Jelang Lebaran, Pertamina Tambah 3,2 Juta Tabung LPG di Sumbagut

pertamina lpg
Foto: PT Pertamina Patra Niaga

Tambahan jutaan tabung LPG digelontorkan di Sumatera bagian utara. Antisipasi lonjakan konsumsi.

BATAM (gokepri) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebanyak 3.263.680 tabung pada periode H-7 hingga hari H Idulfitri 2026 untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Lebaran.

Rata-rata, ada ekstra 407.960 tabung per hari. Angka ini sekitar 12 persen lebih tinggi dibanding penyaluran normal. Tambahan itu disebar ke lima wilayah kerja: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

HBRL

Baca Juga: Ketegangan Masih Terjadi di Selat Hormuz, Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Kepri Aman

Di Aceh, tambahan pasokan tercatat 353.920 tabung. Rata-rata harian sekitar 58.987 tabung, atau naik 12 persen dari kondisi biasa. Sumatera Utara menyerap porsi terbesar. Wilayah ini mendapat tambahan 1.461.040 tabung, dengan rata-rata 182.630 tabung per hari—sekitar 10 persen di atas normal.

Sumatera Barat memperoleh 614.880 tabung tambahan. Rata-rata harian mencapai 76.860 tabung, naik sekitar 12 persen. Di Riau, tambahan pasokan mencapai 641.760 tabung, atau sekitar 91.680 tabung per hari—kenaikannya sekitar 6 persen. Adapun Kepulauan Riau mendapat tambahan 192.080 tabung, dengan rata-rata 32.013 tabung per hari.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyebut langkah ini sebagai bagian dari antisipasi rutin. “Kami memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujarnya.

Lonjakan konsumsi LPG pada Ramadan terjadi setiap tahun. Aktivitas memasak meningkat saat sahur dan berbuka. Usaha mikro seperti pedagang takjil dan katering rumahan ikut mendorong permintaan. Menjelang Lebaran, konsumsi biasanya mencapai puncak.

Namun, kecukupan pasokan bergantung pada distribusi. Jaringan agen dan pangkalan menjadi kunci agar tambahan stok benar-benar sampai ke konsumen. Gangguan di satu titik dapat memicu kelangkaan lokal.

Pertamina menyatakan terus memantau distribusi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta mitra penyalur. Langkah ini untuk memastikan penyaluran berjalan optimal, terutama di wilayah dengan tantangan logistik.

Untuk pengaduan atau informasi layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Baca Juga: Mobil Terbakar di Depan SPBU Batu Aji, Pertamina Pastikan Layanan Kembali Normal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait