Stok Beras di Kepri Dipastikan Cukup Sampai Idul Fitri

stok beras di natuna
Stok beras di gudang Ranai. Foto: ANTARA

Tanjungpinang (gokepri.com) – Stok beras di Provinsi Kepulauan Riau dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri hingga Idul Fitri 1445 H.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kepulauan Riau (Kepri), Luki Zaiman Prawira mengatakan kepastian itu berdasarkan koordinasi dan konsolidasi bersama pimpinan cabang Bulog Batam dan Tanjungpinang.

“Perhitungan kami dari masing-masing cabang Bulog masih mencukupi untuk tiga sampai enam bulan ke depan” ujarnya, di Tanjungpinang, Rabu 14 Februari 2024.

HBRL

Baca Juga: Harga Beras di Kepri Naik, Aries Beberkan Faktor dan Upaya Mengatasinya

Luki memainta masyarakat tak perlu khawatir dengan adanya isu yang beredar terkait stok pangan kosong. Ia memastikan Pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan Bulog guna memitigasi risiko-risiko yang ada terkait ketahanan pangan.

“Stok beras yang tersedia pada masing-masing cabang Bulog di Kepri, antara lain Bulog Batam yang meliputi wilayah Kota Batam dan Kabupaten Karimun tersedia total 5.115 ton, yaitu 1.900 ton di gudang dan 3.250 ton dalam perjalanan,” kata dia.

Rinciannya Kota Batam, stok beras Bulog sebanyak 4.500 ton, yaitu 1.500 ton di gudang dan 3.000 ton stok dalam proses atau perjalanan. Stok ini cukup untuk sampai tiga bulan ke depan.

Kemudian di Kabupaten Karimun tersedia sebanyak 650 ton, yakni 400 ton di gudang dan 250 ton stok dalam perjalanan. Selain itu, tersedia juga beras premium sebanyak 120 ton dengan harga jual Rp13.500.

Selanjutnya, Bulog Tanjungpinang yang meliputi wilayah Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Anambas tersedia stok total 2.834 ton, meliputi 1.934 ton di gudang dan 900 ton di perjalanan.

Rinciannya di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan tersedia 1.890 ton, yakni 1.372 ton di gudang dan 500 ton dalam perjalanan. Sebanyak 18 ton beras komersil cukup untuk enam bulan ke depan.

Sedangkan di Kabupaten Lingga tersedia 620 ton, meliputi 320 ton di gudang dan 300 ton dalam perjalanan. Stok ini cukup untuk tiga bulan ke depan.

Sementara di Kabupaten Anambas tersedia 324,120 ton, yaitu 224,120 ton di gudang dan 100 ton dalam perjalanan dan cukup untuk lima bulan ke depan.

Kemudian Bulog Natuna untuk wilayah Natuna terdiri atas dua gudang Ranai dan Sedanau tersedia sebanyak 1.100 ton, yakni 850 ton di gudang dan 250 ton dalam perjalanan. Stok ini cukup untuk enam bulan ke depan.

Luki memastikan komitmen Pemprov Kepri akan selalu berkomitmen menjaga ketahanan pangan. Baik dalam bentuk ketersediaan stok beras, hingga penyelenggaraan pasar murah bersubsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait