Sherly Kaya Raya dari Investasi Bodong, Gali Lubang Tutup Lubang untuk Bayar Uang Korban

Sherly Investasi Bodong
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menggelar konferensi pers kasus investasi bodong dengan pelaku Sherly, Kamis 9 Juni 2022. (Foto: gokepri/Engesti)

Batam (gokepri.com) – Pelaku investasi bodong di Batam, Sherly, kaya raya dengan investasi bodong mirip arisan. Kekayaannya disita polisi.

Jajaran satreskrim Polresta Barelang berhasil mengamankan Sherly warga Batu aji, Batam Kepulauan Riau sebagai pengelola investasi bodong yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Sherly tampak terduduk lemas di hadapan Kapolresta Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto dan wartawan saat konferensi pers di Mapolres Kamis 9 Juni 2022.

HBRL

Kapolresta Barelang Batam, menanyakan langsung cara Sherly untuk mengelabui korbannya.

Tersangka Sherly menggandeng selebgram lokal untuk meyakinkan agar calon korbannya tertarik berinvestasi dengan promosi di Instagram, dengan menggunakan promo keuntungan yang diterima member sebesar 20-30 persen.

“Dia menggandeng selebgram untuk meyakinkan korbannya,” kata dia Mapolres Kamis 9 Juni 2022.

Cara itu terbukti efektif. Sebanyak 200 orang mendaftar untuk bergabung ke investasi Sherly. Karena sebelumnya investasi dan arisan Sherly bermasalah, memanfaatkan calon investor yang lugu untuk memutar uang.

“Jadi dia gali lubang tutup lubang untuk bayar uang korban yang lainnya,” kata Kapolres.

Sherly juga selalu menghindar jika para korban ingin menagih uang mereka.

“Dia setiap dicari selalu lari,” Katanya.

Kapolres menegaskan adanya kemungkinan tersangka baru dalam kasus investasi bodong berupa arisan yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

Kemungkinan tersangka baru yang dimaksud, adalah salah satu selebgram Batam yang merupakan pemilik akun Instagram @Shelloktaaa, dan diketahui menjadi Brand Ambassador (BA) untuk akun @ArisanBySerly.

“Jadi untuk melancarkan aksinya, pemilik investasi ini menggandeng selebgram untuk promosi. Pelaku menawarkan investasi dengan mendapatkan keuntungan sekitar 25 sampai 30 persen,” katanya.

Dalam waktu dekat, polisi akan memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram tersebut.

Kepolisian akan melakukan pendalaman mengenai keterlibatan selebgram pemilik akun @Shelloktaaa.

“Apakah yang bersangkutan mendapatkan keuntungan dari investasi bodong tersebut,” paparnya.

Pelaku pemilik investasi bodong yakni Sherly yang sempat melarikan diri, kini telah berhasil diamankan di tempat persembunyiannya yang berada di Perum Mutiara Puri Harmoni 3 Blok E2 No 4, Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/6/2022) lalu.

Hal ini menyusul laporan yang dilakukan oleh 18 orang korban, yang telah mendatangi Mapolresta Barelang, dari total korban yang disinyalir mencapai 400 orang, dengan total kerugian hingga Rp10 Miliar.

Selain mengamankan pelaku, pihak Kepolisian turut mengamankan aset dan barang bukti yang dimiliki pelaku diantaranya, 2 rumah mewah dan 2 kendaraan roda 4 yang statusnya masih kredit, 14 kartu ATM, buku tabungan, 1 unit MacBook Apple, uang Rp3 juta, 7 tas bermerek, 2 iPhone berkas bukti transaksi investasi.

Sherly mengakui melakukan aksinya sejak 2019 dengan memulai dari program Arisan by Sherly.

Karena tidak berkembang dan rugi, akhirnya pelaku beralih ke investasi bodong mulai Agustus 2021.

Kini atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 378 pasal 378 atau 37 tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Penulis: Engesti

Pos terkait