Batam (gokepri.com) – Batam masih rawan menjadi pintu masuk barang elektronik ilegal. iPhone 13 belum didistribusikan resmi di Indonesia, tapi lebih dulu beredar di kota ini. Dianggap merugikan negara.
“Kalau masuknya resmi tidak jadi masalah. Yang jadi masalah ini kan masuk tidak resmi, keluar tidak resmi,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, Jumat (15/10).
Pandangan Utusan itu merespons beredarnya produk terbaru Apple, iPhone 13 di Batam. Ponsel pintar ini belum resmi masuk Indonesia tapi sudah dijual di pusat perbelanjaan gadget, Nagoya.
Utusan meragukan produk iPhone 13 yang dijual di Batam masuk secara legal atau memenuhi peraturan perundangan gadget jika melihat Apple belum resmi mengumumkan distribusinya di Indonesia sampai hari ini.
“Penyelundupan barang ilegal di Batam merugikan negara,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.
Politikus partai Hanura itu mengatakan otoritas pabean Bea dan Cukai wajib mengawasi masuknya barang ilegal dari luar negeri ke Batam.
“Kawan-kawan bea cukai ya tentu harus melakukan penertiban dan pemantauan,” sambung dia.
Meski Batam adalah daerah perbatasan dan mendapat keistimewaan dengan status perdagangan bebas dan kemudahan pemasukan barang, celah penyelundupan juga harus dipersempit dengan tidak merugikan negara.
“Tidak hanya ponsel, yang lainnya juga. Bea cukai harus lebih ketat melakukan pengawasan dan penertiban walaupun SDM dan alat-alat terbatas itu bukan jadi alasan,” katanya.
Utusan menambahkan selain melakukan pengawasan dan penertiban oleh otoritas kepabeanan, pemerintah juga perlu tegas dalam memberikan izin serta mengimbau para pengusaha agar patuh terhadap hukum.
“Ini kan persoalan yang mudah. Koordinasi tingkat instansi juga harus dijaga kalau untuk kebaikan komunikasi dan kordinasi harus dimaksimalkan,” katanya.
iPhone 13 Beredar di Batam
Warga Batam sudah bisa memiliki Iphone 13. Belum didistribusikan secara resmi di Indonesia, ponsel keluaran terbaru Apple sudah beredar di kota perdagangan bebas ini.
Dari pantauan gokepri.com, iPhone 13 sudah dipajang di pusat perbelanjaan yang khusus menjual gadget seperti Lucky Plaza, Nagoya dan Plaza Avava lantai dasar. Tapi tidak semua penjual memajang iPhone 13 di etalase. Ada yang harus memesan dulu. Tak hanya di toko, iPhone 13 juga dijual di situs belanja online seperti marketplace Facebook.
Penjual tidak secara terang-terangan menjual produk terbaru Apple tersebut. Iwan, salah satu penjual ponsel di kawasan Jodoh menjual ponsel iPhone 13 jika hanya ada yang memesan.
“Barang sudah ada tapi itu sistem PO (purchase order) jadi belum semua konter ready tapi kalau abang mau, kami ambilkan,” kata Iwan di lokasi, Rabu (13/8).
Di lokasi berbeda, tepatnya di Lucky Plaza Nagoya, seri terbaru Appel tersebut tampak sudah terpanjang di etalase walaupun hanya beberapa unit.
Salah satu penjual yang menolak namanya ditulis, membenarkan bahwa iPhone 13 sudah dijual di tokonya. “Ia, barang baru masuk,” katanya singkat.
Masuknya produk terbaru iPhone ke Batam seperti iPhone 13 bukan barang sekali dua kali. Setiap Apple merilis ponsel keluaran terbaru yang biasanya setiap bulan September, tak lama selang ponselnya beredar di Batam.
Situs Resmi Apple Indonesia
Di situs resmi Apple Indonesia, semua varian iPhone 13 sudah dipajang. Informasinya lengkap dengan spesifikasi dan fitur-fitur utama yang dibawa.
Selain keluarga iPhone 13, arloji pintar Apple Watch Series 7, iPad Mini 6, iPad 9 juga muncul di halaman tersebut.
“Kekuatan super baru di tangan Anda,” tertulis di halaman tersebut.
Unggahan di situs resmi Apple Indonesia ini memuat ringkasan spesifikasi teknis dari iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro, iPhone 13 Pro Max, sekaligus iPad Mini 6 dan iPad 9. Di samping itu, ada pula postingan yang secara khusus menjelaskan ringkasan fitur dari Apple Watch Series 7.
Kendati sudah dipajang lengkap dengan informasi soal spesifikasi teknisnya, Apple Indonesia sendiri masih merahasiakan harga dan juga tanggal peluncuran lini iPhone 13, Apple Watch Series 7, iPad Mini 6, dan iPad 9 di Tanah Air. Di halaman itu hanya tertulis “cek kembali untuk informasi ketersediaan”.
Kehadiran lini iPhone 13 di Indonesia sebelumnya sudah terendus oleh KompasTekno sejak akhir September lalu. Sebab, keempat model iPhone 13 sudah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sertifikat TKDN iPhone 13 muncul di situs resmi Kemenperin, dengan nomor sertifikat 10422/SJ-IND.8/TKDN/9/2021, dan dikeluarkan pada 30 September 2021.
Pada kolom merek dan tipe, terdapat empat ponsel yang masing-masing telah mengantongi nilai TKDN 30 persen. Adapun keempat tipe tersebut terdiri dari iPhone model A2628 (iPhone 13), iPhone model A2633 (iPhone 13 Mini), iPhone model A2638 (iPhone 13 Pro), dan iPhone model A2643 (iPhone 13 Pro Max).
Lalu menyusul pada awal Oktober ini, KompasTekno juga menemukan bahwa Apple Watch Series 7, iPad Mini 6, dan iPad 9 juga kompak sudah mendapatkan sertifikat TKDN. Ada dua sertifikat yang terdaftar pada tanggal 30 September 2021 dan diajukan oleh PT Apple Indonesia.
Jika sertifikat tersebut diterbitkan pada September ini, kemungkinan, jajaran iPhone 13 bakal masuk Indonesia pada akhir tahun, sekitar November atau Desember. Berdasarkan penjualan iPhone di Indonesia di tahun-tahun sebelumnya, pemesanan hingga penjualan perdana iPhone diprediksi baru akan berlangsung di pekan pertama hingga kedua bulan Desember.
Tentu perlu diingat, prediksi ini baru perkiraan berdasarkan jadwal penjualan seri iPhone dalam beberapa tahun ke belakang di Indonesia. Pihak Apple Indonesia sendiri juga belum mengungkap jadwal penjualan resmi berbagai lini produk terbarunya di Indonesia. Informasi resmi biasanya baru akan diumumkan oleh distributor resmi Apple di Indonesia, seperti iBox (Erajaya Group) dan Digimap (MAP Group). (Engesti)
|Baca Juga Topik ‘iPhone 13’







