Batam (gokepri.com) – PT Indosat Tbk. (ISAT) mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi atau SKLO teknologi generasi kelima; 5G. Operator seluler tersebut memperkenalkan 5G di empat kota.
Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan izin kepada operator seluler Indosat Ooredoo untuk mengomersialisasi layanan 5G, menjadi layanan komersial kedua setelah Telkomsel.
“Hari ini Indosat juga telah berhasil menjadi operator telekomunikasi berikutnya yang mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi atau SKLO untuk komersialisasi layanan 5G,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam jumpa pers yang disiarkan virtual, Senin (14/6).
Surat Keterangan Laik Operasi untuk Indosat diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI), didasarkan pada pelaksanaan uji laik operasi (ULO) bertempat di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Jhonny mengatakan dengan diterbitkannya SKLO 5G tersebut menandakan bahwa seluruh sarana dan prasarana untuk penggelaran jaringan 5G yang telah selesai dibangun oleh Indosat secara teknis siap dioperasikan.
“Khususnya akan dilakukan pada pita frekuensi 1800 megahertz atau 1,8 gigahertz dengan lebar pita 20 megahertz dalam rentang 1837,5 megahertz sampai 1857,5 megahertz,” kata dia.
Layanan 5G diharapkan akan berkembang dalam waktu yang tidak terlalu lama dan akan terus diperluas berdasarkan pertumbuhan permintaan pasar di lokasi-lokasi lainnya.
Jhonny mengatakan selain di Pulau Jawa, penggunaan jaringan 5G juga akan diterapkan pada tempat-tempat yang menjadi prioritas utama destinasi wisata, di antaranya kawasan Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, dan Kupang.
“Selain itu akan ada lokasi industri manufaktur yang juga menerima jaringan 5G serta di lokasi ibu kota negara baru pada tahun 2024 mendatang,” ucap dia.
Jhonny berharap dengan adanya langkah awal implementasi teknologi 5G di Indonesia ini dapat semakin mewujudkan akses telekomunikasi yang lebih berkeadilan, menjembatani kesenjangan digital, meningkatkan kemampuan dan literasi masyarakat untuk menggunakan teknologi secara lebih adaptif.
“Tentunya juga turut mendorong penggunaan internet yang lebih produktif dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Jhonny.
5G di 4 Kota
Operator selular Indosat Ooredoo menyatakan bahwa tahap awal layanan 5G mereka akan tersedia di empat kota besar di Indonesia.
“Layanan 5G kami akan tersedia di Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar, dan akan diikuti oleh kesiapan ekosistem,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama dalam jumpa pers yang ditayangkan virtual, Senin.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan izin kepada Indosat Ooredoo untuk mengomersialisasi layanan 5G.
Surat Keterangan Laik Operasi untuk Indosat Ooredoo diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) didasarkan pada pelaksanaan uji laik operasi (ULO) bertempat di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Neama mengatakan hal tersebut menjadi pencapaian yang luar biasa bagi Indosat Ooredoo dan merupakan langkah maju yang penting dalam transformasi digital di Indonesia.
“Tapi pencapaian hari ini hanyalah sebuah permulaan. kami siap untuk memberdayakan evolusi 5G di seluruh negeri menuju masa depan yang memungkinkan 5G,” ucap Neama.
“Peluncuran 5G akan membantu kami menumbuhkan ekonomi digital di Indonesia dengan menyediakan konektivitas berkecepatan tinggi yang memastikan pengalaman digital terbaik bagi perusahaan dan konsumen,” tambah dia.
Dalam kesempatan tersebut, Neama turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate beserta jajaran yang terus mendukung Indosat Ooredoo dalam proses komersialisasi layanan 5G.
“Dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim, pemangku kepentingan, perusahaan, dan pelanggan kami, dan kami tidak sabar untuk secara resmi meluncurkan dan mempersembahkan kekuatan transformasi 5G ke Indonesia,” ucap Neama.
Dengan mengantongi izin SKLO, Indosat menjadi operator kedua yang menggelar teknologi 5G setelah Telkomsel pada tahun ini. Telkomsel meluncurkan layanan ini serentak di Surabaya, Makassar, Bandung, Batam dan Denpasar pada 27 Mei 2021. Sejauh ini, layanan itu bisa dinikmati di sembilan kota. Selain lima kota pertama, 5G Telkomsel hadir di Medan, Surakarta, Balikpapan dan Jakarta. (Can)
|Baca Juga: 5G Komersial Pertama di Indonesia








