40 Korban Teridentifikasi, Sriwijaya Serahkan Santunan Rp1,5 Miliar

Penyerahan santunan kepada korban Sriwijaya Air
Penyerahan santunan kepada korban Sriwijaya Air, Rabu (20/1/2021).

Jakarta (gokepri.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan progres penanganan musibah Sriwijaya Air SJ-182 dan telah mengidentifikasi 40 korban. Proses pencarian sudah berlangsung sejak pukul 14.40 WIB, tepat sejak pesawat SJ-182 lost contact. Tim telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) yang menjadi bagian dari blackbox pesawat SJ-182.

“Sementara ini proses identifikasi sudah mencapai angka 40 penumpang. Pihak Jasa Raharja sudah menyalurkan asuransi kecelakaan sebesar Rp50 juta per penumpang yang teridentifikasi. Sementara Sriwijaya Air secara paralel menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris,” jelasnya, Rabu (20/1/2021).

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menyampaikan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan santunan bagi ahli waris penumpang SJ-182 dengan sebaik-baikya. Hari ini menjadi awal dari proses penyerahan santunan Sriwijaya Air kepada keluarga penumpang.

HBRL

“Santunan yang kami serahkan kepada pihak ahli waris adalah Rp1,25 miliar dan tambahan senilai Rp250 juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain. Dengan begitu maka total santunan yang Sriwijaya Air berikan adalah Rp1,5 miliar. Kami memastikan proses penyerahan santunan berjalan baik dan lancar hingga seluruh ahli waris menerima haknya,” kata Jefferson.

Sriwijaya Air menunjukkan keseriusannya dalam melayani kebutuhan keluarga penumpang SJ-182. Selain menyerahkan santunan, Sriwijaya juga memfasilitasi akomodasi, transportasi dan pendampingan hingga penguburan jenazah.

Baca juga: Sriwijaya Gelar Pertemuan dengan Keluarga Korban SJ-182

Proses penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di hadapan Presiden Joko Widodo di Jakarta International Container Terminal (JICT). Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan terima kasih kepada tim gabungan atas kerja kerasnya. Presiden juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah SJ-182. Ia berpesan agar kewajiban yang menjadi hak ahli waris korban SJ-182 dapat diselesaikan dengan baik.

“Sekali lagi menyampaikan rasa belasungkawa kepada para keluarga penumpang SJ-182. Semoga terus diberi ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini. Manajemen Sriwijaya Air dan Jasa Raharja saya harap menyelesaikan penyerahan santunan dan asuransi,” ujar Presiden.

Selain Presiden dan Menhub Budi Karya, juga hadir Kepala Basarnas dan Marsekal Madya Bagus Puruhito dalam penyerahan santunan tersebut. Hadir juga Ketua KNKT Soerjanto Tjahyono dan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. Adapun mewakili keluarga penumpang adalah ayahanda dari almarhum Yohanes Suherdi, salah satu korban dalam musibah kecelakaan SJ-182. (wan)

Pos terkait