PDIP Bersiap Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada Batam ke MK

nuryanto hardi daftar kpu
Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo bersama Nuryanto dan Hardi Hood, 29 Agustus. GOKEPRI/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri) – Tim pemenangan Nuryanto-Hardi Hood menduga ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pilkada Batam 2024. Mulai dari distribusi sembako, mobilisasi aparatur negara hingga rendahnya partisipasi pemilih sebagai indikasi pelanggaran serius. Mereka bersiap ke MK.

Juru bicara Tim Pemenangan calon wali kota-wakil wali kota Batam Nuryanto-Hardi Hood, Ernawati, menyebutkan mereka telah mengumpulkan bukti-bukti yang memperkuat dugaan pelanggaran tersebut. “Ini sudah TSM, semua bukti kami punya,” ujar Ernawati yang juga Sekretaris DPC PDIP Batam dalam konferensi pers di Hotel PIH Batam Center, Senin 2 Desember 2024.

Menurut Erna, tahapan pemungutan suara hingga penghitungan suara di tingkat kecamatan telah selesai. Hasil-hasil tersebut telah dimasukkan ke Sistem Pemilu Nasional (BSPN) Batam dan dicatat dalam dokumen D Hasil KWK. Namun, ia menyoroti adanya fenomena mencurigakan, yaitu banyak pihak yang enggan menandatangani dokumen D Hasil KWK. Hal ini dianggap menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam proses rekapitulasi suara.

HBRL

“Ini adalah langkah awal bagi kami untuk melaporkan bukti-bukti ini kepada partai. Nantinya, kami akan membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Erna.

Baca: Amsakar-Li Claudia Klaim Kemenangan, Masyarakat Diajak Bersatu Kembali

Kecurangan Pilkada Batam 2024
Juru bicara Juru bicara Tim Pemenangan calon wali kota-wakil wali kota Batam Nuryanto-Hardi Hood, Ernawati, bersama anggota lainnya, Riky Indrakari, menggelar konferensi pers ihwal dugaan kecurangan saat Pilkada, 2 Desember 2024. GOKEPRI/Engesti Fedro

Tim Nuryanto-Hardi juga menyoroti masalah distribusi undangan pencoblosan (C6). Menurut Erna, undangan tersebut seharusnya diberikan jauh sebelum hari pencoblosan. Namun, banyak pemilih baru menerimanya pada malam sebelum pemungutan suara. Akibatnya, tingkat partisipasi pemilih hanya mencapai 46 persen.

Mereka juga menduga adanya keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dan aparat kepolisian dalam proses Pilkada. Erna menilai, hal ini melanggar keputusan Mahkamah Konstitusi yang melarang peran aktif kedua pihak tersebut dalam pemilihan.

“Polisi seharusnya hanya berfungsi sebagai pengaman, bukan terlibat dalam penyelenggaraan atau penyerahan hasil rekapitulasi,” kata Ernawati.

Senada dengan Ernawati, anggota tim pemenangan, Riky Indrakari, mengungkapkan dugaan pelanggaran lainnya. Ia menyoroti adanya distribusi sembako secara sistematis, yang menurutnya melanggar aturan Pilkada.

“Ini bukan hanya soal money politic, tapi juga distribusi sembako yang dilakukan secara terencana,” ujar Riky.

Riky juga menyoroti tingginya angka Golput, terutama di kalangan pemilih pemula. Ia menduga ada upaya sistematis untuk memanipulasi hasil pilkada melalui pengurangan partisipasi dari kelompok tersebut. “Rendahnya partisipasi pemilih pemula menjadi salah satu indikasi adanya kecurangan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, tim pemenangan berencana melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Mereka juga meminta agar Bawaslu dan KPU bertindak independen dan profesional dalam menangani laporan kecurangan.

“Kami akan terus mengawal dan memperjuangkan hak-hak pemilih di Batam agar Pilkada ini berlangsung jujur dan adil,” tutup Riky.

Baca: Nuryanto: Kalah dan Menang, Risiko Petarung dalam Demokrasi

Hasil quick count Poltracking menunjukkan perolehan suara Nuryanto-Hardi Hood 33,71 persen. Pasangan yang diusung PDIP, Gelora dan Partai Buruh ini kalah jauh dari Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra yang memperoleh suara 66,29 persen.

Amsakar-Li Claudia adalah pasangan calon yang diusung oleh partai KIM-pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden 2024-plus. Partainya adalah Gerindra, Nasdem, PKS, Golkar, PPP, Hanura, PSI, Demokrat, PKN PAN dan Partai Garuda.

Simak Podcast: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait