TANJUNGPINANG (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berambisi mendatangkan 1,2 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2023.
Gubernur Ansar Ahmad mengatakan target kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri tersebut bisa dicapai karena terjadi kenaikan yang signifikan dalam jumlah kunjungan wisman pada tahun 2022, yaitu mencapai 700 ribu orang dari 3.103 orang pada tahun 2021 sekaligus meredanya pandemi.
Ansar menyatakan sebelum pandemi COVID-19, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri mencapai 2,5 juta orang. Meski demikian, ia menyadari pariwisata masih baru bangkit dari dampak pandemi, tetapi di pertengahan tahun 2022 sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah pintu masuk wisman dibuka kembali oleh pemerintah.
Ansar juga menyebutkan pencabutan kebijakan PPKM oleh pemerintah pusat pada akhir tahun 2022 menjadi angin segar bagi para pelaku industri pariwisata karena menandakan bahwa Kepri aman dan nyaman dikunjungi wisman.
“Sebelum pandemi kunjungan wisman Kepri di kisaran 2,5 juta orang, tapi saat ini kita harus realistis mengingat pariwisata baru saja mulai bangkit,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Minggu 20 Februari 2023. Beberapa kendala yang dapat menghambat pergerakan kunjungan wisman ke Kepri akan segera dicarikan solusi, salah satunya melalui peningkatan status Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menjadi skala internasional.
Ansar menegaskan akses penerbangan lintas negara sangat dibutuhkan supaya wisman China bisa langsung mendarat ke Pulau Bintan melalui Bandara RHF Tanjungpinang, mengingat tahun ini direncanakan ada 400 ribu wisman asal China yang akan berkunjung ke Lagoi, Kabupaten Bintan. “Pintu-pintu masuk utama wisman ke Kepri sudah siap menyambut wisman, seperti Tanjungpinang, Batam, Bintan, dan Karimun,” ujar Ansar.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kepri, Afitri Susanti, menyatakan pihaknya telah menyiapkan kalender wisata untuk mendongkrak kunjungan wisman pada tahun 2023. Berbagai acara wisata telah dirangkum dari usulan tujuh kabupaten/kota se-Kepri, dengan total ada sekitar 147 usulan kalendar wisata hingga awal 2023.
Kalendar wisata Kepri tahun ini masih mengandalkan kearifan lokal seperti wisata alam dan budaya, wisata olahraga atau sport tourism, hingga wisata kemaritiman. Ia juga menyebutkan sejumlah agenda wisata bertaraf internasional akan digelar, seperti Tour de Bintan di Kabupaten Bintan yang pada 2022 diikuti ratusan peserta dari 33 negara.
Afitri menambahkan pihaknya bersama asosiasi hingga pelaku perjalanan wisata lokal dan internasional gencar berkolaborasi mempromosikan dunia pariwisata di Kepri, yang dikenal sebagai “Bumi Segantang Lada”. “Kami optimistis pariwisata Kepri tahun ini kembali menggeliat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Negara Tetangga Dominasi Jumlah Wisman di Kepri
Penulis: Engesti








