Batam (gokepri) – Jumlah kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), meningkat tahun ini dibandingkan tahun 2022. Sedang angka korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan.
Dalam Rilis Akhir Tahun 2023, Kamis 28 Desember 2023, Kapolda Kepri Inspektur Jendral Yan Fitri Halimansyah memaparkan kinerja penangana lalu lintas.
Selama 2023, tercatat ada 1.147 kasus kecelakaan lalu lintas, sedangkan pada 2022 tercatat ada 1.014. “Angka kecelakaan menunjukkan peningkatan sebesar 13 persen dari 1.014 kasus pada tahun 2022,” ujar Kapolda di Gedung Lancang Kuning Mapolda Kepri, Nongsa, Batam.
Baca Juga: Kasus Kejahatan di Kepri Menurun, Kapolda Janji Tetap Perkuat Penegakan Hukum
Meski terjadi peningkatan jumlah kecelakaan, angka kematian dari kasus kecelakaan mengalami penurunan. Korban meninggal pada tahun 2023 sebanyak 160 orang, mengalami penurunan sebesar 11 persen dari 180 orang pada tahun sebelumnya.
Namun di sisi lain, terdapat peningkatan drastis pada korban luka berat yang mencapai 364 orang, naik hingga 80 persen dari 202 orang pada tahun 2022. Sedangkan korban luka ringan juga mengalami kenaikan sebanyak 6 persen, dari 1.121 orang pada tahun 2022 menjadi 1.193 orang pada tahun 2023.
Dari sisi kerugian materil, total kerugian akibat kecelakaan lalu lintas selama tahun 2023 mencapai Rp1.870.000.000 menandakan kenaikan sebesar 22 persen dari Rp1.537.000.000 yang tercatat pada 2022.
“Keselamatan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) menjadi prioritas bagi Polda Kepri terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas,” papar Kapolda.
Adapun pada tahun 2023, Tercatat sebanyak 7 Operasi Kepolisian yang dilaksanakan oleh Polda Kepri dan Polres/Ta jajaran, Antara lain Operasi Patuh Seligi 2023 (9 Juli-23 Juli), Operasi Zebra Seligi 2023 (4 Sept-17 Sept), Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Seligi 2023 (23 Maret-5 April), Operasi Ketupat Seligi 2023 (18 April-1 Mei), Operasi Aman Nusa II (14 Maret-20 Maret), Operasi Mantap Brata (19 Oktober 2023-20 Okt 2024), Operasi Lilin Seligi 2023 (22 Desember 2023-2 Januari 2024).
Tren Penumpang Pesawat dan Kapal
Selanjutnya Kapolda Kepri memaparkan tren keluar masuk penumpang laut dan udara selama Ops Lilin Seligi 2022-2023. Polda Kepri mencatat adanya kenaikan yang signifikan dalam tren perjalanan arus mudik penumpang melalui jalur udara.
Terjadi Kenaikan sebesar 52 persen dalam keberangkatan penumpang pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2022, dari 26.770 menjadi 40.569 penumpang. Begitu juga dengan jumlah kedatangan penumpang, terjadi Kenaikan sebesar 34 persen dari tahun 2022 ke tahun 2023, yaitu dari 28.116 menjadi 37.664 penumpang.
Diperkirakan puncak arus balik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di berbagai moda transportasi umum darat, laut dan udara di wilayah Kepulauan Riau terjadi pada tanggal 1 sampai dengan 3 Januari 2024.
Pengamanan Pemilu 2024
Jelang pemilu 2024 yang saat ini tengah memasuki masa kampanye pemilu, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses demokrasi termasuk dengan netralitas anggota Polri.
“Polda Kepri akan menjunjung tinggi prinsip netralitas dan tidak akan terlibat dalam politik praktis dalam setiap tahapan kontestasi Pemilu 2024. Polda Kepri menegaskan bahwa anggota yang melanggar ketentuan tersebut akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Kapolda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









