Sempat Ricuh dan Kontroversial, Ratu Tisha dan Yunus Nusi Akhirnya Terpilih sebagai Waketum PSSI

Ratu Tisha Waketum PSSI
Ratu Tisha. Foto: istimewa

JAKARTA (gokepri) – Setelah terjadi protes keras dari voters, Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akhirnya menetapkan Ratu Tisha dan Yunus Nusi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI periode 2023-2027.

Pemilihan ini digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Kamis (16/1/2023) dengan hasil yang memicu perdebatan sengit.

Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum PSSI dengan total 64 suara, mengalahkan rivalnya yang juga merupakan petinggi PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Namun, ketidakpuasan terjadi ketika hasil pemilihan untuk dua posisi Wakil Ketua Umum PSSI awalnya menunjukkan Menpora Zainudin Amali dan Yunus Nusi sebagai pemenang.

Hasil ini mengundang protes karena ada dugaan suara peserta yang hilang. Akibatnya, PSSI memutuskan untuk melakukan pemilihan ulang untuk menentukan dua Waketum PSSI. Setelah voting ulang dilakukan, Ratu Tisha memenangkan posisi Waketum I dengan meraih 54 suara, sedangkan Yunus Nusi hanya terpaut satu suara dengan 53 suara.

Dalam suasana yang masih tegang, Menpora Zainudin Amali yang sebelumnya terpilih sebagai Waketum PSSI, akhirnya gagal terpilih kembali setelah hanya mendapatkan 44 suara. Meskipun ada kekecewaan dan kekacauan selama pemilihan, PSSI menegaskan bahwa proses pemilihan ini telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selanjutnya, akan diadakan voting untuk memilih 12 anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang akan membantu dalam menjalankan federasi sepak bola Indonesia untuk periode 2023-2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: 

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait