NATUNA (gokepri.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna memastikan ketersediaan bahan pokok di daerah tersebut mencukupi hingga Idulfitri 1446 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Sazali, menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pengusaha, dan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menjaga stabilitas pasokan.
“Insya Allah stok bahan pokok cukup sampai Lebaran. Hasil survei kami di beberapa pedagang besar di Kota Ranai dan koordinasi dengan Bulog menunjukkan ketersediaan pangan masih aman,” kata Wan Sazali, Senin (24/2/2025).
Baca Juga: Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Benih Cabai untuk Petani Natuna
Selain memastikan pasokan, Pemkab Natuna juga memantau harga bahan pokok, terutama beras. Hal ini dilakukan menyusul kebijakan Bulog yang menunda penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke agen.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Delly Bayu Putra, membenarkan penghentian sementara distribusi beras SPHP sejak 7 Februari 2025. Namun, ia memastikan stok beras di dua gudang Bulog masih mencukupi.
“Saat ini, total stok beras yang tersedia mencapai 624 ton. Masyarakat tidak perlu khawatir karena beras SPHP masih ada di agen,” ujar Delly.
Menurutnya, kebijakan penyetopan ini merupakan keputusan pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan berlaku di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga gabah hasil panen petani lokal.
“Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut mengenai kapan penyaluran akan dilanjutkan kembali,” tambahnya.
Pemkab Natuna mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong, karena stok pangan di daerah tersebut masih dalam kondisi aman. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









