Sekolah di Batam PTM 100 Persen Mulai Senin 10 Januari

Batam PTM 100 persen
Suasana belajar-mengajar di salah satu SMP negeri di Batam. (foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Sekolah di Batam akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen mulai Senin 10 Januari 2022.

Keputusan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan mengacu Surat Keputusan Bersama empat menteri.

“Sebenarnya besok cuma (waktunya) tanggung, jadi Senin (10 Januari). Hal ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tetbaru,” kata Hendri Arulan saat dihubungi, Kamis 6 Desember 2022.

HBRL

Ia menjelaskan SKB 4 menteri terbaru menyatakan bahwa daerah dengan PPKM level 1 dan 2 diperbolehkan menggelar belajar tatap muka 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini Batam masuk level 2 dan diperbolehkan. Agar nanti PTM bisa berjalan dengan lancar,” kata dia.

PTM 100 persen ini, lanjut Kadisdik, siswa hanya menghabiskan waktu belajar di sekolah selama enam jam pelajaran. Untuk satu jam pelajaran itu 40 menit. Dengan alokasi waktu belajar di sekolah selama 240 menit.

“Jadi sekitar 4 jam mereka berada di sekolah. Kalau saat ini mereka masuk pukul 07.00 dan pulang pukul 10.00 WIB. Nanti akan diperpanjang waktu belajar di sekolah. Sekarang belajar kan masih dibagi per sif karena pembatasan kapasitas,” jelasnya.

Ia menyebutkan sudah melakukan rapat bersama pengawas sekolah terkait persiapan PTM 100 persen ini. Sekolah yang ada di Kota Batam, dijelaskannya, jika ada klaster baru di sekolah ketentuannya sudah ada di SKB 4 Menteri.

“Nanti sekolah itu saja yang ditutup. Sudah ada di SKB empat menteri,” kata dia.

Kadisdik menegaskan sekolah di Batam sudah siap menjalankan PTM secara 100 persen dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Nanti akan ada yang turun untuk memastikan ini. Saya minta sekolah benar-benar tidak abai soal protkes ini. Batam masih level 2 dan diharapkan kondisi ini tidak membuat kekhawatiran terkait pembukaan sekolah 100 persen ini,” bebernya.

Hendri menambahkan peran orangtua dan guru sangat dibutuhkan untuk saat ini. Ia meminta siswa tetap menggunakan masker, membawa bekal dari rumah, menjaga kebersihan dan rajin mencuci tangan.

“Guru harus mengawasi betul soal ini. Jangan abai dan lalai soal protkes. Karena semua sudah ingin kembali ke sekolah, dan pembelajaran bisa seperti dulu lagi,” ujarnya.

Rizal salah satu guru di Batam, mengatakan sangat mendukung PTM 100 persen. Saat ini kata dia pihak guru sangat kesulitan dalam mengatur sif pelajaran.

“Alhamdulillah sudah 100 persen. Bagus lah seperti ini. Kami guru kesulitan juga. Siswa enak pulang cepat, kan gitu,” katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Semangat PTM, SMPN 42 Batam Gelar Kreativitas Siswa

Penulis: Engesti

Pos terkait