Teriakan ‘Kami Percaya Isdianto’ Menggema di Pulau Kasu

Calon Gubernur Provinsi Kepri nomor urut 2, Isdianto menemui warga di Pulau Kasu.

Batam (gokepri.com) – Teriakan “Kami Percaya Isdianto” menggema ketika calon Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto menginjakkan kaki ke Pulau Kasu, Kota Batam, Selasa, (24/11/2020).

Terlihat, raut wajah tulus terpancar dari senyuman Isdianto yang tiada henti saat bertemu masyarakat.

Siti Marliyah, masyarakat setempat, mengatakan ia percaya akan kemampuan Isdianto dalam memimpin Kepri. Menurutnya, Isdianto satu-satunya Calon Gubernur yang berpengalaman dibidang birokrasi.

“Sehingga, kami orang pulau ini percaya kalau mantan PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang berpengalaman dibidang birokrasi mampu menjadi pemimpin di Provinsi Kepri ini,” ujar Siti Marliyah.

Siti beralasan, ketika dipimpin oleh seorang birokrat, Provinsi Kepri menjadi lebih baik dalam berbagai bidang seperti ekonomi, kelautan, dan kesejahteraan sosial.

“Ini bukan main-main pak, ini yang saya rasakan pak. Ketika mantan aparatur negara menjadi Gubernur, Kepri menjadi lebih hisap dan baik pak. Masyarakat senang. Contoh saja, pas pak Ismeth dan ayah Sani, Kepri lebih bertaring waktu itu,” tegas Siti.

Maka dari itu, Siti berharap agar Isdianto dapat menjadi ‘angin segar’ ditengah kondisi Kepri yang saat ini diterpa Virus Corona.

“Kami harap, pak Isdianto dan ibu Suryani mampu mengembalikan Kepri seperti semula. Kita yakin, perlahan Kepri ini jadi lebih baik,” tutur Siti.

Sementara itu Isdianto mengaku senang dengan kunjungan silaturahmi di pulau Kasu. Menurut dia, pulau Kasu merupakan sejarah yang tidak pernah dilupakan.

“Karena di pulau ini, Abang kandung saya pak Muhammad Sani menang disini. Saya harap kali ini, apa yang di rasakan pak Sani, dapat saya rasakan juga,” kata Isdianto.

Saat ini, sambung Isdianto, salah satu putra kelahiran pulau Kasu, Iman Sutiawan juga mengikuti Pemilihan Gubernur Kepri. Namun, ia mengaku hubungannya dengan Iman sangat baik.

“Iman ini adik saya, dia asli pulau Kasu. Dan kawan baik saya juga. Saya rasa bapak ibu dapat menentukan pilihan dengan bijak. Saya sudah berbuat tinggal meneruskan pembangunan, kalau yang lain baru akan memulai,” pungkas Isdianto. (eri)

BAGIKAN