Bintan (gokepri.cm) – Singapura telah beberapa kali melakukan pengecekan terkait kesiapan Lagoi untuk menerima kedatangan turis. Hal itu diungkapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menghadiri pertemuan rutin pelaku usaha di dalam kawasan pariwisata Lagoi Bintan melalui video conference, Kamis 18 November 2021.
“Sudah beberapa kali pihak Singapura mengecek kesiapan kita, dan kita juga telah dinyatakan benar-benar siap,” kata Ansar.
Video conference tersebut diselenggarakan oleh PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC) bertempat di VIP Lounge, Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Lagoi. Hadir langsung di venue acara Kadis Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar. Sementara Gubernur Kepri didampingi oleh General Manajer PT. BRC Abdul Wahab.
Melalui virtual Gubernur menyampaikan bahwa kawasan pariwisata Lagoi sudah mempersiapkan diri untuk menerima kunjungan wisatawan mancanegara sejak jauh hari. Dengan penerapan yang super safety dan dibarengi dengan berbagai inovasi agar bisa memberikan rasa aman, nyaman bagi siapapun yang akan datang berkunjung.
“Kawasan ini sudah benar-benar prepare segala sesuatunya. Terutama soal protokol kesehatan. Salah satunya dengan penerapan blue pass yang dapat dipindai QR Code nya” kata Gubernur Ansar.
Blue pass merupakan suatu bentuk contact tracking yang dikembangkan dari hasil kerja sama antara BRC dan BNPB Pusat sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan Dubes Indonesia untuk Singapura beberapa waktu yang lalu yakni Kawasan Pariwisata Lagoi akan dijadikan sebagai pilot project untuk penggunaan alat ini.
Penerapan alat pelacak kontak blue pass tentunya diharapkan dapat memberikan keyakinan terhadap pemerintah Singapura untuk memperbolehkan penduduknya untuk datang ke Bintan Resorts.
“Terlebih dengan blue pass ini yang mana juga digunakan oleh penduduk Singapura selama masa pandemi Covid-19 untuk pelacakan,” ujar Gubernur.
Selanjutnya Gubernur Ansar menyatakan Pemprov Kepri berkomitmen penuh mengawasi semaksimal mungkin dalam penerimaan kunjungan wisman ini dengan menempatkan satgas-satgas Covid-19 di berbagai tempat. Hal ini sebagai upaya kontrol awal.
“Mengingat kondisi Covid-19 di Kepri cukup stabil, maka kita berkeyakinan sesuai dengan komitmen percepatan pemulihan ekonomi, ini dapat segera kita wujudkan dengan prinsip menjaga kehati-hatian mengawal pandemi ini,” pungkasnya. (wan)
Baca juga: Lagoi Siap Jadi Percontohan Travel Bubble Indonesia








