Mobil Terbakar di Depan SPBU Batu Aji, Pertamina Pastikan Layanan Kembali Normal

Pertamax batam
SPBU di Batam Center, Batam. GOKEPRI/Candra Gunawan

BATAM (gokepri) — Sebuah mobil sedan terbakar di depan SPBU Codo Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, Kamis sore sekitar pukul 15.30. Insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga karena terjadi di area dekat stasiun pengisian bahan bakar.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara memastikan operasional SPBU sempat dihentikan sementara setelah kejadian untuk memastikan keamanan fasilitas. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, layanan SPBU kembali dibuka dan beroperasi normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai langkah pengamanan.

HBRL

Baca Juga: Harga BBM Subsidi Tak Naik sampai Lebaran

“Operasional SPBU sempat dihentikan sementara untuk memastikan kondisi area dan fasilitas dalam keadaan aman. Setelah dilakukan pengecekan dan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, operasional SPBU kembali berjalan normal dan melayani masyarakat seperti biasa,” kata Fahrougi.

Mobil yang terbakar diketahui merupakan Toyota Corolla berwarna merah. Berdasarkan informasi awal, kendaraan tersebut sebelumnya mengisi bahan bakar jenis Pertalite di SPBU tersebut.

Setelah meninggalkan pulau pompa dan menuju pintu keluar, mobil diduga mengalami korsleting listrik yang memicu percikan api hingga menyebabkan kebakaran.

Saksi mata di lokasi, Waluyo, mengatakan api muncul secara tiba-tiba dari kendaraan yang berada di depan area SPBU.

“Iya benar, mobil sedan Corolla terbakar di depan pom bensin Codo Batu Aji,” ujarnya.

Dua orang yang berada di dalam mobil, yakni pengemudi dan penumpang, berhasil keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Namun keduanya mengalami luka bakar pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Petugas SPBU segera melakukan upaya pemadaman menggunakan sembilan alat pemadam api ringan (APAR) dan dua alat pemadam api berat (APAB). Api berhasil dipadamkan sehingga situasi di area SPBU dapat dikendalikan.

Pertamina Patra Niaga juga telah mengamankan rekaman CCTV di lokasi dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menelusuri penyebab kebakaran lebih lanjut.

Fahrougi menegaskan bahwa seluruh prosedur keselamatan operasional di SPBU dijalankan sesuai standar guna memastikan keamanan konsumen dan fasilitas.

Baca Juga: Termakan Isu Kelangkaan BBM, Masyarakat Karimun Antrean Panjang di SPBU

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait