Karimun (gokepri.com) – Sudah lebih dari satu minggu ini, beberapa warga di Baran Tiga, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral mengeluhkan putusnya suplai air bersih PDAM Tirta Mulia Karimun ke rumah mereka.
“Sudah 6 hari lebih air PDAM mati total dan tak mengalir ke rumah kami,” ujar Lena Tan, warga Baran Tiga, Kamis, 27 Juli 2023.
Lena mempertanyakan sampai kapan pihak PDAM Tirta Mulia Karimun mensuplai air bersih ke rumahnya maupun ke rumah tetangganya yang lain.
“Kira-kira sampai kapan air PDAM baru bisa mengalir,” ungkapnya.
Direktur PDAM Tirta Mulia Karimun, Herry Budhiarto menjelaskan, ada beberapa penyebab putusnya suplai air ke rumah-rumah pelanggan di wilayah Pulau Karimun Besar.
Penyebab pertama, seminggu yang lalu ada pemeliharaan reservoir IPA Sentani.
“Setelah selesai, disusul lagi perbaikan bocor pipa di depan Masjid Ibadurrahman,” ujar Herry.
Kemudian, muncul lagi kebocoran pipa di Baran akibat galian kabel Telkomsel.
“Alhamdulillah, perbaikan sudah rampung dan air sudah mengalir kembali,” jelasnya.
Kendati begitu, memang ada sebagian air belum mengalir secara merata.
“Air sudah ada yang mengalir meski belum deras, karena proses pemadatan air dalam pipa,” terang Herry.
Hanya saja, hingga saat ini air ke beberapa rumah pelanggan di depan Gang Awang Noor, Baran Barat masih belum mengalir, salah satunya ke rumah Lena Tan.
“Sampai sekarang air masih belum mengalir,” ujar Lena.
Penulis: Ilfitra









