Tanjungpinang (gokepri.com) – Plt Gubernur Kepri Marlin Agustina mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap tanggung jawab pekerjaan yang harus diselesaikan.
“Tugas kita menyelesaikan pekerjaan, menuntaskan program kegiatan yang sudah disusun. Waktu semakin singkat, pekerjaan tuntas, laporan ditunggu di ujung tahun ini,” kata Marlin, di Dompak, Tanjungpinang, Senin 28 Oktober 2024.
Setelah memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda ke-96, Marlin bersilaturahmi ke tiga organisasi perangkat daerah. OPD yang dikunjungi Marlin itu adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan serta Dinas Sosial.
Baca Juga: Tinjau GPM, Marlin Borong Produk UMKM dan Bagikan Gratis ke Warga
Selain menekankan tanggung jawab pekerjaan yang harus dituntaskan, perempuan kelahiran Karimun ini pun mengajak pegawai untuk selalu menjaga netralitas, profesionalitas dan damainya Kepulauan Riau. Dalam musim kontestasi ini, para pegawai jangan ikut menjadi provokator dan menabuhkan genderang perang karena perbedaan pilihan.
“Perbedaan jangan membuat kita terpecah, rusak silaturahmi. Semua sudah ditentukan Allah. Akan terpilih pemimpin yang sudah ditakdirkan Allah,” kata Marlin.
Marlin tak ingin perbedaan pilihan membuat silaturahmi terputus. Tak lagi bisa bercanda. Tak mau pula duduk ngopi bersama. Kepri yang luar biasa ini, kata Marlin, harus selalu dijaga dengan kedamaian dan kenyamanan. Peran pegawai cukup besar di situ.
Menurut Marlin, sangat rugi memikirkan hal-hal jelek. Membuat orang terpecah belah dan saling menjatuhkan karena perbedaan. Sekarang ini, terus saja memberikan aura positif untuk semuanya. Ke kantor pun harus bahagia, hilangkan rasa tak bahagianya. Banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan.
“Kalau dipikir semua ada masalah. Profesional lah yang membuat kita kuat. Pasti ada jalan keluarnya,” kata Marlin.
Marlin juga mengingatkan agar jangan bawa sampah permusuhan dan iri dalam kepala. Karena itu, selalulah memaafkan. Memberi maaf. Akan tenang ketika menjalani hari-hari.
Marlin pun memohon maaf dalam menjalankan amanahnya selama ini. Barangkali, kata dia, ada hal-hal yang tak kena selama kepemimpinan ini. Interaksi yang tak intens karena kesibukan pekerjaan masing-masing.
“Mohon maaf lahir dan bathin. Apalagi ini akhir masa jabatan. Teruslah bekerja, semangat, buat program yang pro masyarakat,” kata Marlin.
Di tiap OPD, menjelang akhir silaturahmi, Marlin mengajak pegawai untuk memberikannya pantun. Gayung bersambut. Apalagi ketika semua saling tolak dan saling tunjuk untuk menjawab tantangan pantun tersebut. Padahal Marlin siap memberi “bonus” untuk yang berani berpantun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









