<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tekno &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tekno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tekno/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 04:22:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>Tekno &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tekno/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun, Direksi Tetap Dipertahankan</title>
		<link>https://gokepri.com/telkom-bagikan-dividen-rp219-triliun-direksi-tetap-dipertahankan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Buyback Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Siswarini]]></category>
		<category><![CDATA[Dividen Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[Telkom Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TLKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=133031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemegang saham menyetujui dividen Rp 21,9 triliun. Buyback saham dan penyegaran komisaris ikut disahkan. JAKARTA <a class="read-more" href="https://gokepri.com/telkom-bagikan-dividen-rp219-triliun-direksi-tetap-dipertahankan/" title="Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun, Direksi Tetap Dipertahankan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/telkom-bagikan-dividen-rp219-triliun-direksi-tetap-dipertahankan/">Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun, Direksi Tetap Dipertahankan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pemegang saham menyetujui dividen Rp 21,9 triliun. Buyback saham dan penyegaran komisaris ikut disahkan.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (<a href="https://gokepri.com/telkom-tlkm-bukukan-pendapatan-rp753-triliun-paruh-pertama-2024/">TLKM</a>) membagikan dividen tunai Rp 21,9 triliun kepada pemegang saham setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 menyetujui penggunaan laba perusahaan. Dalam rapat yang digelar Senin (8/6/2026), pemegang saham juga menyetujui buyback saham senilai Rp 4 triliun dan mempertahankan seluruh jajaran direksi.</p>
<p>Keputusan tersebut menunjukkan keyakinan pemegang saham terhadap kemampuan Telkom menjaga kinerja di tengah tekanan industri telekomunikasi sekaligus melanjutkan agenda transformasi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/telkom-percepat-ekspansi-kapasitas-neutradc-di-batam/">Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam</a></strong></p>
<p>Selain menjadi salah satu emiten dengan pembagian dividen terbesar di Bursa Efek Indonesia, Telkom juga tengah menjalankan restrukturisasi portofolio usaha, penguatan infrastruktur digital, dan perubahan model bisnis untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi kinerja.</p>
<p>Pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sekitar Rp 21,9 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 17,8 triliun berasal dari laba bersih tahun buku 2025, sedangkan sekitar Rp 4,2 triliun berasal dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Dividen akan dibayarkan paling lambat 10 Juli 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia tanggal 19 Juni 2026.</p>
<p>Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, keputusan pembagian dividen mempertimbangkan keseimbangan antara imbal hasil bagi pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang perusahaan.</p>
<p>“Keputusan dividen ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” ujar Dian dalam keterangan resmi seusai RUPST, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Menurut Dian, kondisi fundamental dan arus kas perusahaan tetap kuat meskipun sepanjang 2025 industri menghadapi ketidakpastian ekonomi dan tekanan kompetisi.</p>
<p>Di luar pembagian dividen, RUPST juga menyetujui program pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 4 triliun. Program tersebut dapat dilaksanakan melalui bursa maupun di luar bursa dalam periode 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.</p>
<p>Manajemen menilai buyback dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus membantu menjaga stabilitas harga saham di tengah fluktuasi pasar.</p>
<p>Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan Rp 146,74 triliun, EBITDA sebesar Rp 72,24 triliun, dan laba bersih Rp 17,81 triliun.</p>
<p>Perusahaan menjelaskan laba bersih terpengaruh percepatan depresiasi aset yang terkait program total governance reset. Namun, dampak tersebut bersifat nonkas sehingga tidak mengganggu kekuatan arus kas operasional.</p>
<p>Agenda transformasi bisnis juga terus berjalan. Telkom telah melepas enam entitas yang tidak lagi menjadi fokus usaha. Salah satunya adalah penyelesaian divestasi AdMedika Group pada 2 Juni 2026.</p>
<p>Pada saat bersamaan, perusahaan menargetkan proses pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia rampung pada kuartal III-2026. Telkom juga kembali membuka peluang kemitraan strategis pada bisnis pusat data (data center), sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan tinggi seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital.</p>
<p>Transformasi tersebut menjadi bagian dari pergeseran model bisnis menuju struktur holding company-operating company (HoldCo–OpCo). Melalui model ini, pelaporan kinerja akan disusun berdasarkan segmen usaha sehingga transparansi dan akuntabilitas perusahaan diharapkan meningkat.</p>
<p>“Tahun ini kami mengakselerasi eksekusi strategi transformasi TLKM 30 secara disiplin dan terukur. Setiap langkah diarahkan untuk membangun ekosistem digital nasional yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing global,” kata Dian.</p>
<p>RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Angga Raka Prabowo ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan susunan sebelumnya.</p>
<p>Ia akan didampingi Komisaris Independen Deswandhy Agusman, Anthony Leong, Ira Noviarti, dan Rofikoh Rokhim. Adapun komisaris lainnya adalah Rizal Mallarangeng, Edwin Hidayat Abdullah, dan Ossy Dermawan.</p>
<p>Berbeda dengan dewan komisaris, susunan direksi tidak berubah. Dian Siswarini tetap menjabat Direktur Utama bersama delapan direktur lainnya untuk melanjutkan agenda transformasi dan penguatan bisnis digital TelkomGroup.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/awali-2026-dengan-kinerja-solid-telkom-buktikan-komitmen-disiplin-operasional-dan-eksekusi-transformasi/">Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/telkom-bagikan-dividen-rp219-triliun-direksi-tetap-dipertahankan/">Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun, Direksi Tetap Dipertahankan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketergantungan Internet Indonesia pada Singapura</title>
		<link>https://gokepri.com/ketergantungan-internet-indonesia-pada-singapura/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:01:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Denny Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Nezar Patria]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<category><![CDATA[trafik data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=133028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sembilan dari 10 trafik data Indonesia melewati Singapura. Diversifikasi jalur konektivitas dinilai mendesak bagi ekonomi <a class="read-more" href="https://gokepri.com/ketergantungan-internet-indonesia-pada-singapura/" title="Ketergantungan Internet Indonesia pada Singapura" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ketergantungan-internet-indonesia-pada-singapura/">Ketergantungan Internet Indonesia pada Singapura</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sembilan dari 10 trafik data Indonesia melewati Singapura. Diversifikasi jalur konektivitas dinilai mendesak bagi ekonomi digital.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Sekitar 90 persen lalu lintas data internasional Indonesia saat ini masih bergantung pada jalur konektivitas yang melewati Singapura. Ketergantungan tersebut dinilai menjadi kerentanan strategis di tengah pertumbuhan ekonomi digital, kebutuhan pusat data, dan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang terus meningkat.</p>
<p>Kondisi itu menunjukkan sebagian besar akses data Indonesia masih bertumpu pada satu simpul utama. Jika terjadi gangguan pada jalur tersebut, dampaknya berpotensi memengaruhi konektivitas digital nasional secara luas.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/deretan-investasi-data-centre-ratusan-triliun-di-batam/">Deretan Investasi Data Centre Ratusan Triliun di Batam</a></strong></p>
<p>Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Denny Setiawan mengatakan ketergantungan terhadap satu jalur internasional menjadi tantangan yang harus segera diatasi.</p>
<p>“Jujur, sekarang traffic kita 90 persen tergantung Singapura,” ujar Denny dalam diskusi pada ajang Selular Award 2026 di Jakarta, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Menurut Denny, ketahanan infrastruktur digital tidak hanya ditentukan oleh kapasitas jaringan, tetapi juga keberagaman jalur konektivitas. Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan lebih banyak jaringan kabel laut dan kabel darat sebagai alternatif lalu lintas data internasional.</p>
<p>“Kita harus punya juga diversity untuk kabel laut, kemudian kabel darat, tiap pulau juga seperti itu,” kata Denny.</p>
<p>Isu ini semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas jaringan untuk menopang layanan digital berbasis data. Pengembangan AI, komputasi awan, pusat data, hingga layanan digital publik membutuhkan konektivitas yang stabil dan berdaya tahan tinggi.</p>
<p>Karena itu, pemerintah tengah menyelaraskan pengembangan berbagai infrastruktur digital agar tumbuh secara terintegrasi. Infrastruktur tersebut meliputi pusat data, jaringan kabel laut, kabel darat, dan spektrum frekuensi.</p>
<p>“Kita lagi coba align roadmap data center, kabel laut, kabel darat, sama frekuensi sekalian,” ujar Denny.</p>
<p>Indonesia memiliki posisi strategis dalam ekonomi digital kawasan. Dengan jumlah penduduk besar dan pasar digital yang terus berkembang, kebutuhan terhadap infrastruktur konektivitas diperkirakan meningkat dalam beberapa tahun mendatang.</p>
<p>Internet Murah</p>
<p>Namun, tantangan Indonesia tidak hanya terletak pada ketahanan jaringan, melainkan juga pada biaya akses internet yang masih relatif tinggi.</p>
<p>Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan internet yang lebih terjangkau dapat memperluas pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>“Kalau internet bisa murah, penetrasinya bisa bagus ke semua sektor masyarakat, maka ekonomi digital akan lebih dahsyat hasilnya,” ujar Nezar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.</p>
<p>Menurut Nezar, biaya internet di Indonesia masih berada di atas standar keterjangkauan yang direkomendasikan International Telecommunication Union (ITU). Organisasi tersebut menetapkan biaya layanan internet idealnya tidak melebihi 2 persen dari pendapatan per kapita masyarakat.</p>
<p>Untuk memperluas akses sekaligus menekan biaya layanan, pemerintah terus membangun infrastruktur telekomunikasi di berbagai daerah. Upaya itu mencakup pembangunan jaringan serat optik, base transceiver station (BTS), dan pemanfaatan satelit orbit rendah atau low earth orbit (LEO) untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial.</p>
<p>Meski demikian, Nezar menilai keberhasilan transformasi digital tidak cukup diukur dari tersedianya jaringan internet. Yang lebih penting adalah memastikan konektivitas mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.</p>
<p>“Konektivitas yang bermakna memberikan dampak kepada kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Itu sebabnya saat ini Kementerian Komdigi mencoba berfokus pada pembangunan talenta,” ungkap Nezar.</p>
<p>Selain membangun infrastruktur, pemerintah juga memperkuat pengembangan talenta digital agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya ditopang oleh jaringan dan perangkat, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia.</p>
<p>Di tengah persaingan ekonomi digital Asia Tenggara, diversifikasi jalur data internasional, internet yang lebih terjangkau, dan penguatan talenta digital menjadi tiga fondasi yang akan menentukan posisi Indonesia dalam ekonomi digital masa depan. Tanpa ketahanan infrastruktur dan akses yang merata, potensi pasar digital nasional sulit berkembang secara optimal. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/koneksi-internet-di-negara-ini-tercepat-di-dunia-bagaimana-indonesia/">Koneksi Internet di Negara Ini Tercepat di Dunia, Bagaimana Indonesia?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/ketergantungan-internet-indonesia-pada-singapura/">Ketergantungan Internet Indonesia pada Singapura</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi</title>
		<link>https://gokepri.com/awali-2026-dengan-kinerja-solid-telkom-buktikan-komitmen-disiplin-operasional-dan-eksekusi-transformasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 01:55:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=132440</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) &#8211; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengumumkan kinerja keuangan kuartal pertama 2026 <a class="read-more" href="https://gokepri.com/awali-2026-dengan-kinerja-solid-telkom-buktikan-komitmen-disiplin-operasional-dan-eksekusi-transformasi/" title="Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/awali-2026-dengan-kinerja-solid-telkom-buktikan-komitmen-disiplin-operasional-dan-eksekusi-transformasi/">Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> &#8211; PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (<a href="https://gokepri.com/perkuat-bisnis-digital-dan-infrastruktur-telkom-bukukan-pendapatan-rp1467-triliun-pada-2025/">TLKM</a>) mengumumkan kinerja keuangan kuartal pertama 2026 dengan mencatat pertumbuhan yang progresif pada sebagian segmen bisnis. Di tengah kondisi ketidakpastian makroekonomi, capaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan disiplin operasional seraya mengakselerasi eksekusi strategi transformasi TLKM 30.</p>
<p>Mengawali tiga bulan pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun atau tumbuh 1,5% YoY. EBITDA tercatat sebesar Rp18,0 triliun dengan EBITDA margin pada 48,3%. Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp4,3 triliun dengan margin laba bersih pada 11,7%.</p>
<p>Sedangkan untuk laba bersih yang dinormalisasi sebesar Rp5,1 triliun dengan margin laba bersih yang dinormalisasi 13,8%. Kontraksi pada laba bersih terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan dari percepatan depresiasi dan proses normalisasi bisnis selama fase transformasi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/community-gateway-wamena-resmi-beroperasi-telkom-perkuat-konektivitas-digital-papua-pegunungan/">Community Gateway Wamena Resmi Beroperasi, Telkom Perkuat Konektivitas Digital Papua Pegunungan</a></strong></p>
<p>Namun demikian, tekanan ini bersifat transisional dan non-cash, sementara secara fundamental kinerja operasional tetap terjaga. Arus kas operasional perseroan juga tumbuh 3,1% YoY menjadi Rp17,3 triliun, didorong oleh implementasi program efisiensi TOTEX serta disiplin penagihan yang semakin baik.</p>
<p>Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, “Tahun ini, Telkom akan semakin gencar dalam mengakselerasi eksekusi strategi TLKM 30 demi menciptakan value yang optimal dan memastikan keberlangsungan perusahaan yang semakin solid ke depannya. Kinerja kuartal pertama tahun 2026 ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi TelkomGroup untuk dapat terus melakukan perbaikan secara bertahap guna memberikan pencapaian dan kontribusi terbaik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat dan negara.”</p>
<p>Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan di Tengah Perbaikan Pasar B2C</p>
<p>Pada segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp27,6 triliun atau tumbuh 1,3% YoY, didorong oleh pendapatan bisnis digital. Payload data juga meningkat 2,3% YoY, didukung upaya perseroan memperkuat kualitas dan ekspansi jaringan melalui investasi yang disiplin dan berkelanjutan.</p>
<p>Strategi dalam menerapkan disiplin harga, penyederhanaan produk, serta menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik berhasil mendorong pertumbuhan ARPU menjadi Rp45.100 atau naik 6,4% YoY. Hal ini mencerminkan inisiatif perbaikan pasar yang semakin sehat serta kondisi industri yang lebih stabil dan rasional. Telkomsel akan terus fokus menjaga ARPU melalui peningkatan produktivitas pelanggan dan inovasi layanan digital lifestyle yang selaras dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Dian menambahkan dari sisi pasar, industri telekomunikasi masih prospektif karena konektivitas dan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. &#8220;Dalam beberapa tahun terakhir pun kami melihat kebutuhan terhadap layanan internet terus tumbuh dan belum menunjukkan adanya tren penurunan. Kami optimistis untuk memperkuat ekosistem mobile dan fixed broadband secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan customer experience yang baik,&#8221; papar Dian.</p>
<p>Momentum Transformasi Pacu Pertumbuhan di Segmen B2B Infrastructure</p>
<p>Segmen B2B Infrastructure menunjukkan kinerja positif dengan pendapatan sebesar Rp2,4 triliun atau tumbuh 6,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi berkelanjutan bisnis Fiber-to-the-Tower (FTTT).</p>
<p>Pada bisnis menara telekomunikasi dan FTTT yang digawangi oleh Mitratel, perseroan membukukan pendapatan Rp2,3 triliun atau tumbuh 1,4% YoY, dengan Tower Leasing dan Tower-Related Business tetap menjadi kontributor utama penopang stabilitas pendapatan. Berkat efektivitas pengelolaan biaya serta fundamental bisnis yang kuat, Mitratel berhasil menjaga EBITDA margin tetap stabil di 82,7%.</p>
<p>Sebagai upaya untuk terus menjadi pemimpin pasar menara telekomunikasi di Asia Tenggara, Mitratel juga memperkuat strategi portofolio pada aset fiber optic. Sepanjang periode kuartal pertama, Mitratel melakukan ekspansi sepanjang 1.080 km fiber optic yang menjadikan total kepemilikan mencapai 58.279 km. Strategi ekspansi berkelanjutan tersebut berhasil mendorong pertumbuhan bisnis FTTT yang cukup baik sekaligus memperkuat kapabilitas Mitratel sebagai Next-Gen Tower Company yang terintegrasi.</p>
<p>Pada bisnis data center, pendapatan diperoleh dari fasilitas data center dan colocation data center yang dimiliki oleh NeutraDC Group, serta fasilitas edge data center NeuCentrIX yang saat ini masih berada di bawah kendali operasional Telkom. Data center menjadi salah satu platform digital dengan permintaan yang terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas pelaku industri digital.</p>
<p>Melihat potensi tersebut, inisiatif konsolidasi akan menjadi langkah strategis untuk menjadikan NeutraDC pengelola keseluruhan aset data center secara lebih fokus. Pendekatan ini akan mampu membuka peluang perluasan layanan, monetisasi aset, serta pertumbuhan bisnis melalui kolaborasi dengan mitra strategis.</p>
<p>Pada unit Wholesale &amp; International Service, pendapatan tercatat Rp2,8 triliun, dengan pertumbuhan layanan interkoneksi 18,9% QoQ berkat meningkatnya aktivitas international wholesale voice business.</p>
<p>Selanjutnya, pada segmen B2B ICT, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,1 triliun. Di tengah proses restrukturisasi yang sedang berlangsung pada segmen ini, aktivitas bisnis cenderung melandai seiring pendekatan yang lebih disiplin dan selektif dalam penjajakan kerja sama baru. Meskipun berdampak pada perlambatan jangka pendek, langkah restrukturisasi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan untuk mendorong margin yang lebih sehat, menghilangkan tumpang tindih penawaran produk, serta memperkuat posisi kompetitif di pasar dalam jangka panjang.</p>
<p>Eksekusi Transformasi Berjalan Sesuai Rencana dan Prioritas Strategis</p>
<p>Pencapaian positif segmen B2C dan B2B Infrastructure Telkom pada periode ini tidak lepas dari keberhasilan transformasi dan percepatan eksekusi strategi TLKM 30. Realisasi belanja modal mencapai Rp4,9 triliun atau 13,2% dari pendapatan. Sebanyak 99% dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur di segmen inti B2C, B2B Infrastructure, dan International, serta sisanya untuk pengembangan platform digital secara disiplin. Efisiensi operasional terus diciptakan melalui inisiatif streamlining dan penataan portofolio bisnis berbasis HoldCo-OpCo, termasuk divestasi, merger, maupun likuidasi entitas non-core.</p>
<p>Salah satu progress streamlining yang berjalan adalah divestasi AdMedika Group kepada investor strategis dengan proses divestasi yang ditargetkan selesai pada akhir semester pertama 2026. Divestasi ini diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan dan inovasi bagi AdMedika Group serta menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik untuk masyarakat Indonesia maupun kawasan Regional.</p>
<p>Di sisi unlock value, Telkom juga berada dalam fase persiapan pemisahan bisnis dan aset wholesale fiber connectivity tahap kedua kepada InfraNexia yang ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun ini. Proses ini turut mempertimbangkan evaluasi terhadap prioritas inisiatif guna memastikan implementasi yang lebih optimal. Secara keseluruhan proses pemisahan berjalan sesuai rencana dan menjadi bagian dari strategi Telkom dalam mendorong pengelolaan aset fiber yang lebih tangkas dan efisien serta membuka peluang bisnis lebih luas ke depan.</p>
<p>Inisiatif tersebut sejalan dengan fokus transformasi Telkom dalam mendorong pertumbuhan melalui monetisasi aset dan infrastruktur ke pasar eksternal. Dengan penguatan di segmen B2B, khususnya InfraNexia yang diproyeksikan sebagai motor pertumbuhan baru, TelkomGroup dapat membuka peluang peningkatan pendapatan eksternal sekaligus memperkuat fundamental bisnis perusahaan.</p>
<p>Saat ini kontribusi bisnis fiber masih berada di kisaran 15% dan ditargetkan meningkat menjadi sekitar 25% seiring optimalisasi utilisasi infrastruktur, penyelesaian transfer aset, dan operasional yang berjalan penuh. Telkom juga memperkuat bisnis B2B ICT dan International guna menangkap potensi kebutuhan industri yang terus berkembang di tengah pesatnya adopsi teknologi berbasis AI. Ke depan, langkah ini diharapkan dapat menciptakan komposisi pendapatan segmen B2C dan B2B TelkomGroup yang lebih seimbang.</p>
<p>“Tahun 2026 menjadi periode yang penuh peluang sekaligus tantangan bagi TelkomGroup. Karena itu, kami akan terus mempercepat eksekusi strategi transformasi TLKM 30 dengan tetap mengutamakan prinsip disiplin operasi untuk memperkuat keberlanjutan bisnis, menghadirkan layanan yang semakin inklusif, serta membangun ekosistem digital yang mampu menciptakan dampak lebih luas,” tutup Dian.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/telkomgroup-borong-tiga-penghargaan-apresiasi-konektivitas-digital-2026/">TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/awali-2026-dengan-kinerja-solid-telkom-buktikan-komitmen-disiplin-operasional-dan-eksekusi-transformasi/">Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Siapkan Paket Khusus Piala Dunia</title>
		<link>https://gokepri.com/telkomsel-siapkan-paket-khusus-piala-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 03:07:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[MAXStream TV]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=132402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelanggan dapat mengakses siaran Piala Dunia 2026 lewat MAXStream TV. Tren menonton bola lewat streaming <a class="read-more" href="https://gokepri.com/telkomsel-siapkan-paket-khusus-piala-dunia/" title="Telkomsel Siapkan Paket Khusus Piala Dunia" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/telkomsel-siapkan-paket-khusus-piala-dunia/">Telkomsel Siapkan Paket Khusus Piala Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pelanggan dapat mengakses siaran Piala Dunia 2026 lewat MAXStream TV. Tren menonton bola lewat streaming terus meningkat.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Telkomsel mulai menjual paket data khusus untuk menonton Piala Dunia 2026 melalui layanan streaming MAXStream TV. Paket itu disiapkan untuk pelanggan yang ingin menyaksikan pertandingan lewat telepon seluler atau televisi berbasis internet.</p>
<p>Operator seluler tersebut menggandeng TVRI untuk menyediakan akses siaran digital seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Penonton dapat menyaksikan total 104 pertandingan, tayangan ulang, dan konten tambahan lain melalui platform MAXStream TV.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/piala-dunia-2026-dimulai-12-juni-simak-jadwal-lengkap-hingga-final/">Piala Dunia 2026 Dimulai 12 Juni, Simak Jadwal Lengkap hingga Final</a></strong></p>
<p>Langkah itu menunjukkan perubahan cara masyarakat menikmati siaran olahraga. Menonton pertandingan sepak bola kini tidak lagi bergantung pada televisi konvensional. Penonton mulai beralih ke layanan streaming yang dapat diakses kapan saja melalui perangkat pribadi.</p>
<p>Telkomsel menyediakan dua pilihan paket. Paket pertama berlaku selama tujuh hari dengan kuota 300 megabita seharga Rp 25.000. Paket kedua berlaku selama 60 hari dengan kuota 5,5 gigabita senilai Rp 85.000.</p>
<p>Seluruh paket sudah tersedia melalui aplikasi MyTelkomsel. Harga yang ditawarkan juga telah mencakup pajak.</p>
<p>Director of Marketing Telkomsel Lionel Chng mengatakan perusahaan ingin memberi akses menonton yang lebih mudah bagi pelanggan di berbagai daerah.</p>
<p>“Pengalaman menonton melalui platform OTT MAXStream TV didukung jaringan broadband dan teknologi 5G agar tayangan tetap stabil di berbagai perangkat,” ujar Lionel dalam siaran pers, Jumat (29/5/2026).</p>
<p>Selain menjual paket komersial, Telkomsel dan TVRI menyiapkan 100.000 akses kuota gratis bagi kelompok masyarakat tertentu. Program itu ditujukan untuk memperluas akses menonton siaran Piala Dunia melalui platform digital.</p>
<p>Direktur Pengembangan dan Usaha TVRI Retno Wulan Kartiko Purbodjati mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan siaran pertandingan.</p>
<p>“Kerja sama ini memperkuat akses masyarakat terhadap siaran Piala Dunia melalui televisi gratis dan layanan digital,” kata Retno.</p>
<p>Telkomsel juga menyiapkan sejumlah program pendukung selama turnamen berlangsung. Program itu mencakup kegiatan nonton bareng di beberapa kota, permainan digital, dan undian perjalanan ke Amerika Serikat.</p>
<p>Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah. Kompetisi itu menghadirkan lebih banyak negara peserta dengan total 104 pertandingan. Besarnya jumlah pertandingan diperkirakan mendorong kenaikan konsumsi internet dan layanan streaming di Indonesia. BISNIS.COM</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kepri-siapkan-30-titik-nobar-piala-dunia-2026/">Kepri Siapkan 30 Titik Nobar Piala Dunia 2026</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/telkomsel-siapkan-paket-khusus-piala-dunia/">Telkomsel Siapkan Paket Khusus Piala Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Bisnis Digital dan Infrastruktur, Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025</title>
		<link>https://gokepri.com/perkuat-bisnis-digital-dan-infrastruktur-telkom-bukukan-pendapatan-rp1467-triliun-pada-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 02:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131609</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menutup tahun buku 2025 dengan pendapatan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/perkuat-bisnis-digital-dan-infrastruktur-telkom-bukukan-pendapatan-rp1467-triliun-pada-2025/" title="Perkuat Bisnis Digital dan Infrastruktur, Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/perkuat-bisnis-digital-dan-infrastruktur-telkom-bukukan-pendapatan-rp1467-triliun-pada-2025/">Perkuat Bisnis Digital dan Infrastruktur, Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (<a href="https://gokepri.com/tembus-rp1122-triliun-bisnis-digital-dongkrak-pendapatan-telkom/">TLKM</a>) menutup tahun buku 2025 dengan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Perseroan membukukan laba bersih atau net income sebesar Rp17,8 triliun dengan net income margin 12,1 persen. Adapun normalized net income tercatat sebesar Rp22,7 triliun dengan normalized net income margin 15,4 persen.</p>
<p>EBITDA konsolidasi Telkom pada 2025 tercatat sebesar Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA 49,2 persen. Sementara normalized EBITDA mencapai Rp73,2 triliun dengan normalized EBITDA margin sebesar 49,9 persen.</p>
<p>Sejalan dengan penguatan fundamental dan arah transformasi perusahaan, Telkom membukukan total shareholder return (TSR) sebesar 35,7 persen sepanjang 2025. Angka tersebut terdiri atas capital gain sebesar 28,4 persen dan dividend yield sebesar 7,3 persen.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/rupslb-telkom-2025-tetapkan-perubahan-pengurus-perseroan/">RUPSLB Telkom 2025 Tetapkan Perubahan Pengurus Perseroan</a></strong></p>
<p>Capaian itu ditopang kebijakan pengembalian nilai kepada pemegang saham melalui payout ratio sebesar 89 persen untuk pembayaran tahun buku 2024 serta pelaksanaan program share buyback dengan nilai maksimal Rp3 triliun yang masih berlangsung hingga Mei 2026.</p>
<p>Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan eksekusi strategi transformasi menjadi fokus utama perseroan sejak 2025 melalui strategi TLKM 30.</p>
<p>“Lewat strategi TLKM 30, Telkom memantapkan arah transformasi yang lebih terstruktur untuk mengakselerasi terwujudnya visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Dian dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Mei 2026.</p>
<p>Melalui strategi transformasi jangka menengah TLKM 30, Telkom menjalankan empat pilar utama. Pilar pertama ialah Operational &amp; Service Excellence untuk memperkuat prinsip tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan disiplin organisasi, membangun budaya kerja unggul, menciptakan proses bisnis yang efisien, dan meningkatkan kualitas layanan demi mendukung pengalaman pelanggan.</p>
<p>Pada pilar kedua, perseroan menjalankan strategi streamlining dengan menata portofolio bisnis noninti agar kontribusi bisnis lebih optimal, efisiensi operasional meningkat, dan daya saing pada bisnis inti telekomunikasi dan digital semakin kuat.</p>
<p>Implementasi strategi tersebut dilakukan melalui proses divestasi AdMedika dan anak usahanya TelkoMedika yang saat ini telah mencapai tahap Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) menuju divestasi penuh pada akhir semester I 2026. Divestasi penuh atas AdMedika dan TelkoMedika juga disebut akan berkontribusi terhadap peningkatan arus dividen (dividend stream). Selain itu, sejumlah entitas dengan bisnis serupa atau yang dinilai tidak sesuai dengan bisnis inti di ekosistem TelkomGroup juga sedang dirampingkan.</p>
<p>Pada pilar ketiga, Telkom menjalankan strategi unlock value melalui penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital, khususnya konektivitas fiber. Inisiatif tersebut diarahkan untuk meningkatkan utilisasi aset dan memaksimalkan return on assets (ROA), sekaligus memperluas kontribusi Telkom dalam mendukung konektivitas nasional.</p>
<p>Sebagai bagian dari strategi tersebut, Telkom melakukan pemisahan sebagian bisnis dan aset Wholesale Fiber Connectivity kepada InfraNexia yang ditandai dengan penandatanganan Conditional Spin-off Agreement (CSA) pada Desember 2025 sebagai fase carve-out tahap pertama.</p>
<p>Langkah itu juga menjadi bagian dari transformasi menuju strategic holding yang lebih fokus pada penguatan penciptaan nilai, optimalisasi pengelolaan portofolio bisnis, dan percepatan eksekusi strategi perusahaan.</p>
<p>Pada pilar keempat, Telkom menjalankan modus-operandi shift dengan mengubah model dari operating holding menjadi strategic holding. Perseroan melakukan delayering untuk memperkuat fokus bisnis di empat segmen Operating Company (OpCo), yakni B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International.</p>
<p>Dalam struktur tersebut, Telkom sebagai entitas strategic holding akan berfokus pada sinergi penciptaan nilai dan penguatan tata kelola antarsegmen. Sementara operasional bisnis dijalankan oleh masing-masing OpCo sesuai lini usaha yang lebih terfokus. Transformasi ini diharapkan memperkuat fundamental perusahaan, mengharmonisasi lini bisnis agar tidak tumpang tindih, dan meningkatkan penciptaan nilai secara berkelanjutan.</p>
<p>Selain transformasi bisnis, Telkom juga melakukan penyesuaian kebijakan akuntansi sebagai tindak lanjut agenda total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia. Penyesuaian dilakukan untuk meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan, termasuk memastikan ketepatan prinsip penentuan satuan masa manfaat dan klasifikasi aset.</p>
<p>Kebijakan tersebut berdampak pada kontraksi laba bersih sebesar 9,5 persen secara tahunan akibat peningkatan beban percepatan depresiasi. Seiring penerapan kebijakan baru itu, Telkom juga melakukan restatement atas laporan keuangan tahun 2023 dan 2024.</p>
<p>Menurut perseroan, langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola yang transparan, penerapan prinsip kehati-hatian, dan disiplin pengelolaan aset, sejalan dengan implementasi pilar pertama TLKM 30.</p>
<p>Pada segmen B2C yang mencakup layanan mobile dan fixed broadband, Telkomsel sebagai OpCo membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp109,2 triliun sepanjang 2025.</p>
<p>Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital mendorong trafik data tumbuh 15 persen secara tahunan. Selain itu, average revenue per user (ARPU) mulai menunjukkan pemulihan positif sejak paruh kedua 2025 seiring kondisi pasar yang dinilai semakin stabil dan kompetisi industri yang lebih sehat.</p>
<p>Pada 2026, Telkomsel disebut akan fokus menjaga ARPU melalui penyesuaian harga yang tepat sasaran dan menjaga kualitas jaringan untuk menekan perpindahan pelanggan. Perseroan juga memperkuat ekosistem digital agar layanan tetap relevan bagi masyarakat.</p>
<p>Di sisi lain, ekspansi layanan internet rumah dilakukan lebih selektif dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat dan efektivitas pemanfaatan modal guna menjaga pertumbuhan jangka panjang yang sehat.</p>
<p>Pada segmen B2B Infrastructure, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional melalui backbone serat optik sepanjang lebih dari 210 ribu kilometer, menara telekomunikasi di seluruh Indonesia, layanan data center dan cloud, serta konektivitas satelit untuk menjangkau wilayah blank spot dan daerah dengan tantangan geografis.</p>
<p>Pendapatan segmen B2B Infrastructure tercatat sebesar Rp8,9 triliun atau tumbuh 9,2 persen secara tahunan yang ditopang bisnis data center dan ekspansi fiber.</p>
<p>Pendapatan bisnis data center diperoleh dari dua fasilitas hyperscale data center di Cikarang dan Singapura, tiga fasilitas enterprise data center di Serpong, Surabaya, dan Sentul, serta dua fasilitas co-location data center di Singapura yang seluruhnya dikelola NeutraDC.</p>
<p>Selain itu, TelkomGroup juga mengoperasikan 28 fasilitas edge data center NeuCentrIX dengan skala dan kapasitas lebih kecil untuk mendukung kebutuhan layanan data center dan cloud yang lebih dekat dengan pengguna.</p>
<p>Pada bisnis menara telekomunikasi dan fiber-to-the-tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp9,5 triliun dengan net income margin 22,2 persen dan EBITDA margin 82,2 persen.</p>
<p>Kinerja tersebut didukung rasio jumlah penyewa sebesar 1,57 kali atas kepemilikan 40.230 menara telekomunikasi, yang menjadikan Mitratel sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.</p>
<p>Di bisnis Wholesale &amp; International Service, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp10,7 triliun. Hingga saat ini, TelkomGroup melalui Telin telah tergabung dalam 27 sistem kabel laut internasional.</p>
<p>Pada segmen B2B ICT, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp15,3 triliun yang berasal dari bisnis konektivitas, managed solution, dan digital.</p>
<p>Telkom menyebut kebijakan efisiensi pemerintah berdampak pada penurunan permintaan solusi korporasi, terutama dari pelanggan pemerintahan, korporasi besar, swasta, dan usaha kecil menengah. Meski demikian, perseroan menyatakan tetap optimistis terhadap potensi pertumbuhan bisnis melalui penguatan inovasi dan kapabilitas.</p>
<p>Salah satu langkah yang dilakukan ialah pengembangan layanan dan solusi Connectivity+, cybersecurity, dan artificial intelligence (AI), termasuk memperluas kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global.</p>
<p>Sepanjang 2025, Telkom merealisasikan belanja modal sebesar Rp27,5 triliun atau 18,8 persen dari total pendapatan. Sebanyak 93 persen belanja modal dialokasikan untuk perluasan infrastruktur segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International. Sementara sisanya digunakan untuk pengembangan platform digital dengan tetap mengoptimalkan synergy value.</p>
<p>Dian mengatakan 2026 menjadi fase penting bagi Telkom untuk melanjutkan percepatan transformasi perusahaan.</p>
<p>“Sepanjang tahun 2025 Telkom telah berhasil menjaga kinerja yang stabil berkat strategi transformasi TLKM 30. Di tahun 2026, Telkom berada pada fase penting dalam mengakselerasi dan melanjutkan eksekusi transformasi. Dengan disiplin operasional, kami semakin yakin dapat memperkuat daya saing dan menciptakan nilai yang berkelanjutan,” ujar Dian.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/community-gateway-wamena-resmi-beroperasi-telkom-perkuat-konektivitas-digital-papua-pegunungan/">Community Gateway Wamena Resmi Beroperasi, Telkom Perkuat Konektivitas Digital Papua Pegunungan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/perkuat-bisnis-digital-dan-infrastruktur-telkom-bukukan-pendapatan-rp1467-triliun-pada-2025/">Perkuat Bisnis Digital dan Infrastruktur, Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun pada 2025</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan</title>
		<link>https://gokepri.com/saat-tablet-premium-berlomba-jadi-ringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 02:48:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Huawei Bangkok]]></category>
		<category><![CDATA[Huawei MatePad Pro Max]]></category>
		<category><![CDATA[MatePad Pro Max harga]]></category>
		<category><![CDATA[PaperMatte Display]]></category>
		<category><![CDATA[tablet Huawei terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tablet OLED]]></category>
		<category><![CDATA[tablet premium Huawei]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=131400</guid>

					<description><![CDATA[<p>MatePad Pro Max hadir dengan desain ringan dan fitur produktivitas untuk memperkuat persaingan tablet premium <a class="read-more" href="https://gokepri.com/saat-tablet-premium-berlomba-jadi-ringan/" title="Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/saat-tablet-premium-berlomba-jadi-ringan/">Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MatePad Pro Max hadir dengan desain ringan dan fitur produktivitas untuk memperkuat persaingan tablet premium global.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Persaingan tablet premium tidak lagi semata soal performa. Produsen kini berlomba menghadirkan perangkat yang tipis, ringan, tetapi tetap nyaman dipakai bekerja dalam waktu panjang. Di tengah tren itu, Huawei memperkenalkan MatePad Pro Max, tablet berbodi 4,7 milimeter dengan bobot kurang dari setengah kilogram.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah desain ultra-tipis masih cukup menjadi pembeda di pasar tablet premium yang semakin padat?</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/huawei-matepad-12-x-sudah-bisa-dipesan-apa-kelebihannya/">Huawei MatePad 12 X Sudah Bisa Dipesan, Apa Kelebihannya?</a></strong></p>
<p>Huawei tampaknya ingin menjawabnya lewat kombinasi desain dan pengalaman penggunaan. Dalam peluncuran produk di Bangkok, Thailand, Kamis (7/5/2026), perusahaan teknologi asal China itu memperkenalkan MatePad Pro Max sebagai perangkat produktivitas untuk pengguna profesional dan kreator konten.</p>
<p>“Ini adalah tablet tertipis kami,” ujar Kepala Produk Huawei Andrea Zimmer dalam acara tersebut.</p>
<p>Huawei melengkapi perangkat itu dengan layar OLED 13,2 inci dan rasio layar terhadap bodi mencapai 94 persen. Bezel setebal 3,5 milimeter serta material aluminium membuat tampilan perangkat terlihat minimalis dan premium.</p>
<p>Namun, Huawei tidak hanya menjual desain. Perusahaan juga menambahkan fitur PaperMatte Display yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya pada layar. Teknologi itu diklaim memberi sensasi menyerupai menulis di atas kertas ketika pengguna memakai stylus.</p>
<p>Pendekatan tersebut menunjukkan arah baru pasar tablet premium. Perangkat tidak lagi diposisikan hanya sebagai sarana hiburan, melainkan juga alat kerja yang meniru kenyamanan pengalaman analog.</p>
<p>Dari sisi daya, MatePad Pro Max dibekali baterai 10.400 mAh. Huawei mengklaim perangkat itu mampu memutar video hingga 14,5 jam dalam sekali pengisian penuh. Tablet ini juga mendukung pengisian cepat 66 watt dan wired reverse charging hingga 40 watt untuk mengisi perangkat lain melalui kabel.</p>
<p>Huawei menyediakan dua varian penyimpanan, yakni 12 GB + 256 GB dan 12 GB + 512 GB. Harga perangkat dimulai dari 1.399 euro atau sekitar Rp 28,5 juta untuk versi PaperMatte Edition dengan penutup folio. Sementara versi dengan Glide Keyboard dijual mulai 1.499 euro atau sekitar Rp 30,5 juta.</p>
<p>Adapun varian 12 GB + 512 GB bersama Glide Keyboard dipasarkan seharga 1.649 euro atau sekitar Rp 33,5 juta. Hanya saja hingga kini Huawei belum mengumumkan jadwal peluncuran MatePad Pro Max di Indonesia maupun harga resmi untuk pasar domestik.</p>
<p>Meski membawa spesifikasi premium, tantangan Huawei belum sepenuhnya selesai. Persaingan pasar tablet kelas atas masih didominasi merek-merek besar dengan ekosistem aplikasi dan perangkat yang lebih matang.</p>
<p>Huawei pun tampaknya memahami bahwa pasar kini tidak hanya menilai seberapa tipis sebuah perangkat, tetapi juga seberapa jauh perangkat itu dapat menggantikan fungsi laptop dalam aktivitas sehari-hari. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/huawei-watch-gt3-pro-dan-watch-fit-2-segera-meluncur-di-indonesia/">Huawei Watch GT3 Pro dan Watch FIT 2 Segera Meluncur di Indonesia</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/saat-tablet-premium-berlomba-jadi-ringan/">Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Dampak Investasi Apple untuk Industri Teknologi Indonesia?</title>
		<link>https://gokepri.com/apa-dampak-investasi-apple-untuk-industri-teknologi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 04:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=130416</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) — Investasi Apple di Indonesia melalui skema tingkat komponen dalam negeri (TKDN) senilai <a class="read-more" href="https://gokepri.com/apa-dampak-investasi-apple-untuk-industri-teknologi-indonesia/" title="Apa Dampak Investasi Apple untuk Industri Teknologi Indonesia?" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/apa-dampak-investasi-apple-untuk-industri-teknologi-indonesia/">Apa Dampak Investasi Apple untuk Industri Teknologi Indonesia?</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Investasi Apple di Indonesia melalui skema tingkat komponen dalam negeri (TKDN) senilai 160 juta dollar AS periode 2026–2028 dinilai belum sebanding dengan negara tetangga. Kondisi ini menempatkan penguatan industri teknologi nasional dan penyerapan tenaga kerja sebagai pekerjaan rumah yang belum selesai.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menyatakan, Apple mulai menjalankan produksi AirTag di Batam, Kepulauan Riau, serta komponen AirPods Max di Bandung, Jawa Barat. Produk AirTag dari Batam bahkan telah memasuki pasar ekspor ke Amerika Serikat.</p>
<p>“Pabrik di Batam ini menjadi fasilitas pertama yang memproduksi AirTag dan produknya sudah mulai ekspor ke Amerika Serikat,” ujar Chusnunia Chalim, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, di Jakarta, Rabu (23/4/2026).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/macbook-neo-jurus-apple-menembus-pasar-laptop-murah/">MacBook Neo, Jurus Apple Menembus Pasar Laptop Murah</a></strong></p>
<p>Selain produksi, Apple juga memperluas investasi melalui pengembangan sumber daya manusia. Perusahaan itu berencana membangun Apple Developer Institute sebagai pusat pelatihan talenta digital.</p>
<p>Apple telah membuka lima fasilitas pengembangan tersebut di Indonesia, yakni di Surabaya, Batam, Tangerang, serta dua lokasi di Jakarta. Program ini berfokus pada pengembangan kemampuan pemrograman dan inovasi aplikasi.</p>
<p>Mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017, perusahaan dapat memenuhi kewajiban TKDN melalui tiga skema, yakni manufaktur, aplikasi, atau pengembangan inovasi. Skema ini menjadi dasar bagi perusahaan global untuk berinvestasi di sektor teknologi dalam negeri.</p>
<p>Apple memilih skema pengembangan inovasi untuk memenuhi ketentuan TKDN. Pilihan ini tidak mewajibkan pembangunan pabrik utama seperti produksi iPhone di Indonesia.</p>
<p>Menurut Chusnunia, pabrik perakitan AirTag di Kawasan Industri Tunas Industrial Prima Batam berpotensi menyerap tenaga kerja lokal. Namun, skala investasi tersebut masih relatif kecil dibandingkan negara lain di kawasan.</p>
<p>Ia mencontohkan, Apple menginvestasikan lebih dari Rp 256 triliun di Vietnam untuk produksi MacBook, iPad, Apple Watch, dan AirPods. Investasi itu menyerap sekitar 200.000 tenaga kerja.</p>
<p>“Investasi Apple di Indonesia dan Vietnam masih berbeda jauh. Vietnam sudah menjadi basis produksi besar dengan penyerapan tenaga kerja yang tinggi,” ujar Chusnunia.</p>
<p>Ia menilai, Indonesia perlu mendorong peningkatan investasi agar tidak hanya berfokus pada pengembangan talenta, tetapi juga pada manufaktur skala besar.</p>
<p>“Kehadiran Apple perlu memberi dampak pada penguatan industri dan penciptaan lapangan kerja. Itu yang perlu terus didorong ke depan,” kata Chusnunia. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/apple-bangun-pabrik-airtag-di-batam-investasi-as-tetap-berjalan/">Apple Bangun Pabrik AirTag di Batam, Investasi AS Tetap Berjalan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/apa-dampak-investasi-apple-untuk-industri-teknologi-indonesia/">Apa Dampak Investasi Apple untuk Industri Teknologi Indonesia?</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YouTube Tunduk Aturan RI, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan</title>
		<link>https://gokepri.com/youtube-tunduk-aturan-ri-akun-anak-di-bawah-16-tahun-dinonaktifkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 11:45:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=130391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah mengklaim tujuh platform digital telah patuh pada PP Tunas. Pembatasan usia dan penghapusan iklan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/youtube-tunduk-aturan-ri-akun-anak-di-bawah-16-tahun-dinonaktifkan/" title="YouTube Tunduk Aturan RI, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/youtube-tunduk-aturan-ri-akun-anak-di-bawah-16-tahun-dinonaktifkan/">YouTube Tunduk Aturan RI, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pemerintah mengklaim tujuh platform digital telah patuh pada PP Tunas. Pembatasan usia dan penghapusan iklan anak jadi pintu masuk pengawasan ruang digital.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> &#8211; Pemerintah akhirnya mendapatkan komitmen dari YouTube. Platform milik Google itu menyatakan patuh pada aturan baru yang membatasi pengguna di bawah 16 tahun. Konsekuensinya, akun anak-anak di Indonesia berpotensi dinonaktifkan.</p>
<p>Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengumumkan kepatuhan YouTube terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pendapatan-iklan-youtube-google-digerus-tiktok/">Pendapatan Iklan Youtube Google Digerus TikTok</a></strong></p>
<p>“Kami mengapresiasi. YouTube sudah menyampaikan surat kepatuhan,” kata Meutya. Surat tersebut diserahkan langsung kepada Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital.</p>
<p>Komitmen itu tidak sekadar administratif. YouTube mulai menyesuaikan kebijakan internalnya. Dalam panduan komunitas terbaru, platform tersebut menegaskan akan meniadakan akun pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.</p>
<p>Mengacu pada halaman bantuan resmi YouTube, pengguna di bawah usia tersebut menghadapi risiko pembatasan akses. “Akun Anda mungkin akan dinonaktifkan,” demikian tertulis dalam keterangan platform itu.</p>
<p>Selain pembatasan akun, YouTube juga berjanji menghentikan iklan yang menargetkan anak-anak dan remaja. Langkah ini menyasar praktik periklanan berbasis profil usia yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi platform digital.</p>
<p>Kementerian Komdigi menyebut kepatuhan YouTube melengkapi daftar platform global yang telah mengikuti aturan serupa. Hingga Rabu, tujuh platform tercatat telah menyatakan patuh, yakni X, Bigo Live, Meta—yang mencakup Instagram, Facebook, dan Threads—TikTok, serta YouTube.</p>
<p>“Ini komitmen bersama untuk melindungi anak-anak di ruang digital,” ujar Meutya.</p>
<p>PP Tunas sendiri mulai berlaku sejak 28 Maret 2026. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan delapan platform besar untuk segera menyesuaikan kebijakan. Selain tujuh yang telah patuh, Roblox menjadi satu-satunya yang belum menyatakan kepatuhan penuh.</p>
<p>Regulasi ini lahir di tengah kekhawatiran meningkatnya paparan konten digital terhadap anak-anak. Pemerintah menilai platform belum cukup ketat dalam mengendalikan akses usia dan distribusi konten.</p>
<p>Namun, implementasi aturan ini menyisakan sejumlah pertanyaan. Salah satunya terkait mekanisme verifikasi usia. Tanpa sistem identifikasi yang kuat, pembatasan berpotensi mudah disiasati pengguna.</p>
<p>Di sisi lain, kebijakan ini juga menyentuh aspek ekonomi digital. Penghapusan iklan berbasis anak dapat memengaruhi ekosistem kreator yang selama ini menyasar segmen remaja.</p>
<p>Pemerintah memberi tenggat hingga Juni 2026 bagi platform lain untuk mengikuti aturan ini. Komdigi menegaskan pengawasan akan diperketat, seiring upaya membangun ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/jelang-pp-tunas-berlaku-tiktok-dan-roblox-minta-waktu-tambahan/">Jelang PP Tunas Berlaku, TikTok dan Roblox Minta Waktu Tambahan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/youtube-tunduk-aturan-ri-akun-anak-di-bawah-16-tahun-dinonaktifkan/">YouTube Tunduk Aturan RI, Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amsakar Achmad: Batam Siap Menjadi Hub Digital Dunia</title>
		<link>https://gokepri.com/amsakar-achmad-batam-siap-menjadi-hub-digital-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 03:53:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[bp batam]]></category>
		<category><![CDATA[DayOne]]></category>
		<category><![CDATA[pusat data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=130137</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; DayOne, perusahaan infrastruktur digital asal Singapura, mengembangkan kampus pusat data hyperscale keduanya <a class="read-more" href="https://gokepri.com/amsakar-achmad-batam-siap-menjadi-hub-digital-dunia/" title="Amsakar Achmad: Batam Siap Menjadi Hub Digital Dunia" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/amsakar-achmad-batam-siap-menjadi-hub-digital-dunia/">Amsakar Achmad: Batam Siap Menjadi Hub Digital Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; DayOne, perusahaan infrastruktur digital asal Singapura, mengembangkan kampus pusat data hyperscale keduanya di Batam setelah sebelumnya beroperasi di Nongsa Digital Park. Ekspansi itu ditopang pasokan listrik 511 MVA atau setara 450 megawatt (MW) dari PLN Batam.</p>
<p>Kontrak ketenagalistrikan terbesar untuk pelanggan pusat data di Indonesia itu disepakati dalam seremoni penandatanganan di Balairung Sari BP Batam, Jumat (17/4/2026).</p>
<p>Proyek kedua DayOne berlokasi di Kabil Industrial Tech Park, Batam, dan dijadwalkan beroperasi secara bertahap pada 2026 hingga 2027. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung komputasi berbasis kecerdasan buatan dan layanan komputasi awan bagi kawasan Asia-Pasifik.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/raksasa-teknologi-dunia-bangun-pusat-data-di-batam/">Raksasa Teknologi Dunia Bangun Pusat Data di Batam</a></strong></p>
<p>Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut ketersediaan lahan, kepastian hukum, dan keandalan energi sebagai tiga pilar yang membuat Batam kompetitif di tingkat regional.</p>
<p>“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.</p>
<p>Chief Executive Officer DayOne Jamie Khoo menyatakan ekspansi dari Nongsa ke Kabil merupakan bagian dari strategi membangun model SIJORI, platform pusat data lintas batas yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam dalam satu ekosistem terintegrasi di Asia Tenggara.</p>
<p>“Pengembangan yang dilakukan secara bertahap di Batam, dari Nongsa hingga Kabil, mencerminkan semakin strategisnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan,” kata Jamie.</p>
<p>Selain perjanjian jual beli tenaga listrik, BP Batam dan PLN Batam juga menandatangani nota kesepahaman pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung berkapasitas 200 megawatt-peak (MWp) di wilayah kerja BP Batam. Kesepakatan lain mencakup penyediaan jaringan serat optik dan pemeliharaan infrastruktur kritis untuk ekosistem pusat data.</p>
<p>Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo menyatakan kontrak ini merupakan yang terbesar yang pernah diteken PLN Batam untuk segmen pusat data. “Sinergi antara PLN Batam dan DayOne dengan dukungan BP Batam akan memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujar Kwin Fo.</p>
<p>Kehadiran pusat data hyperscale ini diproyeksikan memberi efek pengganda bagi ekonomi lokal, termasuk penciptaan lapangan kerja di sektor teknologi dan penguatan posisi Batam dalam peta investasi digital global.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pln-batam-dan-dayone-wujudkan-data-center-terbesar-di-indonesia/">PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/amsakar-achmad-batam-siap-menjadi-hub-digital-dunia/">Amsakar Achmad: Batam Siap Menjadi Hub Digital Dunia</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Livin’ Call Hadir di Aplikasi Mandiri, Bebas Pulsa Termasuk dari Luar Negeri</title>
		<link>https://gokepri.com/livin-call-hadir-di-aplikasi-mandiri-bebas-pulsa-termasuk-dari-luar-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 02:58:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=129308</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) – Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ Call di aplikasi Livin’ by Mandiri yang <a class="read-more" href="https://gokepri.com/livin-call-hadir-di-aplikasi-mandiri-bebas-pulsa-termasuk-dari-luar-negeri/" title="Livin’ Call Hadir di Aplikasi Mandiri, Bebas Pulsa Termasuk dari Luar Negeri" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/livin-call-hadir-di-aplikasi-mandiri-bebas-pulsa-termasuk-dari-luar-negeri/">Livin’ Call Hadir di Aplikasi Mandiri, Bebas Pulsa Termasuk dari Luar Negeri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> – Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ Call di aplikasi Livin’ by Mandiri yang memungkinkan nasabah menghubungi call center bank secara gratis tanpa biaya pulsa, termasuk dari luar negeri, selama 24 jam sehari tujuh hari seminggu.</p>
<p>Fitur ini dapat diakses sebelum login melalui tombol “Livin’ Call by Mandiri Bebas Pulsa” di sudut kanan atas aplikasi, atau melalui menu “Lihat Semua” pada bagian Transaksi Favorit. Setelah terhubung, nasabah memilih bahasa Indonesia atau Inggris, menentukan jenis layanan yang dibutuhkan, lalu langsung tersambung dengan agen call center.</p>
<p>Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama menyatakan fitur ini merupakan bagian dari penguatan layanan nasabah secara menyeluruh melalui satu platform terintegrasi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/bank-mandiri-salurkan-kur-rp6-triliun-perdagangan-besar-paling-subur/">Bank Mandiri Salurkan KUR Rp6 Triliun, Perdagangan Besar Paling Subur</a></strong></p>
<p>“Melalui Livin’ Call, kami ingin memastikan nasabah dapat mengakses layanan secara lebih mudah dan efisien dalam satu platform terintegrasi,” ujar Timothy dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2026).</p>
<p>Secara teknologi, Livin’ Call diperbarui dengan integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan fitur straight-through verification — sistem verifikasi otomatis tanpa campur tangan manual — untuk memperkuat keamanan layanan nasabah.</p>
<p>Pengembangan Livin’ Call sejalan dengan pertumbuhan penggunaan aplikasi induknya. Hingga Februari 2026, Livin’ by Mandiri mencatat lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun, atau tumbuh sekitar 28 persen secara tahunan.</p>
<p>Timothy menambahkan, ekosistem digital yang terintegrasi memungkinkan bank menyampaikan informasi secara lebih responsif sekaligus menjaga konsistensi kualitas layanan di seluruh kanal digital.</p>
<p>“Dengan ekosistem layanan digital yang terus kami perkuat, Bank Mandiri ingin memastikan pengalaman nasabah semakin efisien dan relevan dengan kebutuhan transaksi yang kian dinamis,” kata Timothy.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/bank-mandiri-biayai-pembuatan-dua-kapal-baru-tni-al-rp66-miliar/">Bank Mandiri Biayai Pembuatan Dua Kapal Baru TNI AL Rp66 Miliar</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/livin-call-hadir-di-aplikasi-mandiri-bebas-pulsa-termasuk-dari-luar-negeri/">Livin’ Call Hadir di Aplikasi Mandiri, Bebas Pulsa Termasuk dari Luar Negeri</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 27/29 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-10 01:49:46 by W3 Total Cache
-->