Belum Rilis di Indonesia, iPhone 13 Sudah Beredar di Batam

iPhone 13 Batam
iPhone 13 sudah dijual di Batam. Foto diambil Rabu 13 Oktober 2021. (foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Warga Batam sudah bisa memiliki Iphone 13. Belum didistribusikan secara resmi di Indonesia, ponsel keluaran terbaru Apple sudah beredar di kota perdagangan bebas ini.

Dari pantauan gokepri.com, iPhone 13 sudah dipajang di pusat perbelanjaan yang khusus menjual gadget seperti Lucky Plaza, Nagoya dan Plaza Avava lantai dasar. Tapi tidak semua penjual memajang iPhone 13 di etalase. Ada yang harus memesan dulu. Tak hanya di toko, iPhone 13 juga dijual di situs belanja online seperti marketplace Facebook.

Penjual tidak secara terang-terangan menjual produk terbaru Apple tersebut. Iwan, salah satu penjual ponsel di kawasan Jodoh menjual ponsel iPhone 13 jika hanya ada yang memesan.

“Barang sudah ada tapi itu sistem PO (purchase order) jadi belum semua konter ready tapi kalau abang mau, kami ambilkan,” kata Iawan di lokasi, Rabu (13/8).

iPhone 13 Batam

Penjual enggan membeberkan dari mana asal barang tersebut. Mereka mengaku mendapatkan barang tersebut dari rekan kerjanya yang berada di luar Batam. “iPhone 13 sudah ada tapi Black Market (BM),” kata dia.

Ponsel tersebut dijual dengan harga berbeda-beda antar toko dan tergantung modelnya. Iphone 13 ProMax misalnya, dijual sampai Rp20 jutaan.

“Tidak semua toko sama sih, kalau yang IPhone 13 promax 128 itu sampai Rp20 juta,” kata dia.

Di lokasi berbeda, tepatnya di Lucky Plaza Nagoya, seri terbaru Appel tersebut tampak sudah terpanjang di etalase walaupun hanya beberapa unit.

Salah satu penjual yang menolak namanya ditulis, membenarkan bahwa iPhone 13 sudah dijual di tokonya. “Ia, barang baru masuk,” katanya singkat.

Masuknya produk terbaru iPhone ke Batam seperti iPhone 13 bukan barang sekali dua kali. Setiap Apple merilis ponsel keluaran terbaru yang biasanya setiap bulan September, tak lama selang ponselnya beredar di Batam.

Lolos Sertifikasi TKDN

Dalam perkembangannya, smartphone iPhone 13 telah mendapatkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Hal itu menunjukkan bahwa ponsel terbaru besutan Apple segera dirilis di pasar Indonesia.

“PT Apple Indonesia dengan nomor sertifikat 10422/SJ-IND.8/TKDN/9/2021 dengan jenis produk telepon selular,” tertulis di laman resmi Kemenperin yang diterbitkan, Kamis 30 September 2021.

Dalam sertifikasi itu, terdapat empat perangkat dengan nomor model yang berbeda, yakni A2628, A2633, A2638, dan A2643. Masing-masing nomor model tersebut diduga di antara iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro, dan iPhone 13 Pro Max.

Keempat perangkat tersebut disebutkan memiliki spesifikasi 4G LTE dengan nilai TKDN 30 persen. Nilai tersebut merupakan angka minimum bagi ponsel 4G agar bisa dipasarkan di Indonesia.

Namun, selain TKDN, ponsel yang ingin masuk di Indoesia juga harus mendapatkan sertifikasi POSTEL yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sertifikasi yang ini belum dikeluarkan.

Sementara, dari pihak distributor yang menjual perangkat resmi Apple, TAM atau PT Teletama Artha Mandiri—anak usaha Erajaya Group—belum memberikan pengumuman kapan perangkat baru itu akan dijual. Juga belum bisa memberikan komentar mengenai hal itu.

Smartphone dari raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat itu, dirilis secara global pada 14 September 2021, atau pada 15 September WIB. Di Amerika, model iPhone 13 dijual mulai dari US$ 829 (Rp 11,8 juta), iPhone 13 Mini US$ 729 (Rp 10,4 juta), iPhone 13 Pro mulai dari US$ 999 (Rp 14,2 juta), dan iPhone 13 Pro Max US$ 1.099 (Rp 15,6 juta). (Engesti)

|Baca Juga Topik ‘iPhone 13’:

BAGIKAN