<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tekno &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tekno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tekno/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 02:12:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>Tekno &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tekno/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BP Batam Satukan Layanan Digital Lewat Super Apps</title>
		<link>https://gokepri.com/bp-batam-satukan-layanan-digital-lewat-super-apps/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:12:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135913</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai mengembangkan Super Apps BP Batam sebagai pintu <a class="read-more" href="https://gokepri.com/bp-batam-satukan-layanan-digital-lewat-super-apps/" title="BP Batam Satukan Layanan Digital Lewat Super Apps" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/bp-batam-satukan-layanan-digital-lewat-super-apps/">BP Batam Satukan Layanan Digital Lewat Super Apps</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai mengembangkan Super Apps BP Batam sebagai pintu tunggal berbagai layanan digital. Integrasi tersebut diharapkan mengakhiri layanan yang selama ini tersebar di banyak aplikasi sekaligus mempersingkat proses pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.</p>
<p>Pengembangan Super Apps menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi yang digelar Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam di Conference Hall Gedung Pusat Teknologi Informasi BP Batam, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu dibuka Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad.</p>
<p>Kebutuhan menghadirkan layanan yang lebih sederhana menjadi salah satu alasan BP Batam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Selama ini, berbagai layanan digital masih berjalan melalui sejumlah aplikasi yang berdiri sendiri sehingga pengguna harus berpindah-pindah platform ketika mengakses layanan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/memahami-visi-negara-digital-singapura-dari-wawancara-menteri-josephine-teo/">Memahami Visi Negara Digital Singapura dari Wawancara Menteri Josephine Teo</a></strong></p>
<p>Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sardin Sitorus, mengatakan Super Apps dikembangkan sebagai inisiatif strategis untuk menghadirkan layanan digital yang lebih mudah diakses, terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.</p>
<p>“Super Apps ini adalah salah satu upaya kita untuk mempermudah akses digital bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengakses layanan digital BP Batam,” kata Sardin.</p>
<p>Selain membangun platform digital, BP Batam menghimpun masukan dari seluruh unit kerja. Masukan tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebutuhan bisnis sekaligus pengembangan aplikasi yang mampu mengintegrasikan seluruh layanan.</p>
<p>Super Apps BP Batam dirancang sebagai single gateway yang menghubungkan berbagai layanan melalui konsep One Stop Service, Single Identity atau Single Sign-On (SSO), serta Integrated Process.</p>
<p>Melalui sistem tersebut, masyarakat dan pelaku usaha nantinya cukup menggunakan satu identitas digital untuk mengakses berbagai layanan BP Batam. Integrasi proses juga diharapkan memangkas tahapan administrasi yang berulang sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan mudah dipantau.</p>
<p>Sebagai acuan pengembangan, BP Batam mempelajari sejumlah praktik penerapan Super Apps di tingkat nasional maupun internasional. Referensi itu mencakup INA Digital di Indonesia, LifeSG di Singapura, dan UMANG di India.</p>
<p>Pengalaman dari berbagai platform tersebut menjadi rujukan dalam membangun layanan digital yang terpadu, aman, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. BP Batam menargetkan masyarakat maupun pelaku usaha memperoleh pengalaman layanan yang lebih sederhana tanpa harus berpindah-pindah sistem.</p>
<p>Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan pengembangan Super Apps merupakan bagian dari transformasi digital yang mengintegrasikan berbagai layanan ke dalam satu platform.</p>
<p>“Penguatan layanan digital tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Sudirman, integrasi layanan digital akan memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis elektronik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Inisiatif tersebut juga merupakan pelaksanaan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.</p>
<p>Karena itu, pengembangan Super Apps tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan, tetapi juga mendukung kemudahan berusaha dan memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi dan ekonomi digital. Tahap berikutnya, BP Batam akan menyusun kebutuhan bisnis dan melanjutkan proses integrasi sebelum platform tersebut diterapkan secara lebih luas.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/batam-makin-menarik-bagi-investasi-digital/">Batam Makin Menarik bagi Investasi Digital</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/bp-batam-satukan-layanan-digital-lewat-super-apps/">BP Batam Satukan Layanan Digital Lewat Super Apps</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026</title>
		<link>https://gokepri.com/komitmen-membangun-talenta-berkelanjutan-antar-telkom-raih-lestari-award-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135654</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program People Development Plan Telkom membangun ekosistem pengembangan talenta untuk melahirkan future-ready digital leaders. Jakarta <a class="read-more" href="https://gokepri.com/komitmen-membangun-talenta-berkelanjutan-antar-telkom-raih-lestari-award-2026/" title="Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/komitmen-membangun-talenta-berkelanjutan-antar-telkom-raih-lestari-award-2026/">Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Program People Development Plan Telkom membangun ekosistem pengembangan talenta untuk melahirkan future-ready digital leaders.</strong></p>
<p><strong>Jakarta (gokepri)</strong> – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (<a href="https://gokepri.com/telkom-tlkm-bukukan-pendapatan-rp753-triliun-paruh-pertama-2024/">TLKM</a>) meraih Lestari Award 2026 pada kategori Talent Management melalui inisiatif People Development Plan yang mengusung tema Building Future-Ready Digital Leaders Across TelkomGroup.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi untuk menyiapkan pemimpin digital masa depan sekaligus mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/61-tahun-telkom-indonesia-gelorakan-semangat-transformasi-digital-nasional/">61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional</a></strong></p>
<p>Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang inovatif dan berdampak. Penghargaan ini sekaligus mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).</p>
<p>Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan mencakup 14 kategori yang dinilai oleh 12 juri independen dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, dan profesional di bidang keberlanjutan. Penilaian dilakukan dengan sistem berlapis.</p>
<p>People Development Plan merupakan strategi pengembangan talenta TelkomGroup yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri digital. Melalui ekosistem pembelajaran yang disusun berdasarkan kebutuhan bisnis, program ini mencakup pengembangan kompetensi, coaching dan mentoring, experiential learning, riset dan inovasi, serta pemanfaatan platform pembelajaran digital. Program ini juga mencakup assessment untuk memastikan kesiapan talenta dalam menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Pada kesempatan terpisah, Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menyampaikan, &#8220;Membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak bagi bisnis. Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan.&#8221;</p>
<p>Pengembangan People Development Plan (PDP) dirancang oleh unit Talent Management Policy dan dioperasionalisasikan melalui kolaborasi dengan Telkom Corporate University Center (TCUC) dan Assessment Corporate University (ACI). Program ini difokuskan pada berbagai domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan Business to Consumer (B2C), Business to Business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kapabilitas kepemimpinan.</p>
<p>Pendekatan ini memastikan setiap talenta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini sekaligus siap mendukung transformasi perusahaan di masa depan.</p>
<p>Sejalan, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi keberlanjutan perusahaan.</p>
<p>Ia menjelaskan keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan.</p>
<p>&#8220;Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital,&#8221; pungkas Reza.</p>
<p>Keberhasilan ini turut memperkuat implementasi pilar Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia. Pilar ini diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas insan perusahaan agar siap menghadapi dinamika industri dan kebutuhan bisnis di masa depan. Bagi Telkom, pengembangan talenta merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing sekaligus mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan.</p>
<p>Atas pencapaian tersebut, Telkom juga berhak melaju ke kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lainnya. Melalui pengembangan talenta yang berkelanjutan, Telkom akan terus memperkuat kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama inovasi dan transformasi. Langkah ini sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/telkomgroup-perkuat-transformasi-bisnis-dan-komitmen-esg-untuk-pertumbuhan-berkelanjutan/">TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG untuk Pertumbuhan Berkelanjutan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/komitmen-membangun-talenta-berkelanjutan-antar-telkom-raih-lestari-award-2026/">Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Altiva Identity Bangun Pusat Data di Batam</title>
		<link>https://gokepri.com/altiva-identity-bangun-pusat-data-di-batam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:26:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Altiva Identity Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[Data Center]]></category>
		<category><![CDATA[pln batam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135643</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Masuknya PT Altiva Identity Data Center ke Batam diawali dengan kepastian pasokan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/altiva-identity-bangun-pusat-data-di-batam/" title="Altiva Identity Bangun Pusat Data di Batam" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/altiva-identity-bangun-pusat-data-di-batam/">Altiva Identity Bangun Pusat Data di Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Masuknya PT Altiva Identity Data Center ke Batam diawali dengan kepastian pasokan listrik dari PT PLN Batam. Pemerintah Kota Batam menilai infrastruktur energi menjadi syarat utama yang membuat investasi pusat data mulai berdatangan ke daerah tersebut.</p>
<p>Kepastian itu ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa, 28 Juli 2026. Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri penandatanganan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap investasi berbasis teknologi.</p>
<p>Menurut Amsakar, kesepakatan itu menunjukkan kesiapan ekosistem investasi yang selama ini dibutuhkan industri pusat data. Pemerintah daerah melihat kepastian pasokan listrik sebagai fondasi agar investor berani merealisasikan proyeknya di Batam.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/investasi-pusat-data-belum-cukup-batam-perlu-mencetak-talenta-teknologi/">Investasi Pusat Data Belum Cukup, Batam Perlu Mencetak Talenta Teknologi</a></strong></p>
<p>“Kolaborasi ini meningkatkan daya saing investasi Batam,” kata Amsakar.</p>
<p>Perkembangan tersebut sekaligus menandai perubahan arah investasi di Batam. Selama ini kawasan industri itu dikenal sebagai basis manufaktur dan perakitan, namun kini mulai menjadi tujuan investasi teknologi informasi, termasuk industri pusat data.</p>
<p>Perubahan itu mendorong Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam menyiapkan infrastruktur pendukung. Selain listrik yang menjadi kebutuhan utama operasional pusat data, pemerintah juga memastikan ketersediaan air bersih serta mempercepat proses perizinan agar proyek dapat segera berjalan.</p>
<p>“Kebutuhan listrik dan air bersih harus terpenuhi,” ujar Amsakar.</p>
<p>Menurut dia, keputusan PT Altiva Identity Data Center berinvestasi di Batam didukung sejumlah keunggulan yang dimiliki daerah tersebut. Selain berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Singapura, Batam juga memperoleh dukungan regulasi dari pemerintah pusat yang memperkuat daya tarik investasi.</p>
<p>Masuknya Altiva juga dinilai sejalan dengan meningkatnya perhatian pelaku industri teknologi global terhadap Batam. Salah satu proyek yang telah diumumkan ialah kemitraan Firmus Technologies Australia bersama Nvidia untuk membangun fasilitas pusat data AI atau AI Factory di Batam yang ditargetkan mulai beroperasi pada triwulan I 2027.</p>
<p>Melihat perkembangan itu, Pemerintah Kota Batam mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Pemerintah menilai citra daerah yang aman dan ramah investasi menjadi faktor penting untuk mempertahankan minat investor.</p>
<p>Optimisme tersebut turut ditopang sejumlah indikator ekonomi daerah. Indeks Pembangunan Manusia Batam telah mencapai 83,8, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan masuk lima besar di Sumatra.</p>
<p>Di sisi lain, sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian Batam dengan kontribusi sekitar 52-56 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kota Batam. Kontribusi Batam terhadap perekonomian Provinsi Kepulauan Riau juga mencapai sekitar 62-68 persen sehingga pemerintah menilai transformasi menuju industri digital dibangun di atas fondasi ekonomi yang telah kuat.</p>
<p>“Kami ingin Batam semakin maju dan berdaya saing,” kata Amsakar.</p>
<p>Penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Data Center menjadi langkah awal penyediaan infrastruktur energi bagi investasi pusat data. Pemerintah Kota Batam menyatakan akan melanjutkan dukungan melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur dasar untuk menarik lebih banyak investasi teknologi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/topang-investasi-pusat-data-dan-industri-pln-batam-tambah-pasokan-listrik-300-mw/">Topang Investasi Pusat Data dan Industri, PLN Batam Tambah Pasokan Listrik 300 MW</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/altiva-identity-bangun-pusat-data-di-batam/">Altiva Identity Bangun Pusat Data di Batam</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investasi Pusat Data Belum Cukup, Batam Perlu Mencetak Talenta Teknologi</title>
		<link>https://gokepri.com/investasi-pusat-data-belum-cukup-batam-perlu-mencetak-talenta-teknologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 12:02:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Investasi AI dan pusat data dinilai membuka peluang baru. Batam perlu mencetak talenta, bukan sekadar <a class="read-more" href="https://gokepri.com/investasi-pusat-data-belum-cukup-batam-perlu-mencetak-talenta-teknologi/" title="Investasi Pusat Data Belum Cukup, Batam Perlu Mencetak Talenta Teknologi" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/investasi-pusat-data-belum-cukup-batam-perlu-mencetak-talenta-teknologi/">Investasi Pusat Data Belum Cukup, Batam Perlu Mencetak Talenta Teknologi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Investasi AI dan pusat data dinilai membuka peluang baru. Batam perlu mencetak talenta, bukan sekadar menjadi lokasi operasi.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> – Besarnya investasi pusat data dan kecerdasan buatan (AI) di Batam dinilai belum cukup menjamin peningkatan nilai tambah bagi daerah. Pemerintah Singapura menilai tantangan berikutnya adalah memastikan tenaga kerja lokal mampu naik kelas sehingga tidak hanya menjadi operator, tetapi ikut menguasai keahlian dan teknologi.</p>
<p>Pandangan itu disampaikan Menteri Negara Singapura untuk Luar Negeri sekaligus Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga Zhulkarnain Abdul Rahim saat menjawab pertanyaan jurnalis dalam Indonesian Journalists’ Visit Programme (IJVP) di Kementerian Luar Negeri Singapura, Kamis, 16 Juli 2026.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/apa-respons-singapura-terhadap-narasi-sellsingapore/">Apa Respons Singapura terhadap Narasi #SellSingapore?</a></strong></p>
<p>Pertanyaan tersebut muncul dari kekhawatiran bahwa derasnya investasi pusat data di Batam hanya menjadikan kawasan itu sebagai operational backyard bagi Singapura. Sementara itu, kemampuan riset, pengembangan teknologi, dan keahlian strategis tetap terpusat di luar Indonesia.</p>
<p>Zhulkarnain mengakui Batam telah menjadi tujuan penting investasi digital di kawasan. Saat berkunjung ke Batam, ia melihat langsung perkembangan pusat data yang kini melayani perusahaan teknologi berskala global.</p>
<p>“Saya terkesan melihat besarnya pusat data di Batam dan perusahaan-perusahaan besar yang menggunakannya,” kata Zhulkarnain.</p>
<p>Keberadaan industri tersebut, kata dia, sudah memberi manfaat melalui penciptaan lapangan kerja dan tumbuhnya ekosistem digital. Namun manfaat ekonomi akan jauh lebih besar apabila tenaga kerja lokal mampu mengisi pekerjaan dengan nilai tambah yang lebih tinggi.</p>
<p><strong>Naik ke Rantai Nilai Lebih Tinggi</strong></p>
<figure id="attachment_135310" aria-describedby="caption-attachment-135310" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-135310" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/EA6963F5-DA17-45AA-BBB7-371CEB169A5E-scaled-e1784808031108.jpeg" alt="Pusat data ai batam" width="800" height="600" /><figcaption id="caption-attachment-135310" class="wp-caption-text">Menteri Negara Singapura untuk Luar Negeri sekaligus Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga, Zhulkarnain Abdul Rahim, bersama wartawan dalam Indonesian Journalists’ Visit Programme (IJVP) di Kementerian Luar Negeri Singapura, Kamis, 16 Juli 2026. Foto: MDDI Singapora</figcaption></figure>
<p>Zhulkarnain mengatakan setiap negara yang membangun industri teknologi menghadapi tantangan serupa. Pada tahap awal, investasi umumnya berfokus pada pembangunan fasilitas dan operasional. Setelah itu, tantangan bergeser pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia.</p>
<p>Singapura, kata dia, pernah melalui proses yang sama ketika industri manufaktur semikonduktor mulai berkembang. Dari basis produksi, Singapura kemudian mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu mengisi pekerjaan yang lebih kompleks.</p>
<p>“Langkah berikutnya adalah memastikan kita naik ke rantai nilai yang lebih tinggi.”</p>
<p>Ia menilai proses tersebut tidak bisa hanya mengandalkan investasi asing. Pemerintah, lembaga pendidikan, industri, dan masyarakat perlu bersama-sama menyiapkan tenaga kerja yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.</p>
<p>Karena itu, pendidikan dan pelatihan menjadi faktor yang menentukan keberhasilan transfer teknologi. Semakin tinggi kemampuan tenaga kerja lokal, semakin besar peluang perusahaan global memindahkan pekerjaan dengan nilai tambah lebih tinggi ke Batam.</p>
<p><strong>Bukan Teknologi Singapura</strong></p>
<p>Zhulkarnain menepis anggapan bahwa investasi pusat data di Batam identik dengan perpindahan teknologi milik Singapura. Sebagian besar investasi itu berasal dari perusahaan teknologi multinasional yang memilih Batam karena berbagai keunggulan yang dimiliki kawasan tersebut.</p>
<figure id="attachment_132449" aria-describedby="caption-attachment-132449" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-132449" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801.jpeg" alt="Pusat data batam" width="1080" height="1350" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801.jpeg 1080w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801-768x960.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-132449" class="wp-caption-text">Grafis: GOKEPRI/CANDRA GUNAWAN</figcaption></figure>
<p>Batam, kata dia, memiliki lokasi strategis, lahan yang memadai, serta kedekatan dengan Singapura. Kondisi itu menjadikan kawasan tersebut menarik bagi perusahaan yang membutuhkan infrastruktur digital berskala besar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/mengapa-investor-singapura-tetap-melirik-indonesia/">Mengapa Investor Singapura Tetap Melirik Indonesia</a></strong></p>
<p>Namun keunggulan geografis saja tidak cukup untuk mempertahankan daya saing dalam jangka panjang. Ketersediaan tenaga kerja dengan keterampilan digital menjadi syarat agar Batam memperoleh manfaat yang lebih besar dari investasi tersebut.</p>
<p>“Kita perlu menciptakan lingkungan yang membuat transfer teknologi benar-benar terjadi.”</p>
<p><strong>Peluang Kerja Sama Pendidikan</strong></p>
<p>Zhulkarnain melihat kedekatan Batam dengan Singapura membuka peluang lebih luas untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan pelatihan teknologi. Kolaborasi itu dinilai penting agar tenaga kerja Indonesia mampu mengikuti perkembangan industri AI yang tumbuh cepat.</p>
<p>Ia mencontohkan program NUS Overseas Colleges di Singapura yang mengirim mahasiswa belajar ke berbagai pusat inovasi dunia, seperti Silicon Valley, Paris, dan Jerman. Pengalaman bekerja di ekosistem teknologi global menjadi bekal ketika mereka kembali membangun perusahaan di negaranya.</p>
<p>Salah satu lulusan program tersebut, kata Zhulkarnain, kemudian mendirikan platform jual beli daring Carousell.</p>
<p>Zhulkarnain menilai perkembangan AI akan menjadi lompatan teknologi berikutnya setelah revolusi digital. Besarnya investasi yang mengalir ke sektor tersebut membuka peluang sekaligus risiko apabila negara tidak menyiapkan tenaga kerjanya.</p>
<p>Ia mengingatkan jangan sampai muncul kesenjangan baru antara kelompok yang mampu memanfaatkan AI dan mereka yang tertinggal karena tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan.</p>
<p>“Gelombang berikutnya adalah AI. Bukan hanya menjadi pengguna, tetapi juga menjadi pengembang AI.”</p>
<p>Karena itu, Batam dinilai memiliki peluang memanfaatkan posisinya sebagai salah satu pusat investasi digital di Asia Tenggara. Namun peluang tersebut hanya akan menghasilkan nilai tambah lebih besar apabila diikuti peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan, dan kompetensi tenaga kerja.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/memahami-visi-negara-digital-singapura-dari-wawancara-menteri-josephine-teo/">Memahami Visi Negara Digital Singapura dari Wawancara Menteri Josephine Teo</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/investasi-pusat-data-belum-cukup-batam-perlu-mencetak-talenta-teknologi/">Investasi Pusat Data Belum Cukup, Batam Perlu Mencetak Talenta Teknologi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kabel Laut Nongsa-Changi Penting bagi Batam dan Singapura</title>
		<link>https://gokepri.com/mengapa-kabel-laut-nongsa-changi-penting-bagi-batam-dan-singapura/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:54:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[SKKL Nongsa-Changi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indonesia dan Singapura meresmikan Nongsa-Changi Cable. Konektivitas baru menopang investasi dan ekonomi digital regional. BATAM <a class="read-more" href="https://gokepri.com/mengapa-kabel-laut-nongsa-changi-penting-bagi-batam-dan-singapura/" title="Mengapa Kabel Laut Nongsa-Changi Penting bagi Batam dan Singapura" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/mengapa-kabel-laut-nongsa-changi-penting-bagi-batam-dan-singapura/">Mengapa Kabel Laut Nongsa-Changi Penting bagi Batam dan Singapura</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indonesia dan Singapura meresmikan Nongsa-Changi Cable. Konektivitas baru menopang investasi dan ekonomi digital regional.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Peresmian Nongsa-Changi Cable (NCC) menjadi tonggak baru penguatan konektivitas digital Indonesia dan Singapura. Infrastruktur kabel bawah laut sepanjang 50 kilometer itu bukan sekadar menghubungkan Batam dan Changi, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai gerbang ekonomi digital Indonesia. NCC membuka ruang lebih besar bagi investasi pusat data, kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan industri digital di Asia Tenggara.</p>
<p>Kehadiran NCC atau Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Nongsa-Changi juga menjadi fondasi pengembangan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) sebagai pusat ekonomi digital regional. Kawasan perdagangan bebas yang selama ini menjadi simbol kemitraan ekonomi Indonesia-Singapura itu diproyeksikan semakin menarik investasi karena memiliki koneksi data yang lebih cepat, stabil, dan berlatensi rendah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/deretan-investasi-data-centre-ratusan-triliun-di-batam/">Deretan Investasi Data Centre Ratusan Triliun di Batam</a></strong></p>
<p>Kabel tersebut menghubungkan Nongsa Digital Park di Batam dengan Changi di Singapura melalui jalur paling pendek dan langsung. Kawasan Nongsa selama beberapa tahun terakhir berkembang menjadi klaster pusat data yang terus bertambah seiring meningkatnya investasi infrastruktur digital.</p>
<p>Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong mengatakan kabel tersebut akan mendukung pertumbuhan pusat data dan layanan digital di Batam sekaligus mempermudah perusahaan menjalankan operasi lintas negara. “Karena itulah proyek seperti Nongsa-Changi Cable menjadi penting,” ujar Gan saat peresmian di Nongsa, Batam, Senin (20/7).</p>
<p>Gan menjelaskan perusahaan yang mengembangkan aplikasi berbasis AI, layanan komputasi awan, maupun manufaktur berteknologi tinggi membutuhkan perpindahan data yang aman, andal, dan memiliki latensi sangat rendah. Menurut dia, keberadaan NCC memungkinkan kebutuhan tersebut dipenuhi sehingga aktivitas bisnis digital dapat berlangsung lebih efisien.</p>
<figure id="attachment_135100" aria-describedby="caption-attachment-135100" style="width: 1000px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-135100" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/DC10C48D-5A36-4C9D-9BDA-5B8203233615-e1784548256601.jpeg" alt="SKKL Nongsa-Changie" width="1000" height="668" /><figcaption id="caption-attachment-135100" class="wp-caption-text">SKKL Nongsa-Changie di Nongsa Digital Park, Batam. Foto: Kemenko Perekonomian</figcaption></figure>
<p>Ia menilai proyek itu menjadi bukti hubungan Indonesia dan Singapura yang semakin erat serta saling melengkapi. Singapura menawarkan konektivitas global, iklim usaha yang terpercaya, serta akses ke perusahaan dan pelanggan internasional, sedangkan Indonesia memiliki pasar yang besar, sumber daya manusia, lahan untuk ekspansi, serta potensi energi terbarukan.</p>
<p>Menurut Gan, kedekatan geografis Singapura dengan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun memungkinkan perusahaan membangun operasi di kedua negara sekaligus melayani pasar Asia Tenggara. Kemitraan itu juga membuka peluang kolaborasi perusahaan serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja di kedua negara.</p>
<p>Ia mengaitkan proyek tersebut dengan hasil Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura yang digelar di Jakarta pada awal Juli lalu. Dalam pertemuan itu, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Presiden Prabowo Subianto menyambut pengembangan Batam, Bintan, dan Karimun sebagai pusat ekonomi digital baru di kawasan.</p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Nongsa-Changi Cable sebagai fondasi fisik koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura. “Mari membangun koridor digital ini bukan hanya dengan kabel dan data, tetapi juga dengan kepercayaan, kemitraan, dan visi bersama,” ujar Airlangga.</p>
<figure id="attachment_135101" aria-describedby="caption-attachment-135101" style="width: 830px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-135101" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/958739CD-E3D9-45E5-81E0-B7F41F288A4D.jpeg" alt="SKKL Nongsa-Changi" width="830" height="468" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/958739CD-E3D9-45E5-81E0-B7F41F288A4D.jpeg 830w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/958739CD-E3D9-45E5-81E0-B7F41F288A4D-200x112.jpeg 200w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/958739CD-E3D9-45E5-81E0-B7F41F288A4D-300x170.jpeg 300w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/958739CD-E3D9-45E5-81E0-B7F41F288A4D-768x433.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 830px) 100vw, 830px" /><figcaption id="caption-attachment-135101" class="wp-caption-text">Kabel SKKL Nongsa-Changi di Taman Nongsa Indah Village, Batam, 20 Juli 2026. Foto: Channel News Asia</figcaption></figure>
<p>Ia menegaskan manfaat koridor digital tersebut tidak hanya dirasakan Indonesia dan Singapura, tetapi juga kawasan ASEAN. Menurut dia, pembangunan infrastruktur digital harus menjadi jembatan bagi kolaborasi ekonomi kawasan di tengah pesatnya transformasi digital global.</p>
<p>Airlangga mengatakan transformasi digital Indonesia kini diukur melalui pembangunan infrastruktur nyata dan meningkatnya konektivitas. Indonesia saat ini memiliki sekitar 235,26 juta pengguna internet dan 99,5 juta pelanggan broadband, sehingga membutuhkan jaringan digital yang semakin andal untuk menopang pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Ia menggambarkan keunggulan NCC melalui perbandingan sederhana. Jarak Changi dan Nongsa hampir sama dengan jarak Jakarta-Bogor yang dapat ditempuh sekitar satu jam melalui jalur darat ketika lalu lintas padat, sedangkan transmisi data melalui kabel tersebut hanya membutuhkan latensi sekitar 0,2 milidetik.</p>
<p>Kecepatan tersebut menjadi faktor penting di era AI karena komunikasi antarmanusia, antarmesin, maupun antara manusia dan mesin bergantung pada konektivitas berkapasitas tinggi dengan jeda waktu yang sangat rendah.</p>
<p>Kabel bawah laut itu dilengkapi 24 pasangan serat optik yang dirancang menghadirkan konektivitas berkapasitas tinggi dengan latensi rendah. Infrastruktur tersebut mampu menambah kapasitas transmisi data hingga lebih dari 1,6 petabit per detik dengan waktu tunda kurang dari dua milidetik antara Batam dan Singapura.</p>
<figure id="attachment_135102" aria-describedby="caption-attachment-135102" style="width: 1286px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-135102" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/187E52C5-99B4-4A8D-8330-75D61D71156C.webp" alt="Kabel Nongsa Changi" width="1286" height="1632" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/187E52C5-99B4-4A8D-8330-75D61D71156C.webp 1286w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/187E52C5-99B4-4A8D-8330-75D61D71156C-768x975.webp 768w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/187E52C5-99B4-4A8D-8330-75D61D71156C-1210x1536.webp 1210w" sizes="auto, (max-width: 1286px) 100vw, 1286px" /><figcaption id="caption-attachment-135102" class="wp-caption-text">Foto: Telin</figcaption></figure>
<p>Kapasitas tersebut disiapkan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan layanan komputasi awan, pusat data berskala besar (hyperscale), pengembangan kecerdasan buatan, serta interkoneksi pusat data di kawasan. Kebutuhan itu diperkirakan terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di Asia Tenggara.</p>
<p>Gan mengatakan proyek tersebut juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia, Singapura, dan negara-negara ASEAN. Menurut dia, manfaat itu akan semakin besar apabila ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) berhasil disepakati tahun ini.</p>
