Anggaran Rp211 Miliar, Kepri Bangun Monumen Bahasa di Pulau Penyengat dan Poliklinik RSUD

Museum Bahasa Penyengat
Ilustrasi Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Sumber: Dinas PUPP Kepulauan Riau

Kedua proyek strategis berskema tahun jamak itu ditargetkan rampung pada 2027. Sebagian besar didanai dari pinjaman daerah senilai Rp 400 miliar.

TANJUNGPINANG (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggarap dua proyek strategis berskema tahun jamak pada 2026. Yakni pembangunan monumen tugu Bahasa Nasional beserta museum di Pulau Penyengat senilai Rp 101 miliar, dan pembangunan poliklinik rawat jalan RSUD Raja Ahmad Tabib senilai Rp 110 miliar. Kedua proyek ditargetkan rampung pada 2027.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri, Rodi Yantari, menjelaskan, sebagian besar pendanaan berasal dari pinjaman daerah sebesar Rp 400 miliar yang disetujui untuk tahun anggaran 2026.

HBRL

Baca Juga: Museum Bahasa, Upaya Pemprov Kepri Perkuat Pariwisata Sejarah Pulau Penyengat

Untuk proyek Pulau Penyengat, anggaran 2026 sebesar Rp 30,8 miliar telah dialokasikan tahun ini, dengan sisa Rp 70,2 miliar dijadwalkan pada 2027. Pulau Penyengat dikenal sebagai tempat lahirnya cikal bakal Bahasa Indonesia, sehingga proyek ini diharapkan memperkuat identitas kawasan cagar budaya tersebut.

“Pembangunan ini akan memperkuat identitas cagar budaya, sekaligus menjadi magnet baru bagi wisatawan dalam dan luar negeri ke Pulau Penyengat,” ujar Rodi, Rabu 22 April 2026.

Adapun untuk poliklinik rawat jalan RSUD Raja Ahmad Tabib, anggaran tahap pertama sebesar Rp 30,8 miliar dikucurkan pada 2026 dan dilanjutkan Rp 79,2 miliar pada 2027. Penambahan fasilitas ini didorong oleh tingginya kunjungan pasien yang telah mencapai 600 orang per hari.

“Tingkat kunjungan pasien RSUD Kepri terus meningkat hingga 600 orang per hari, sehingga penambahan fasilitas yang memadai mendesak demi kenyamanan pasien,” kata Rodi.

Di luar dua proyek strategis itu, Dinas PUPP Kepri juga menangani 30 paket pekerjaan infrastruktur yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Pekerjaan mencakup pemeliharaan jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi Masjid Raya Dompak, dan sejumlah gedung milik pemerintah daerah. ANTARA

Baca Juga: Pembangunan Monumen Bahasa di Penyengat Bakal Telan Anggaran Rp89,9 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait