Batam (gokepri.com) – Sebanyak 1.800 Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan didirikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Batam.
Ketua KPU Kota Batam Mawardi mengatakan jumlah TPS ini berkurang jika dibandingkan dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Februari lalu.
“Satu TPS ada 600 pemilih, maka kemungkinan hasil rakor kami ini akan mengalami perubahan. Estimasi saya sekitar 1.800 TPS nanti yang akan ada di Pilkada serentak di Batam,” kata Mawardi, Rabu 5 Juni 2024.
Baca Juga: KPU Batam Upayakan Tahapan Krusial Pilkada 2024 Lancar
Dia mengatakan saat ini tahap pemutakhiran data masih dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di masing-masing kelurahan. Sementara itu pemetaan TPS yang dilakukan saat ini akan membantu dalam proses pemutakhiran data, hingga proses pencocokan data pemilih (coklit) mendatang.
Petugas pemutakhiran data akan memetakan pemilih dan TPS, sehingga dua hal tersebut harus sejalan. Mawardi mengatakan untuk tahapan Pilkada selanjutnya KPU akan membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah untuk partai politik Agustus mendatang.
“Masih jauh. Kita tunggu saja nanti tahapan itu,” kata dia.
Sebelumnya, KPU Batam membutuhkan 3.889 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pilkada 2024. Dari data hasil sinkronisasi pemetaan TPS yang dilakukan maka terdapat sekitar 1.811 TPS.
Sementara itu, nantinya tidak ada ketentuan satu TPS ada satu pantarlih, bahkan ada yang kemungkinan satu TPS membutuhkan dua petugas pantarlih.
“Kebutuhan pantarlih untuk pilkada ini cukup besar,” kata Mawardi. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