<p>Perjanjian itu akan menjadi kesepakatan regional pertama di ASEAN yang secara khusus mengatur ekonomi digital. Kerangka tersebut bertujuan memperkuat konektivitas digital, mempermudah perdagangan digital, memperlancar arus data lintas negara, meningkatkan interoperabilitas sistem digital, memperkuat perlindungan konsumen, serta mendukung transaksi elektronik dan pembayaran digital.</p>
<p>Airlangga mengatakan perkembangan infrastruktur digital telah mendorong pertumbuhan industri pusat data di Batam melampaui rata-rata nasional. “Sektor ini tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target delapan persen,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Airlangga, industri pusat data di Batam tumbuh sekitar 22 persen per tahun, sedangkan rata-rata nasional mencapai 19 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan Batam semakin berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi digital Indonesia yang didukung investasi berskala internasasional.</p>
<p>Ia menilai ekosistem digital menjadi salah satu penggerak utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen. Airlangga juga menyebut pengembangan sektor digital memiliki ketahanan lebih baik terhadap gejolak geopolitik, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi jalur perdagangan energi dunia.</p>
<p>Transformasi digital, menurut Airlangga, harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur energi. Pusat data membutuhkan pasokan listrik yang stabil sehingga pemerintah mempercepat pengembangan bauran energi, termasuk panas bumi di Sumatera dan pembangkit listrik tenaga surya di Batam.</p>
<p>Pemerintah juga menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt dalam beberapa tahun mendatang. Penambahan kapasitas tersebut menjadi bagian dari agenda kerja sama energi antara Indonesia dan Singapura sekaligus untuk memenuhi kebutuhan industri digital yang terus meningkat.</p>
<p>NCC merupakan proyek bersama perusahaan infrastruktur digital asal Singapura BW Digital dan Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak perusahaan PT Telkom Indonesia. Pembangunan sistem tersebut memakan waktu sekitar dua tahun dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada September 2026.</p>
<p>Chief Executive Officer BW Digital Ludovic Hutier mengatakan peresmian kabel itu menjadi penanda selesainya proses pembangunan. “Ini adalah kabel bawah laut pertama yang mendarat langsung di Nongsa Digital Park, tempat pusat-pusat data berada,” ujarnya.</p>
<p>Hutier menjelaskan koneksi langsung antara pusat data di Batam dan Singapura membuat pertukaran data berlangsung lebih cepat dan efisien. Jalur tersebut juga mengurangi ketergantungan pada rute konektivitas lain sehingga meningkatkan keandalan jaringan bagi pelaku industri digital.</p>
<p>Nongsa Digital Park mulai dikembangkan Citramas Group pada Maret 2018 dengan dukungan pemerintah Indonesia dan Singapura. Kawasan itu dibangun sebagai jembatan digital kedua negara untuk menarik investasi teknologi dan memperkuat kolaborasi ekonomi digital.</p>
<p>Saat ini Nongsa Digital Park menampung sembilan pusat data. Sedikitnya tiga fasilitas telah selesai dibangun dan memasuki tahap awal operasional berdasarkan data Badan Pengusahaan Batam.</p>
<p>Perkembangan tersebut memperkuat tren transformasi ekonomi Batam. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kontribusi sektor informasi dan komunikasi terhadap produk domestik regional bruto Batam meningkat dari 2,4 persen pada 2010 menjadi 4,1 persen pada 2024.</p>
<p>Sejumlah pengamat menilai pertumbuhan itu didorong ekspansi pusat data, industri animasi, dan berbagai layanan digital yang terkonsentrasi di Nongsa Digital Park. Namun, mereka juga mengingatkan tantangan berupa keterbatasan tenaga kerja digital yang terampil serta meningkatnya tekanan terhadap lingkungan akibat pesatnya pembangunan pusat data.</p>
<p>Kedua tantangan tersebut dinilai perlu diantisipasi agar ambisi Batam menjadi pusat ekonomi digital regional dapat berkembang secara berkelanjutan. Infrastruktur digital yang kuat perlu diimbangi kesiapan sumber daya manusia dan pengelolaan lingkungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/seperti-apa-pusat-data-ai-firmus-nvidia-di-batam/">Seperti Apa Pusat Data AI Firmus-Nvidia di Batam?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/mengapa-kabel-laut-nongsa-changi-penting-bagi-batam-dan-singapura/">Mengapa Kabel Laut Nongsa-Changi Penting bagi Batam dan Singapura</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batam Makin Menarik bagi Investasi Digital</title>
		<link>https://gokepri.com/batam-makin-menarik-bagi-investasi-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:24:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Nongsa–Changi Cable]]></category>
		<category><![CDATA[pusat data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135096</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) — Industri pusat data di Batam tumbuh sekitar 22 persen secara tahunan, melampaui <a class="read-more" href="https://gokepri.com/batam-makin-menarik-bagi-investasi-digital/" title="Batam Makin Menarik bagi Investasi Digital" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/batam-makin-menarik-bagi-investasi-digital/">Batam Makin Menarik bagi Investasi Digital</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Industri pusat data di Batam tumbuh sekitar 22 persen secara tahunan, melampaui rata-rata nasional yang mencapai 19 persen. Pertumbuhan itu memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia sekaligus magnet investasi teknologi berskala global.</p>
<p>Momentum tersebut ditopang pembangunan infrastruktur digital, termasuk beroperasinya Nongsa Changi Cable (NCC), kabel bawah laut internasional yang menghubungkan Batam dan Singapura. Konektivitas yang semakin kuat dinilai menjadi fondasi bagi pengembangan pusat data, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.</p>
<p>Di tengah meningkatnya kebutuhan kapasitas komputasi global, persaingan tidak lagi hanya bergantung pada biaya investasi. Ketersediaan jaringan digital berkecepatan tinggi dan pasokan energi yang andal kini menjadi faktor utama dalam menarik industri teknologi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/deretan-investasi-data-centre-ratusan-triliun-di-batam/">Deretan Investasi Data Centre Ratusan Triliun di Batam</a></strong></p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan industri pusat data di Batam menunjukkan kawasan itu semakin berperan dalam ekosistem digital Indonesia.</p>
<p>“Ekspansi industri pusat data di Batam tumbuh 22 persen setiap tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sekitar 19 persen,” ujar Airlangga di Batam, Senin (20/7/2026).</p>
<p>Menurut dia, perkembangan tersebut menjadi modal untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor digital. Industri pusat data dinilai mampu memicu pertumbuhan sektor lain karena membutuhkan jaringan telekomunikasi, energi, jasa digital, hingga tenaga kerja berkeahlian tinggi.</p>
<p>Airlangga menuturkan Nongsa Digital Park telah berkembang menjadi salah satu kawasan utama investasi digital di Indonesia. Sejumlah perusahaan teknologi global memperluas investasinya di kawasan tersebut.</p>
<p>BW Digital, misalnya, telah membangun pusat data berkapasitas hingga 120 megawatt. Sementara itu, perusahaan asal Singapura, DayOne, mengembangkan pusat data berskala besar dengan kapasitas 450 megawatt.</p>
<p>Oracle juga memilih Nongsa Digital Park sebagai lokasi pengembangan Cloud Region, yaitu pusat layanan komputasi awan yang melayani pelanggan di suatu kawasan. Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut memperkuat posisi Batam sebagai simpul infrastruktur digital di Asia Tenggara.</p>
<p>“Batam sangat cepat muncul sebagai gerbang baru Indonesia,” kata Airlangga.</p>
<figure id="attachment_132449" aria-describedby="caption-attachment-132449" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-132449" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801.jpeg" alt="Pusat data batam" width="1080" height="1350" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801.jpeg 1080w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/05/DBE8B8B4-6B7E-4B81-80E3-2A77ABE35801-768x960.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-132449" class="wp-caption-text">Grafis: GOKEPRI/CANDRA GUNAWAN</figcaption></figure>
<p>Menurut dia, perkembangan itu sejalan dengan agenda transformasi digital yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Memasuki era kecerdasan buatan, kebutuhan konektivitas digital dan kapasitas pusat data diperkirakan terus meningkat.</p>
<p>Airlangga menjelaskan Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi digital. Jumlah pengguna internet telah mencapai 235,26 juta orang, sedangkan pelanggan pita lebar mencapai sekitar 99,5 juta.</p>
<p>Ia menambahkan Indonesia juga menjadi pasar kecerdasan buatan terbesar keempat di Asia setelah China, India, dan Jepang. Potensi pasar tersebut dinilai menjadi daya tarik bagi perusahaan teknologi global untuk memperluas investasinya.</p>
<p>Pertumbuhan industri digital, menurut Airlangga, harus diimbangi dengan pasokan energi yang memadai. Pemerintah karena itu memperkuat bauran energi melalui pengembangan pembangkit panas bumi di Sumatera dan pembangkit listrik tenaga surya di Batam.</p>
<p>Pemerintah juga menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt dalam beberapa tahun mendatang. Pasokan energi tersebut diproyeksikan mendukung kebutuhan industri digital sekaligus kerja sama energi antara Indonesia dan Singapura. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/seperti-apa-pusat-data-ai-firmus-nvidia-di-batam/">Seperti Apa Pusat Data AI Firmus-Nvidia di Batam?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/batam-makin-menarik-bagi-investasi-digital/">Batam Makin Menarik bagi Investasi Digital</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabel Laut Nongsa-Changi Cable Topang Pusat Data dan AI</title>
		<link>https://gokepri.com/kabel-laut-nongsa-changi-cable-topang-pusat-data-dan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 11:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Nongsa–Changi Cable]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135094</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menilai pembangunan infrastruktur digital, termasuk kabel <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kabel-laut-nongsa-changi-cable-topang-pusat-data-dan-ai/" title="Kabel Laut Nongsa-Changi Cable Topang Pusat Data dan AI" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabel-laut-nongsa-changi-cable-topang-pusat-data-dan-ai/">Kabel Laut Nongsa-Changi Cable Topang Pusat Data dan AI</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menilai pembangunan infrastruktur digital, termasuk kabel laut internasional, menjadi fondasi untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Infrastruktur tersebut juga dinilai penting karena membuka ruang tumbuh bagi industri berbasis teknologi dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.</p>
<p>Pandangan itu mengemuka seiring peresmian Nongsa Changi Cable (NCC) di Batam, Senin (20/7/2026). Kabel bawah laut yang menghubungkan Batam dan Singapura tersebut diproyeksikan memperbesar kapasitas konektivitas digital sekaligus mendukung kebutuhan pusat data, kecerdasan buatan, komputasi awan, dan layanan digital berskala besar.</p>
<p>Kehadiran kabel laut kini tidak lagi dipandang sebatas proyek telekomunikasi. Infrastruktur digital menjadi prasyarat bagi berkembangnya ekonomi digital karena menentukan kecepatan, kapasitas, dan keandalan pertukaran data yang dibutuhkan berbagai sektor industri.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kabel-bawah-laut-nongsa-changi-cable-resmi-beroperasi/">Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Cable Resmi Beroperasi</a></strong></p>
<p>Managing Director Business-2 BPI Danantara Indonesia Setyanto Hantoro mengatakan investasi pada infrastruktur digital memiliki nilai strategis karena memberi manfaat yang melampaui aspek komersial.</p>
<p>“Investasi seperti Nongsa Changi Cable menjadi sangat strategis karena mendukung terciptanya kedaulatan digital Indonesia,” ujar Setyanto.</p>
<p>Menurut dia, kehadiran NCC akan memperkuat fondasi ekosistem digital nasional. Infrastruktur tersebut diharapkan mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan daya saing industri, serta mendukung pertumbuhan sektor kecerdasan buatan, pusat data, manufaktur, dan jasa.</p>
<p>Danantara, lanjut Setyanto, terus mendorong badan usaha milik negara, khususnya Telkom Group, memperluas investasi pada infrastruktur digital. Langkah itu dinilai penting karena jaringan digital mampu menjadi penggerak pertumbuhan sektor ekonomi lain sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.</p>
<p>Presiden Direktur Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan pembangunan NCC merupakan bagian dari pengembangan jaringan digital yang telah dibangun Telkom Group di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>“NCC menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan transformasi digital Indonesia ke depan,” ujar Dian.</p>
<p>Ia menjelaskan Telkom telah mengembangkan jaringan serat optik darat, menara telekomunikasi, jaringan seluler Telkomsel, kabel laut antarpulau, hingga satelit. Infrastruktur tersebut telah menjangkau lebih dari 96 persen populasi Indonesia.</p>
<p>Menurut Dian, pengoperasian NCC menjadi langkah lanjutan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan kapasitas digital. Permintaan tersebut terutama berasal dari pengembangan kecerdasan buatan, layanan komputasi awan, pusat data, dan layanan digital berskala besar.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/seperti-apa-pusat-data-ai-firmus-nvidia-di-batam/">Seperti Apa Pusat Data AI Firmus-Nvidia di Batam?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabel-laut-nongsa-changi-cable-topang-pusat-data-dan-ai/">Kabel Laut Nongsa-Changi Cable Topang Pusat Data dan AI</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Cable Resmi Beroperasi</title>
		<link>https://gokepri.com/kabel-bawah-laut-nongsa-changi-cable-resmi-beroperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 05:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Nongsa–Changi Cable]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=135075</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam mengoperasikan kabel bawah laut ke Singapura. Konektivitas digital diproyeksikan menarik investasi baru. BATAM (gokepri) <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kabel-bawah-laut-nongsa-changi-cable-resmi-beroperasi/" title="Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Cable Resmi Beroperasi" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabel-bawah-laut-nongsa-changi-cable-resmi-beroperasi/">Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Cable Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam mengoperasikan kabel bawah laut ke Singapura. Konektivitas digital diproyeksikan menarik investasi baru.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Batam memperkuat posisinya sebagai gerbang ekonomi digital Indonesia setelah beroperasinya Nongsa–Changi Cable (NCC), sistem kabel bawah laut yang menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, dengan Changi, Singapura.</p>
<p>Infrastruktur sepanjang sekitar 50 kilometer itu diproyeksikan mempercepat arus data lintas negara sekaligus memperkuat daya tarik investasi pusat data, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/nongsa-digital-citranet-telin-teken-kerja-sama-konektivitas-internet-kabel-bawah-laut/">NONGSA DIGITAL: Citranet-Telin Teken Kerja Sama Konektivitas Internet Kabel Bawah Laut</a></strong></p>
<p>Kabel bawah laut tersebut menjadi salah satu jalur terpendek di Selat Singapura. Posisi itu memungkinkan latensi atau waktu tunda pengiriman data menjadi lebih rendah sehingga komunikasi digital berlangsung lebih cepat dan efisien.</p>
<p>Peresmian NCC dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Digital Singapura Gang Kim Yong, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Dian Siswarini, Chairman Nongsa Digital Park Mike Wiluan, serta sejumlah pemangku kepentingan dari Indonesia dan Singapura. NCC diresmikan pada Senin 20 Juli 2026 di Nongsa.</p>
<p>Airlangga menilai pembangunan NCC bukan sekadar proyek telekomunikasi. Infrastruktur itu menjadi fondasi koridor digital baru yang dipersiapkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.</p>
<p>Menurut Airlangga, setiap lompatan besar perkembangan ekonomi selalu bertumpu pada kemajuan teknologi. Memasuki era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), kebutuhan terhadap jaringan digital berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar menjadi semakin mendesak.</p>
<p>“Di era AI, komunikasi antara manusia dan mesin membutuhkan jaringan digital yang sangat cepat. Salah satu infrastruktur pentingnya adalah koneksi digital antara Changi dan Nongsa,” ujar Airlangga.</p>
<figure id="attachment_135077" aria-describedby="caption-attachment-135077" style="width: 1000px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-135077" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/07/DF00FCA9-4431-4488-80D9-6A2E0AB66AC9-e1784525738590.jpeg" alt="Peresmian Nongsa–Changi Cable di Batam yang menghubungkan Indonesia dan Singapura sebagai infrastruktur konektivitas digital." width="1000" height="752" /><figcaption id="caption-attachment-135077" class="wp-caption-text">Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Digital Singapura Gang Kim Yong dan sejumlah pemangku kepentingan meresmikan pengoperasian Nongsa–Changi Cable di Batam, Senin 20 Juli 2026. Kabel bawah laut tersebut memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura dan mendukung pertumbuhan industri pusat data serta kecerdasan buatan. GOKEPRI/Andi</figcaption></figure>
<p>Ia menjelaskan, NCC memiliki kapasitas lebih dari 1,6 petabit per detik. Kapasitas tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan pusat data, layanan komputasi awan, AI, hingga berbagai layanan digital lintas negara.</p>
<p>Airlangga juga mengaitkan pembangunan infrastruktur digital dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen. Menurut dia, penguatan konektivitas akan mempercepat masuknya investasi dan mendorong berkembangnya industri digital di Indonesia.</p>
<p>Ia menambahkan, industri pusat data di Batam tumbuh sekitar 22 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Pertumbuhan itu ditopang meningkatnya permintaan layanan digital dan investasi perusahaan teknologi global.</p>
<p>Sebagai contoh, BW Digital tengah membangun pusat data berkapasitas awal 120 megawatt yang dirancang berkembang hingga 450 megawatt. Oracle juga telah memilih Batam sebagai lokasi pengembangan kawasan layanan komputasi awan.</p>
<p>Direktur Utama PT Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan pendaratan NCC mencerminkan kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam memperkuat ekosistem digital kawasan.</p>
<p>“Keberhasilan landing Nongsa–Changi Cable merupakan refleksi komitmen bersama Indonesia dan Singapura untuk menghadirkan ekosistem digital yang lebih terkoneksi, tangguh, dan siap menghadapi perkembangan teknologi,” ujar Dian.</p>
<p>Menurut Dian, kabel bawah laut tersebut meningkatkan kapasitas konektivitas internasional Indonesia sekaligus mempercepat pertukaran data lintas negara. Kondisi itu dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan pusat data berskala besar, AI, dan layanan digital global.</p>
<p>Chairman Nongsa Digital Park Mike Wiluan mengatakan pembangunan NCC menjadi bagian dari strategi menjadikan Nongsa sebagai kawasan digital terpadu. Kawasan itu mengintegrasikan pusat data, layanan komputasi awan, perusahaan teknologi, hingga pengembangan talenta digital.</p>
<p>“Ini bukan hanya tentang kabel yang datang ke pantai. Ini adalah koneksi antara Indonesia dan Singapura, antara infrastruktur dan berbagai peluang untuk mewujudkan masa depan digital,” ujar Mike.</p>
<p>Ia meyakini konektivitas internasional yang semakin baik akan meningkatkan daya saing Batam. Dampaknya tidak hanya berupa masuknya investasi baru, tetapi juga tumbuhnya perusahaan teknologi, startup digital, serta lapangan kerja dengan nilai tambah lebih tinggi.</p>
<p>Ke depan, Nongsa Digital Park juga mengembangkan Digital Campus untuk memperkuat keterhubungan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital sehingga menghasilkan talenta yang siap bersaing di pasar global.</p>
<p>Menteri Digital Singapura Gang Kim Yong menilai pengoperasian NCC menjadi tonggak baru kerja sama ekonomi digital Indonesia dan Singapura. Proyek tersebut, menurut dia, sejalan dengan komitmen kedua negara untuk memperkuat Batam, Bintan, dan Karimun sebagai pusat ekonomi digital regional.</p>
<p>Gang mengatakan dunia bergerak menuju ekonomi berbasis data. Karena itu, konektivitas digital berkecepatan tinggi menjadi infrastruktur strategis yang menentukan daya saing kawasan.</p>
<p>“Dalam kondisi global yang semakin tidak menentu, semakin penting bagi Singapura dan Indonesia untuk memperkuat kemitraan, memfasilitasi investasi, memperkuat rantai pasok, dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.</p>
<p>Menurut Gang, Singapura memiliki keunggulan pada konektivitas global dan iklim investasi. Indonesia, di sisi lain, memiliki potensi talenta digital, lahan, dan peluang pengembangan energi terbarukan. Kombinasi keduanya dinilai mampu memperkuat posisi Batam sebagai pusat layanan digital yang melayani pasar ASEAN hingga pasar global.</p>
<p>NCC dibangun menggunakan 24 fiber pairs yang memungkinkan pengiriman data dalam kapasitas sangat besar. Proyek tersebut melibatkan TELIN, BW Digital, Citramas, BP Batam, pemerintah Indonesia, pemerintah Singapura, serta sejumlah mitra strategis.</p>
<p>Kehadiran kabel bawah laut itu memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur digital kini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi kawasan. Bagi Batam, NCC bukan hanya menambah jalur konektivitas internasional, tetapi juga memperkuat perannya sebagai simpul investasi ekonomi digital Indonesia di Asia Tenggara.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/airlangga-investor-minati-pusat-data-13-gw-di-indonesia/">Airlangga: Investor Minati Pusat Data 1,3 GW di Indonesia</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kabel-bawah-laut-nongsa-changi-cable-resmi-beroperasi/">Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Cable Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Promosi Judi Daring Kini Andalkan Bot dan Akun Palsu</title>
		<link>https://gokepri.com/promosi-judi-daring-kini-andalkan-bot-dan-akun-palsu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 01:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=134951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kaspersky ungkap pola penyebaran baru judi daring. Spam media sosial kian masif. JAKARTA (gokepri) — <a class="read-more" href="https://gokepri.com/promosi-judi-daring-kini-andalkan-bot-dan-akun-palsu/" title="Promosi Judi Daring Kini Andalkan Bot dan Akun Palsu" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/promosi-judi-daring-kini-andalkan-bot-dan-akun-palsu/">Promosi Judi Daring Kini Andalkan Bot dan Akun Palsu</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kaspersky ungkap pola penyebaran baru judi daring. Spam media sosial kian masif.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Promosi judi online tidak lagi bergantung pada situs web dan iklan digital. Kini, penyebarannya beralih ke akun media sosial palsu, bot, serta tautan yang sulit dilacak sehingga kian menyulitkan upaya pemberantasan.</p>
<p>Perubahan pola tersebut menunjukkan bahwa promosi judi online berkembang mengikuti cara masyarakat berinteraksi di ruang digital. Pelaku memanfaatkan kolom komentar, pesan pribadi, hingga akun dengan interaksi tinggi agar promosi tampak seperti aktivitas pengguna biasa.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/rekening-bank-terindikasi-judi-daring-langsung-diblokir/">Rekening Bank Terindikasi Judi Daring Langsung Diblokir</a></strong></p>
<p>Country Manager Kaspersky Indonesia Defi Nofitra mengatakan, metode penyebaran saat ini jauh lebih adaptif dibanding beberapa tahun lalu.</p>
<p>“Kita melihat pergeseran yang jelas dari situs web statis dan iklan banner menuju metode distribusi yang sangat adaptif dan otomatis,” ujar Defi dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7).</p>
<p>Menurut Defi, promosi judi online kini banyak muncul melalui komentar spam pada unggahan viral, pesan pribadi, tautan sementara, dan layanan penyingkat URL. Pola tersebut membuat konten lebih sulit dikenali, baik oleh pengguna maupun sistem moderasi platform.</p>
<p>Salah satu faktor yang mempercepat penyebaran adalah penggunaan bot. Program otomatis itu mampu menerbitkan ribuan komentar dalam waktu singkat, membuat akun baru setelah akun lama diblokir, serta mengubah kata kunci untuk menghindari sistem deteksi.</p>
<p>“Alih-alih menggantikan manusia sepenuhnya, bot dan otomatisasi memperkuat skala dan kecepatan kampanye ini,” kata Defi.</p>
<p>Ia menilai maraknya komentar spam pada unggahan populer menunjukkan promosi judi online telah berkembang menjadi operasi yang terorganisasi. Praktik tersebut tidak lagi bersifat sporadis, melainkan menjadi bagian dari ekosistem yang bekerja secara sistematis.</p>
<p>Besarnya persoalan itu juga tercermin dari data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Sepanjang Oktober 2024 hingga Mei 2025, pemerintah telah memblokir lebih dari 1,3 juta konten yang berkaitan dengan judi online.</p>
<p>Menurut Defi, tingginya jumlah konten yang diblokir menunjukkan bahwa pemutusan akses terhadap situs web belum cukup menghentikan penyebaran promosi judi online. Pelaku dengan cepat berpindah ke kanal lain yang lebih sulit diawasi.</p>
<p>Karena itu, ia menilai penanganan persoalan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Platform digital, pemerintah, perusahaan keamanan siber, lembaga keuangan, dan masyarakat perlu mempersempit ruang gerak jaringan promosi judi online secara bersamaan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/modus-baru-judi-daring-skema-franchise/">Modus Baru Judi Daring Skema Franchise</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/promosi-judi-daring-kini-andalkan-bot-dan-akun-palsu/">Promosi Judi Daring Kini Andalkan Bot dan Akun Palsu</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Indonesia Paling Kreatif Pakai AI Gemini</title>
		<link>https://gokepri.com/orang-indonesia-paling-kreatif-pakai-ai-gemini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 01:41:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=134857</guid>

					<description><![CDATA[<p>Google merilis laporan perdana. Indonesia unggul dalam kreasi AI. JAKARTA (gokepri) — Indonesia menjadi negara <a class="read-more" href="https://gokepri.com/orang-indonesia-paling-kreatif-pakai-ai-gemini/" title="Orang Indonesia Paling Kreatif Pakai AI Gemini" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/orang-indonesia-paling-kreatif-pakai-ai-gemini/">Orang Indonesia Paling Kreatif Pakai AI Gemini</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Google merilis laporan perdana. Indonesia unggul dalam kreasi AI.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Indonesia menjadi negara paling kreatif dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) berbasis Gemini di Asia Tenggara. Menurut laporan perdana Google, pengguna di Indonesia menghasilkan hampir sembilan juta gambar berbasis AI setiap hari, tertinggi di kawasan.</p>
<p>Temuan itu termuat dalam Gemini Report: Southeast Asia 2026 yang dirilis Google, Selasa (14/7/2026). Laporan tersebut memotret pola penggunaan Gemini di enam negara dengan basis pengguna terbesar, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/ini-generasi-paling-banyak-gunakan-ai/">Ini Generasi Paling Banyak Gunakan AI</a></strong></p>
<p>Capaian Indonesia menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar dipakai untuk mencari informasi. Masyarakat mulai memanfaatkannya sebagai sarana berkreasi, mulai dari membuat ilustrasi, mengembangkan ide, hingga menghasilkan berbagai konten visual.</p>
<p>Vice President Southeast Asia and South Asia Frontier Google Sapna Chadha mengatakan, satu dari setiap tiga perintah atau prompt yang dimasukkan pengguna di Indonesia bersifat kreatif.</p>
<p>“Masyarakat Indonesia menghasilkan sembilan juta gambar kustom setiap hari untuk mewujudkan ide-ide mereka, jumlah terbanyak di kawasan ini,” ujar Sapna.</p>
<p>Google menilai tingginya kreativitas pengguna Indonesia berkaitan dengan dominasi penggunaan telepon seluler. Sebanyak 82 persen prompt Gemini berasal dari perangkat bergerak, sedangkan hampir separuh perintah sudah menggunakan masukan multimodal, seperti suara atau gambar, bukan hanya teks.</p>
<p>Kondisi tersebut menunjukkan cara masyarakat berinteraksi dengan AI mulai berubah. Pengguna tidak lagi harus mengetik perintah panjang, tetapi dapat memanfaatkan foto atau suara untuk menghasilkan konten sesuai kebutuhan.</p>
<p>“Sebanyak 82 persen prompt Gemini di Indonesia berasal dari perangkat seluler. Selain itu, hampir separuhnya menggunakan input suara atau gambar untuk menuangkan ide saat sedang bepergian,” kata Sapna.</p>
<p>Secara regional, laporan Google juga menunjukkan adopsi Gemini berkembang pesat. Jumlah pengguna aktif aplikasi Gemini di Asia Tenggara meningkat lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir.</p>
<p>Menurut Google, pertumbuhan itu menjadi yang tercepat dibandingkan peluncuran aplikasi Google lain di kawasan. Faktor pendorongnya antara lain populasi muda yang akrab dengan teknologi serta kemampuan Gemini memahami berbagai bahasa lokal.</p>
<p>Hampir 40 persen penduduk Asia Tenggara berusia di bawah 25 tahun. Selain itu, sekitar 70 persen prompt di kawasan ditulis menggunakan bahasa lokal.</p>
<p>Vietnam mencatat penggunaan bahasa lokal tertinggi, yakni 89 persen, diikuti Thailand 87 persen dan Indonesia 84 persen. Berdasarkan Southeast Asia Holistic Evaluation of Language Models (SEA-HELM), Gemini juga dinilai sebagai model bahasa besar (large language model/LLM) dengan kinerja terbaik untuk bahasa-bahasa Asia Tenggara.</p>
<p>Google mencatat sekitar 75 persen permintaan kepada Gemini berasal dari perangkat seluler. Lebih dari 40 persen sudah menggunakan masukan multimodal berupa suara, foto, atau video, sedangkan sekitar 10 persen memakai suara melalui fitur Gemini Live.</p>
<p>Laporan itu juga memperlihatkan AI generatif semakin banyak dimanfaatkan untuk menghasilkan karya baru. Sekitar 40 persen kueri di Asia Tenggara bertujuan membuat gambar, video, musik, atau dokumen.</p>
<p>Dalam setahun terakhir, pengguna di kawasan menghasilkan lima miliar gambar menggunakan model pembuat gambar Nano Banana. Sejak Google meluncurkan model musik Lyria 3, pengguna Asia Tenggara juga telah menciptakan hampir satu juta lagu.</p>
<p>Selain untuk berkreasi, Gemini kini banyak dimanfaatkan sebagai asisten kerja dan belajar. Pengguna memakainya untuk merangkum dokumen, mengolah data, mencari rekomendasi, bertukar gagasan, hingga memperoleh panduan penyelesaian masalah secara bertahap. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/kisah-sukses-nvidia-dari-nyaris-bangkrut-kini-kuasai-ai/">Kisah Sukses Nvidia, Dari Nyaris Bangkrut Kini Kuasai AI</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/orang-indonesia-paling-kreatif-pakai-ai-gemini/">Orang Indonesia Paling Kreatif Pakai AI Gemini</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/61 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-08-02 15:05:34 by W3 Total Cache
-->