus 2026, dan Bintan Marathon pada November 2026. Ketiga kegiatan itu diperkirakan menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga belasan negara di Asia dan Eropa.

Selain wisata olahraga, Disbudpar juga mengembangkan wisata budaya lokal, alam, dan kuliner sebagai daya tarik pendukung. Sejumlah agenda wisata lain masih dalam tahap perencanaan.

Di balik tren positif itu, Sattridha mengakui sejumlah hambatan struktural yang menghambat pertumbuhan pariwisata Bintan. Bintan belum memiliki jalur penerbangan langsung dari luar negeri, serta masih kekurangan pelabuhan dengan rute langsung ke pulau ini. Sattridha juga mendorong pembebasan biaya Visa on Arrival (VOA) bagi wisatawan dari sejumlah negara untuk meningkatkan daya saing destinasi.

“Kondisi ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat,” kata Sattridha. ANTARA

Baca Juga: Mandiri Bintan Marathon 2024 Siap Gaet Ribuan Pelari, Disuguhi Keindahan Alam Lagoi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait