Rehabilitasi Gedung PGRI, Pemprov Kepri Anggarkan Rp 3,5 Miliar

Gedung PGRI Kepri
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meninjau Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepri di Senggarang Tanjungpinang, Selasa (5/10/2021). Dalam rapat terbatas di Dompak, Gubernur Ansar mengegaskan Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar untuk rehabilitasi gedung tersebut. (foto: Humas Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan anggaran Rp3,5 miliar untuk rehabilitasi gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Senggaran, Tanjungpinang, dalam APBD 2022.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad saat menerima audiensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di ruang kerjanya di lantai 4, kantor Gubernur Dompak, Selasa (5/10) kemarin.

Menurut Ansar, keberadaan Gedung PGRI menyangkut kepentingan orang banyak, sehingga upayakan pada tahun 2022 Gedung PGRI tersebut mendapatkan anggaran hibah untuk merenovasi.

Ansar juga langsung mengajak pengurus PGRI beserta OPD terkait untuk meninjau ke lokasi di Senggarang guna memperhitungkan dan mencarikan jalan keluarnya.

Gubernur Ansar pun meminta kepala Dinas terkait untuk menyiapkan review DED nya serta Rencana Anggaran Bangunan (RAB) untuk diberikan kepada PGRI Provinsi Kepri untuk nantinya PGRI mengusulkan Proposal renovasi Gedung PGRI yang diperkirakan anggaran rehabnya Rp3,5 miliar.

“Jika Gedung PGRI bagus dapat dikelola dengan baik dan dapat menghasilkan untuk PGRI itu sendiri, karena Gedungnya lengkap fasilitasnya, Kita ingin anak-anak Kepri cerdas, jadi guru-gurunya juga harus diperhatikan,” kata Gubernur Ansar

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini Ansar juga banyak mendengarkan aspirasi para guru, serta saran dan masukan yang mampu mendorong untuk memperkuat PGRI dalam melanjutkan tugas-tugas pengabdian dan kiprahnya di dunia Pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau. (Can/Kominfo Kepri)

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kepri

|Baca Juga: APBDP Kepri Disahkan Sebesar Rp3,918 Triliun

 

 

Pos terkait