KAMPAR (gokepri.com) – Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar dilanda kebakaran hebat.
“Benar telah terjadi kebakaran di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, tepatnya di gedung asrama santri. Untuk penanganannya dapat dipadamkan sekitar 3-4 jam dari kejadian kebakaran,” kata Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, Selasa (11/8/2026).
Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (10/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan gedung asrama pondok pesantren.
“Lokasi yang terbakar asrama, tidak ada korban jiwa karena saat peristiwa terjadi para santri tersebut sedang salat Isya di masjid,” imbuhnya.
Kapolres menjelaskan kebakaran tersebut awalnya diketahui oleh saksi seorang santri. Saksi yang saat itu habis melaksanakan salat Isya melihat api muncul di atap gedung asrama.
“Kemudian saksi 2 santri juga yang sedang berada di asrama, dia mengajak santri lainnya berlari dan memanggil warga untuk melakukan pemadaman dengan secara manual,” katanya.
Para santri dan warga kemudian berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari sumur bor terdekat. Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan gaung dan ember sambil menunggu mobil pemadam kebakaran.
Sebanyak 7 mobil damkar dari Kenegerian Ninik Mamak Lipat Kain, Dinas Damkar Kampar, dan perusahaan swasta di sekitar lokasi diturunkan memadamkan api. Puluhan personel, termasuk dari Polsek Kampar Kiri melakukan pemadaman.
“Pada pukul 00.00 WIB api sudah bisa dikendalikan,” ucapnya.
Kapolres mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ratusan santri pondok pesantren dilaporkan dalam kondisi lengkap.
“Korban jiwa nihil,” imbuhnya.
Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 3,04 miliar.
“Saat ini sejumlah barang bukti terkait kebakaran gedung asrama pesantren telah diamankan Polsek Kampar Kiri guna proses lebih lanjut,” pungkasnya. *
(sumber: detik.com)









